Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Wamenkeu Ajak Mahasiswa Aktif di Sosmed Dukung RUU Omnibus Law

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 04 Februari 2020 | 11:35 WIB
Wamenkeu Ajak Mahasiswa Aktif di Sosmed Dukung RUU Omnibus Law
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara memberikan pidato dalam acara Wisuda Perbanas Institute tahun 2020. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan pidato dalam acara Wisuda Perbanas Institute tahun 2020 untuk Program Studi Magister (S-2), Sarjana (S-1), dan Diploma (D-3).

Dalam pidatonya tersebut yang dihadiri sekitar 1.143 wisudawan dan wisudawati, Suahasil Nazara menyinggung soal Rancangan Undang-Undangan (RUU) Omnibus Law atau RUU Sapu Jagat.

Suahasil menuturkan, RUU Omnibus Law diharapkan menjadi fundamental dari bekerjanya perekonomian RI dengan gaya yang baru dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan, baik secara regulasi maupun strategi.

"Kita harus rubah gaya kerja kita, kita tidak bisa bekerja dengan cara yang biasa, kita harus mereform Undang-undang, kita introduce Omnibus Law Pajak, Perpajakan dan kita introduce Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja," kata Suahasil dalam pidatonya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Suahasil menambahkan, Indonesia sangat berpengalaman dalam melakukan reformasi aturan dalam mendorong ekonomi nasional, seperti halnya ketika krisis tahun 1998 dimana berkat reformasi yang dilakukan kala itu, Indonesia bisa berhasil keluar dari zona krisis.

"Apa yang terjadi pada tahun 1998, pertumbuhan kita minus 13 persen, inflasi kita 60 persen, tapi apa yang dilakukan melakukan reformasi yang mendasar, kita buat UU Dunia Usaha, kita bikin UU Desentralisasi, kita bikin UU Partai Politik," paparnya.

Dengan segala cara tersebut kata dia, Indonesia ternyata cukup berhasil untuk keluar dari zona krisis, dimana ketika itu ekonomi Indonesia perlahan tapi pasti mulai naik menjadi 5 persen saat ini setelah minus 13 persen pada 22 tahun lalu.

Maka dari itu, dirinya berharap semua kalangan masyarakat Indonesia mendukung RUU Omnibus Law ini.

"Saya ingin menyampaikan mohon dukungannya. Kalau kita serahkan ke DPR tolong terus diikuti. Ngasih komen di Instagram aja itu sudah mendukung. Kasih Jempol di Facebook juga sudah sangat mendukung, itu bagian dari cara anda," kata Suahasil.

baca juga

Acara Wisuda Perbanas Institute dilaksanakan pada hari ini di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta. Wisuda kali ini mengangkat tema Banking Industry Development through Innovation and Digitalization: Strategy to Cope with Global Economic Slown Down and Domestic Economic Risks".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Masih Tunggu Pemerintah Kirimkan Draf Omnibus Law

DPR Masih Tunggu Pemerintah Kirimkan Draf Omnibus Law

News | Senin, 03 Februari 2020 | 16:06 WIB

DPR akan Terima Draf RUU Omnibus Law Cilaka dari Pemerintah Senin Depan

DPR akan Terima Draf RUU Omnibus Law Cilaka dari Pemerintah Senin Depan

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 19:46 WIB

KSPN: Pemerintah Tak Pernah Libatkan Buruh Bahas Omnibus Law RUU Cilaka

KSPN: Pemerintah Tak Pernah Libatkan Buruh Bahas Omnibus Law RUU Cilaka

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 16:51 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB