Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Najwa Sentil Airlangga: Bapak Dicari Banyak Orang Gara-gara Omnibus Law

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 05 Maret 2020 | 12:40 WIB
Najwa Sentil Airlangga: Bapak Dicari Banyak Orang Gara-gara Omnibus Law
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kena sentil Najwa Shihab. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Dalam acara Business Law Forum 2020, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kena sentil Najwa Shihab.

Najwa mengatakan bahwa Airlangga merupakan orang yang paling dicari-cari karena Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnimbus Law atau RUU Cipta Kerja (Ciptaker) yang menimbulkan polemik dan penuh kontroversial.

"Bapak ini yang paling dicari-cari banyak orang karena Omnibus Law, tapi bapak terlihat santai saja," kata Najwa kepada Airlangga dalam forum diskusi tersebut di Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Najwa menyebut, Airlangga dicari banyak dari kelompok masyarakat seperti masyarakat sipil, kalangan hukum, hingga kaum buruh.

"Pak nanti ada demo besar tuh tanggal 23 Maret demo buruh," kata Najwa.

Mendapat pertanyaan itu Airlangga sempat tertawa, dia berkelakar bahwa dirinya tak mau kalah dengan Najwa Shihab yang sering di cari orang.

"Saya tak mau kalah dari mbak nana, yang banyak dicari orang," kata Airlangga.

Airlangga menuturkan bahwa RUU Ciptaker merupakan kesempatan untuk mentransformasikan perekonomian. Sebab, apabila pemerintah menggunakan jalur normal, persoalan transformasi kebijakan (untuk mengidentifikasi persoalan yang ada menggunakan paket stimulus biasa) akan makan waktu sekitar 10 tahun dalam menyinergikan aturan pemerintah pusat dan daerah.

“Jadi, dalam RUU ini disederhanakan. Beberapa hal yang penting, antara lain terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), di mana kemudahan diberikan kepada perizinan supaya terintegrasi, dan diberikan fasilitas perpajakan yang merupakan insentif fiskal dari UU Ciptaker. Sedangkan, untuk regulasi ketenagakerjaan yang (ada sekarang) sifatnya rigid, karena dibuat di 2003, namun adanya tantangan Revolusi Industri 4.0, dibuatlah flexibel but secure atau flexisafe, di dalamnya ada (fasilitasi) tenaga kerja aktif yaitu Kartu Pra Kerja, dan perlindungan berupa Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP),” ungkapnya.

baca juga

Turut hadir dalam diskusi ini Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Ketua Kadin Indonesia Roslan Roeslani, Founding Partner AHP dan Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia Ahmad Fikri Assegaf, Komisaris Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Chandra M. Hamzah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditanya Kesiapan Hadapi Corona, Moeldoko Akui Perlu Perbaikan Komunikasi

Ditanya Kesiapan Hadapi Corona, Moeldoko Akui Perlu Perbaikan Komunikasi

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 08:39 WIB

Presiden Jokowi Siapkan Dana Jumbo Demi Selamatkan Ekonomi dari Corona

Presiden Jokowi Siapkan Dana Jumbo Demi Selamatkan Ekonomi dari Corona

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2020 | 20:59 WIB

Pemerintah Berencana Permudah Keran Impor, Airlangga Enggak Takut Defisit

Pemerintah Berencana Permudah Keran Impor, Airlangga Enggak Takut Defisit

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2020 | 20:22 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×