Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Nelayan Natuna Diusir Kapal Asing, Ferdinand: Pak Prabowo Dimana Sekarang?

Iwan Supriyatna | Husna Rahmayunita | Suara.com

Senin, 30 Desember 2019 | 09:45 WIB
Nelayan Natuna Diusir Kapal Asing, Ferdinand: Pak Prabowo Dimana Sekarang?
Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, Minggu (9/9/2018). (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mempertanyakan sikap Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terkait nelayan Indonesia di Laut Natuna yang diusir kapal asing.

Hal itu disampaikan Ferdinand melalui cuitan yang dibagikan di jejaring Twitter pribadinya @FerdinandHaean2, Senin (30/12/2019).

Ferdinand merasa prihatin dengan kecurangan yang terjadi di laut Indonesia belakangan ini, terutama soal pengusiran nelayan di Laut Natuna oleh kapal asing.

"Seminggu terakhir cukup banyak berita tentang kondisi laut kita terutama di Natuna yang bahkan kapal asing mengusir nelayan kita," cuit Ferdinand.

Maka dari itu, ia mempertanyakan sikap Prabowo sebagai Menteri Pertahanan yang dikenal tegas.

Sebab menurut Ferdinand, Menteri Kelautan dan Perikanan beserta jajarannya masih fokus mengurus wacana ekspor benih lobster yang sebelumnya ramai menuai kontroversi.

Ia pun lantas mempertanyakan kesanggupan Prabowo untuk menjaga kedaulatan RI, supaya tidak dikuasai asing.

"Pak @prabowo, bapak yang dulu galak dimana sekarang? Karena menteri Kelautan anak buah bapak lagi sibuk urus lobster. Bapak masih mampu jaga kedaulatan negeri kita?" imbuh Ferdinand.

Cuitan Ferdinand soal nelayan Indonesia yang diusir kapal asing. (Twitter/@FerdinandHaean2)
Cuitan Ferdinand soal nelayan Indonesia yang diusir kapal asing. (Twitter/@FerdinandHaean2)

Sebelumnya, beredar video nelayan Indonesia yang diganggu kapal asing (KIA) saat berlayar di wilayah Indonesia.

Sejumlah video tersebut diunggah oleh Dedek Ardiansyah Terisno ke Facebook pada Kamis (25/12/2019). Rekaman itu memperlihatkan sejumlah kapal yang diduga berbendera asing terlihat menangkap ikan di wilayah Indonesia.

Orang yang merekam video tersebut mengatakan, "Kapal asing menangkap ikan di wilayah Indonesia. Sangat bebas sekali. Kenapa tidak ditangkap? Sangat merugikan nelayan Indonesia".

Sementara itu, Dedek yang mengunggah video ini ke Facebook juga meminta kepada teman-temannya untuk ikut menyebarkan. Ia menjelaskan, lokasi kejadian dalam video tersebut berada di Laut Natuna.

"Tolong dibantu sampaikan teman-teman yang perduli laut natuna dan nelayan natuna," tulis Dedek.

Ia juga meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan lembaga terkait untuk bertindak tegas.

"Tolong diperhatikan oleh pemerintah di laut natuna. Kementerian Kelautan Dan Perikanan (KKP) Indonesia. Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Humas Psdkp. Saya siap memberikan informasi, kita tunggu sikap tegas dari pemerintah. Vidio ke 2 kordinat berbeda," tulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Gendong Jan Ethes, Ferdinand: Rakyat Harus ke Gendongan ke Siapa?

Jokowi Gendong Jan Ethes, Ferdinand: Rakyat Harus ke Gendongan ke Siapa?

News | Minggu, 29 Desember 2019 | 17:30 WIB

Menantu Jokowi Datangi Prabowo, Gerindra: Belum Bicara soal Restu Politik

Menantu Jokowi Datangi Prabowo, Gerindra: Belum Bicara soal Restu Politik

News | Sabtu, 28 Desember 2019 | 18:33 WIB

Ferdinand  Minta Jokowi Sadar Ada Operasi Senyap Jauhkan Dirinya dengan SBY

Ferdinand Minta Jokowi Sadar Ada Operasi Senyap Jauhkan Dirinya dengan SBY

News | Sabtu, 28 Desember 2019 | 18:27 WIB

Jadi Bakal Calon Wali Kota Medan, Menantu Jokowi Temui Prabowo

Jadi Bakal Calon Wali Kota Medan, Menantu Jokowi Temui Prabowo

News | Sabtu, 28 Desember 2019 | 16:58 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB