Imbas Virus Corona, Harga Minyak Dunia Sudah Anjlok 4 Persen

RR Ukirsari Manggalani, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 03 Februari 2020 | 07:25 WIB
Imbas Virus Corona, Harga Minyak Dunia Sudah Anjlok 4 Persen
Kilang minyak. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Harga minyak dunia meneruskan penurunan pada Jumat (31/1/2020) seiring mencuatnya kekhawatiran penurunan permintaan dan melemahnya pertumbuhan ekonomi dunia akibat penyebaran virus Corona yang telah menewaskan lebih dari 200 orang.

Mengutip Reuters, Senin (3/2/2020) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret 2020 turun 4 sen menjadi 52,12 dolar Amerika Serikat (AS) per barel di New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan terakhir, harga minyak WTI terjun 4 persen.

Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret 2020 merosot 5 sen menjadi 58,24 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Dalam sepekan terakhir, harga minyak mentah Brent merosot 3,8 persen.

Harga minyak dunia tercegah turun lebih jauh setelah Menteri Energi Alexander Novak mengatakan bahwa OPEC+ akan merespon kondisi pasar minyak dunia apabila dampak penyebaran virus Corona semakin parah.

Pada perdagangan Kamis (31/1/2020), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret 2020 turun 1,19 dolar AS, atau sekitar 2,2 persen, menjadi 52,14 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret 2020 merosot 1,52 dolar AS atau sekitar 2,5 persen, menjadi 58,29 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

World Health Organization (WHO) dalam pertemuan darurat yang berlangsung Kamis memutuskan untuk mengubah status ancaman virus Corona menjadi kondisi darurat global.

Yang terbaru wabah virus Corona telah menewaskan sedikitnya 305 orang dan menginfeksi lebih dari 14.300 secara global, karena terus menyebar ke luar China. Satu orang di luar China daratan, seorang lelaki di Filipina telah meninggal karena serangan Wuhan Coronavirus atau virus Corona 2019-nCoV.

Virus ini telah dikonfirmasi di lebih dari 25 negara dan wilayah sejak pertama kali terdeteksi di kota Wuhan, China pada Desember 2019. Negara-negara bergantian mengirim pesawat untuk mengevakuasi warganya dari zona infeksi, dan memberlakukan larangan perjalanan atau pembatasan, termasuk urusan dinas, di daratan China.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Virus Corona Merebak, Sejumlah Mal di Batam Sepi Pengunjung

Isu Virus Corona Merebak, Sejumlah Mal di Batam Sepi Pengunjung

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 18:00 WIB

Dampak Coronavirus Wuhan, Olah Raga Otomotif Kibarkan Bendera Merah

Dampak Coronavirus Wuhan, Olah Raga Otomotif Kibarkan Bendera Merah

Otomotif | Sabtu, 01 Februari 2020 | 16:00 WIB

Wuhan Coronavirus, Dampaknya Bagi Sektor Otomotif Global

Wuhan Coronavirus, Dampaknya Bagi Sektor Otomotif Global

Otomotif | Sabtu, 01 Februari 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×