Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Emiten Kakap Melantai di BEI, Bisnis Triliunan Rupiah Pembalut dan Popok

Pebriansyah Ariefana, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 20 Desember 2019 | 19:08 WIB
Emiten Kakap Melantai di BEI, Bisnis Triliunan Rupiah Pembalut dan Popok
Pegawai melintas di depan layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/10/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah satu persen atau turun 60,67 poin ke level 6.000,58 dari perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (4/10/2019). Sebagai ilustrasi [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj].

Suara.com - Akhirnya Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan emiten kelas kakap dengan market share lumayan besar yakni PT-Charm Indonesia Tbk, perusahaan yang bergerak di bidang produksi produk popok bayi dan pembalut wanita hari ini mencatatkan saham perdananya di BEI dengan kode saham UCID.

Berdasarkan data BEI, Unicharm menjadi emiten yang ke-667 di papan Bursa. Perseroan melepas 831.314.400 saham ke publik dengan harga IPO Rp 1.500 per saham, sehingga meraih dana IPO sebesar Rp 1,25 triliun, dengan kapitalisasi pasar Rp 6,23 triliun. Adapun jumlah saham yang tercatat (berikut dengan saham pendiri) yakni 4,15 miliar saham.

Ini merupakan aksi korporasi terbesar yang masuk industri pasar modal sepanjang tahun ini.

Direktur Utama Uni-Charm, Yuji Ishii mengatakan harga saham perdana yang ditawarkan dan dibuka sebesar Rp 1.500 per lembar saham. "Diharapkan akan mendapatkan respons investor yang positif pada hari pertama perdagangannya.” kata Yuji dalam keterangan persnya, Jumat (20/12/2019).

Rencana penggunaan dana hasil hajatan IPO, sekitar 64,6 persen digunakan untuk kebutuhan belanja modal, 20,6 persen untuk pembayaran utang dan sisanya sekitar 14,8 persen akan digunakan untuk modal kerja.

Setelah IPO, komposisi pemegang saham Uni-Charm menjadi 59,20 persen untuk UC Corporation, 20,80 persen untuk Purinusa dan 20 persen masyarakat.

Penjamin Pelaksana Emisi Efek pada Penawaran Umum Saham Perdana ini adalah PT Sinarmas Sekuritas.

“Dukungan dan sambutan yang diberikan oleh pasar modal di Indonesia hingga kami dapat dicatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia merupakan bukti kepercayaan yang diberikan kepada Perseroan. Dan pencatatan saham ini merupakan bukti komitmen Uni-Charm Indonesia kepada para stakeholders dan rekanan usaha kami”, ungkap Yuji Ishii.

Maka dari itu, sepanjang tahun ini sudah ada sekitar 54 perusahaan yang IPO di BEI. Sebelumnya rekor terbesar listing di pasar modal dipegang PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) yang mendapatkan dana segar IPO dari investor sebesar Rp 1,03 triliun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepanjang 2019, Asing Catatkan Beli Bersih Rp 41 Triliun

Sepanjang 2019, Asing Catatkan Beli Bersih Rp 41 Triliun

Bisnis | Minggu, 08 Desember 2019 | 08:53 WIB

Arkadia Digital Media Paparkan Capaian Membanggakan, Optimis Menatap 2020

Arkadia Digital Media Paparkan Capaian Membanggakan, Optimis Menatap 2020

Bisnis | Kamis, 05 Desember 2019 | 13:59 WIB

Asing Catatkan Beli Bersih Rp 43 Triliun Sepanjang 2019

Asing Catatkan Beli Bersih Rp 43 Triliun Sepanjang 2019

Bisnis | Minggu, 24 November 2019 | 10:00 WIB

Perusahaan Baut Ini Siapkan Modal Kerja Rp 20 Miliar di Tahun Depan

Perusahaan Baut Ini Siapkan Modal Kerja Rp 20 Miliar di Tahun Depan

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 19:47 WIB

Bom Medan, Bos BEI Sebutkan Tidak Mengganggu Market

Bom Medan, Bos BEI Sebutkan Tidak Mengganggu Market

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 11:30 WIB

Terkini

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:41 WIB

Tak Hanya Kelola Kebun, Emiten TAPG Juga Investasi SDM

Tak Hanya Kelola Kebun, Emiten TAPG Juga Investasi SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:36 WIB

Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T

Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:29 WIB

Jelang RUPST, MDKA Usulkan Perombakan Direksi Besar-Besaran

Jelang RUPST, MDKA Usulkan Perombakan Direksi Besar-Besaran

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:12 WIB

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:26 WIB

Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih, Kejati Tegaskan Bank Bersih dari Aliran Dana Ilegal

Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih, Kejati Tegaskan Bank Bersih dari Aliran Dana Ilegal

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:03 WIB

BI Rate Naik 5,75 Persen! Airlangga Minta Himbara Tak Buru-buru Kerek Bunga Pinjaman

BI Rate Naik 5,75 Persen! Airlangga Minta Himbara Tak Buru-buru Kerek Bunga Pinjaman

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:45 WIB

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:46 WIB

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:36 WIB

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:14 WIB