Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jokowi Beri Rp 300 Juta untuk Tenaga Medis yang Meninggal Akibat Corona

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 24 Maret 2020 | 18:17 WIB
Jokowi Beri Rp 300 Juta untuk Tenaga Medis yang Meninggal Akibat Corona
Ilustrasi tenaga medis corona. [Paolo Miranda/BBC]

Suara.com - Pemerintah terus berupaya menanggulangi penyebaran virus corona atau Covid-19 di tanah air, berbagai upaya dilakukan demi mereduksi dampak negatif virus yang berasal dari kota Wuhan, China tersebut.

Salah satunya memberikan insentif fiskal bagi para pekerja medis yang melakukan penanganan terhadap pasien positif virus corona.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, besaran insentif tersebut memiliki tingkatan yang berbeda, mulai dari dokter spesialis, dokter umum hingga perawat.

"Pemberian insentif bagi para pekerja medis insentif khusus yang diberikan terutama untuk 3 bulan ini bagi mereka yang bekerja di dalam rumah sakit yang menangani Covid-19, dokter spesialis Rp 15 juta perbulan dokter umum dan Rp 10 juta perbulan bidan dan perawat adalah Rp 7,5 juta perbulan tenaga medis lainnya adalah Rp 5 juta perbulan," kata Sri Mulyani saat media briefing melalui video teleconference, Selasa (24/3/2020).

Tak hanya itu bagi tenaga medis yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona saat melakukan tugasnya juga diberikan santunan oleh pemerintah sebesar Rp 300 juta.

"Untuk mereka yang meninggal akan diberikan santunan bagi tenaga medis sebesar Rp 300 juta per orang ini sudah disetujui oleh Bapak Presiden," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan, tenaga medis yang menangani Covid-19 akan mendapatkan insentif bulanan dari pemerintah. Besaran insentif tersebut telah ditetapkan pemerintah pada rapat.

"Kemarin, kita telah rapat dan telah dipiutuskan telah dihitung Menkeu bahwa akan diberikan insetif bulanan kepada tenaga media, dokter spesialis akan diberikan Rp 15 juta, dokter umum gigi akan diberikan Rp 10 juta, bidan perawat akan diberikan Rp 7,5 juta dan tenaga medis lainnya Rp 5 juta," ujar Jokowi di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prioritaskan Tenaga Medis, Jokowi 'Tolak' Rapid Test untuk DPR

Prioritaskan Tenaga Medis, Jokowi 'Tolak' Rapid Test untuk DPR

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 17:49 WIB

Presiden Alam Gaib Kesal: Dulu Jokowi Sudah Saya Peringatkan soal Corona

Presiden Alam Gaib Kesal: Dulu Jokowi Sudah Saya Peringatkan soal Corona

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 17:19 WIB

Sebut Jokowi Kena Corona, Kakek-kakek di Sumbar Diangkut ke Jakarta

Sebut Jokowi Kena Corona, Kakek-kakek di Sumbar Diangkut ke Jakarta

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:45 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×