IHSG Anjlok, Pagi Ini di Zona Merah di Level 4.419,87

Pebriansyah Ariefana | Mohammad Fadil Djailani
IHSG Anjlok, Pagi Ini di Zona Merah di Level 4.419,87
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan harga saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Melemahnya IHSG ini juga diikuti terbakarnya indeks LQ45 yang anjlok 29 poin atau turun 4,2 persen ke level 654.994.

Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (18/3/2020) hari ini kembali bergerak negatif. IHSG dibuka anjlok cukup dalam di level 4.419,87 atau turun 36,8 poin setara 0,83 persen.

Melemahnya IHSG ini juga diikuti terbakarnya indeks LQ45 yang anjlok 29 poin atau turun 4,2 persen ke level 654.994.

Mengawali pembukaan perdagangan terdapat 58 saham menguat, 96 saham melemah, dan 72 saham stagnan.

Pada level tersebut transaksi perdagangan mencapai 100 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 82 miliar dengan 7 ribu kali frekuensi.

Pelemahan IHSG terus berlanjut hingga pukul 9 lewat 7 menit IHSG terus terperosok melemah 3,64 persen atau sudah turun 162 poin ke level 4.294,62.

Investor asing jual bersih saham Rp 40,02 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 15.215.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona merah. pelemahan dipimpin sektor industri dasar yang turun 5,28 persen. Disusul sektor aneka industri yang terjun 5,12 persen dan sektor keuangan melemah 4,40 persen.

IHSG pada penutupan perdagangan, Selasa (17/3/2020) kemarin mengalami tekanan bearish sehingga ditutup di zona merah dengan melemah 233,908 basis point atau terkoreksi 4,98% ke level 4.456,749.

Bursa Efek Indonesia (BEI) juga sempat melakukan “trading halt” selama 30 menit karena IHSG pada pukul 15:02:44 mecapai penurunan -5 persen. Investor asing tercatat melakukan jual bersih sebesar Rp 1,007 triliun pada perdagangan kemarin.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS