12.000 Ton Buah Naga Asal Bali Gagal Ekspor ke China Gara-gara Virus Corona

Iwan Supriyatna

Sabtu, 08 Februari 2020 | 10:31 WIB
12.000 Ton Buah Naga Asal Bali Gagal Ekspor ke China Gara-gara Virus Corona
Ilustrasi buah naga.

Suara.com - Sebanyak 12.000 ton buah naga dari Pulau Dewata Bali terancam mengalami gagal ekspor ke China akibat wabah virus corona.

"Padahal sebelumnya dari pihak Karantina sudah ok, sudah melihat kebun-kebun petani kita dan dinyatakan bagus. Saat itu dikatakan tinggal cari waktu untuk ekspor," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardhana di Denpasar, Jumat (7/2/2020) kemarin.

Selama ini, rata-rata volume ekspor buah naga ke China yang dihasilkan para petani dari daerah Bulian, Kabupaten Buleleng mencapai 12.000 ton per tahun.

Selain buah naga, lanjut Wisnuardhana, manggis juga merupakan buah dari Bali yang volume ekspor ke China cukup tinggi yakni mencapai 9.000 ton per tahun.

Oleh karena ekspor ke China disetop, pihaknya menyarankan petani untuk menjual ke pasar lokal ataupun dijual antarpulau karena saat ini juga sudah musim panen.

Harga jualnya, kata Wisnuardhana, sudah tentu lebih murah, karena kalau ekspor itu harganya bisa mencapai 10 kali lipat.

"Para petani kita ya menangis dengan kondisi ini. Tetapi mau bagaimana, ini keadaan 'force majeure'. Mudah-mudahan bisa segera selesai wabah corona ini, sehingga ekspor produk pertanian ke China bisa kembali pulih," ujarnya sembari menyebutkan potensi ekspor kopi Bali ke China juga cukup tinggi.

Sebelumnya Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali Wayan Jarta juga mengkhawatirkan adanya kenaikan harga bawang putih di Pulau Dewata akibat penyetopan impor dari China.

"Bawang putih dari China itu selain dari segi kualitasnya bagus, juga didukung harga yang murah," ucapnya.

baca juga

Dengan adanya penghentian impor bawang putih, maka harga dipastikan mulai naik sebagai akibat sentimen pasar. Apalagi di Bali menjelang Hari Raya Galungan yang kebutuhan akan bumbu dapur juga meningkat.

Untuk di Bali, pihaknya telah berupaya menggandeng para petani untuk menanam bawang putih. Namun, penanaman di Kintamani, Kabupaten Bangli, baru bisa dipanen tiga bulan lagi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Virus Corona, 40.357 Tenaga Kerja Asal China Dibina Pemerintah RI

Cegah Virus Corona, 40.357 Tenaga Kerja Asal China Dibina Pemerintah RI

Bisnis | Sabtu, 08 Februari 2020 | 10:22 WIB

36 Kilometer Krishna Cari Masker di Banyuwangi, Hasilnya Nihil

36 Kilometer Krishna Cari Masker di Banyuwangi, Hasilnya Nihil

Jabar | Sabtu, 08 Februari 2020 | 04:00 WIB

Dituduh Jadi Biang Virus Corona, Perempuan Ini Jasanya Luar Biasa

Dituduh Jadi Biang Virus Corona, Perempuan Ini Jasanya Luar Biasa

Tekno | Sabtu, 08 Februari 2020 | 07:15 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×