Produksi Sawit di 2020 Diprediksi Turun Imbas Kemarau Panjang Tahun Lalu

Iwan Supriyatna

Selasa, 04 Februari 2020 | 08:38 WIB
Produksi Sawit di 2020 Diprediksi Turun Imbas Kemarau Panjang Tahun Lalu
Panen Sawit PT PIP.

Suara.com - Produksi minyak sawit pada tahun ini diperkirakan akan menurun akibat faktor kekeringan dan pengurangan pupuk pada tahun sebelumnya.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono menjelaskan, bahwa meski BMKG memprediksi cuaca mendukung untuk tanaman sawit, ada sejumlah faktor pada tahun 2019 yang mempengaruhi produksi di tahun ini.

"Musim kering di tahun 2019 lebih panjang dari sebelumnya. Kebakaran tahun lalu juga cukup menyibukan kita semua yang intensitasnya hampir seperti tahun 2015. Kekeringan ini bisa berdampak minimal 8 bulan sampai 1,5 tahun terhadap produksi berikutnya," kata Joko pada konferensi pers Refleksi Industri Sawit Tahun 2019 di Jakarta, Senin (3/2/2020) kemarin.

Selain itu, karena faktor finansial dengan rendahnya harga minyak sawit dunia pada dua tahun lalu, banyak petani yang mengurangi intensitas penggunaan pupuk.

Dengan harga jual yang rendah, tidak menutup kemungkinan sejumlah petani mengurangi pupuk demi menutup biaya produksi.

Akibat dari penggunaan pupuk yang rendah, produksi tandan buah segar (TBS) akan berkurang setidaknya 1,5 sampai 2 tahun ke depan.

Di sisi lain, peremajaan (replanting) kebun sawit baru dilakukan pada 2018. Dampak dari peremajaan tersebut paling cepat terlihat setidaknya lima tahun sejak dilakukan.

"Kalau dua faktor itu dianggap mempengaruhi produksi, tahun ini 'incrementalnya' akan turun. Mungkin kalau PKO tahun lalu sampai 4 juta ton, tahun ini tidak sampai, mungkin separuhnya atau tidak sampai. Yang jelas lebih rendah dari tahun lalu," kata Joko.

Sebagai informasi, produksi minyak sawit Indonesia sepanjang 2019 mencapai 51,8 juta ton CPO atau meningkat sekitar 9 persen dari produksi tahun 2018 sebesar 47 juta ton.

baca juga

Produksi tersebut terdiri dari CPO (crude palm oil) sebanyak 47,18 juta dan PKO (palm kernel oil) sebesar 4,6 juta ton. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana Sawit Capai Rp 35 Triliun, Jokowi: Untuk Apa Disimpan Saja?

Dana Sawit Capai Rp 35 Triliun, Jokowi: Untuk Apa Disimpan Saja?

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2020 | 08:02 WIB

Perluasan Perkebunan Sawit, Ancaman bagi Lingkungan maupun Tradisi

Perluasan Perkebunan Sawit, Ancaman bagi Lingkungan maupun Tradisi

News | Selasa, 10 Desember 2019 | 18:46 WIB

Orangutan Terkapar di Kebun Sawit, 24 Peluru di Badannya hingga Mata Buta

Orangutan Terkapar di Kebun Sawit, 24 Peluru di Badannya hingga Mata Buta

News | Kamis, 28 November 2019 | 19:43 WIB

Terkini

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

Telan Biaya Rp35,9 Triliun! Alat Sadap Polri dan Inetelijen Ternyata Ada yang dari Israel

Telan Biaya Rp35,9 Triliun! Alat Sadap Polri dan Inetelijen Ternyata Ada yang dari Israel

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:12 WIB

Webtoon Ayah, Aku Tidak Mau Menikah: Ketika Salah Paham Jadi Komedi Terbaik

Webtoon Ayah, Aku Tidak Mau Menikah: Ketika Salah Paham Jadi Komedi Terbaik

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 11:00 WIB

Laba Operasi Toyota Melonjak 34 Persen Berkat Mobil Hybrid dan Efisiensi

Laba Operasi Toyota Melonjak 34 Persen Berkat Mobil Hybrid dan Efisiensi

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 10:54 WIB

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Batam | Sabtu, 07 November 2026 | 10:54 WIB

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:51 WIB

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:50 WIB

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

×