Gubernur BI Klaim Pelemahan Rupiah karena Corona Tak Separah Krisis 98

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 26 Maret 2020 | 19:16 WIB
Gubernur BI Klaim Pelemahan Rupiah karena Corona Tak Separah Krisis 98
Gubernur BI Perry Warjiyo. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut pelemahan nilai tukar rupiah akibat wabah virus corona tak separah pada krisis keuangan 1998.

Ia menerangkan, saat dilanda krisis keuangan rupiah meloyo hingga delapan kali lipat dari Rp 2.500 menjadi Rp 16.000.

"Sementara sekarang itu dari Rp 13.800 pelemahannya memang 12 persen tapi jauh lebih kecil dari kondisi dulu (1998), dan juga kondisi krisis global 2008," ujar Perry lewat Video Conference, di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Perry melanjutkan, kondisi perbankan saat ini juga lebih kuat dibanding zaman krisis tersebut.

Kini perbankan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) sebesar 23 persen serta rasio kredit macet atau Non performing loan (NPL) 2,5 persen secara gross dan 1,3 persen secara net.

"Perbankan kita jauh lebih kuat, dengan Capital Adequacy Ratio perbankan sekarang di kisaran 23 persen dan NPL tentu saja sebelum adanya COVID-19 masih rendah di 2,5 persen," jelas dia.

Perry pun kembali menegaskan, melemahnya rupiah akhir-akhir ini diakibatkan karena kepanikan para investor. Para investor global, melepas semua aset risikonya akibat wabah virus corona.

"Dalam kondisi panik, di pasar manapun ada pembeli yang nubruk-nubruk. Dengan ini memberikan kuotasi harga di berbagai pihak. Di pasar valas terjadi kepanikan global. Investor global ingin keluar secara bersama. Mereka ingin beli dolar. Mereka terapkan di broker maupun bank," tutup dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Tembus Rp 17.000 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Tembus Rp 17.000 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 23 Maret 2020 | 13:29 WIB

Rupiah Anjlok, Rizal Ramli Sebut Tim Ekonomi Pemerintah Payah

Rupiah Anjlok, Rizal Ramli Sebut Tim Ekonomi Pemerintah Payah

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 22:15 WIB

Rupiah dan IHSG Babak Belur, Bukti Investor Tak Percaya ke Pemerintah

Rupiah dan IHSG Babak Belur, Bukti Investor Tak Percaya ke Pemerintah

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2020 | 15:15 WIB

Terkini

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

×