Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Harga Emas di Padang Tembus Rp 2,1 Juta

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2020 | 20:14 WIB
Harga Emas di Padang Tembus Rp 2,1 Juta
Emas murni. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Harga emas perhiasan makin naik di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat hingga mencapai Rp 2.100.000 per 2,5 gram jika dibandingkan dengan sebelumnya hanya Rp 1.940.000 per 2,5 gram.

"Selain emas perhiasan, emas batangan juga naik Rp 2.000.000 per 2,5 gram atau Rp 800.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 1.890.000 per 2,5 gram atau Rp 756.000 per gram," kata seorang penjual emas di Pasar Raya Padang, Rifki (30), Selasa (31/3/2020).

Tidak hanya itu, harga emas putih pun juga naik Rp 755.000 per gram. Sedangkan sebelumnya hanya Rp 715.000 per gram, kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan kenaikan harga emas sudah terjadi sejak maraknya berita tentang wabah virus corona. Bahkan hingga saat ini terus mengalami kenaikan.

"Namun kenaikan harga emas bertahap. Tidak langsung naik," kata dia.

Menurut dia isu tentang wabah virus corona merupakan salah satu penyebab kenaikan harga emas karena banyak investor yang beralih dari aset berisiko ke aset yang lebih aman yaitu emas.

"Karena proyeksi ekonomi global yang akan melemah terdorong sentimen virus corona," kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan kenaikan harga emas tersebut juga disebabkan karena perubahan nilai mata uang dolar AS dan naiknya harga emas dunia. Sedangkan nilai tukar rupiah melemah.

"Semakin tinggi nilai mata uang dolar terhadap rupiah atau semakin lemahnya rupiah terhadap dolar, maka harga emas akan semakin menguat atau tinggi," katanya.

Menurut dia harga emas perhiasan memang sedikit lebih mahal dibandingkan harga emas batangan, karena emas batangan belum dimodifikasi.

"Saya rasa harga emas ini akan terus naik sampai menjelang lebaran nanti, karena dipengaruhi jumlah permintaan di pasaran yang meningkat," kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan karena harga emas yang naik, maka saat ini kebanyakan masyarakat menjual ketimbang membeli emas yaitu mencapai 70 persen.

"Potongan harga untuk penjualan emas yaitu Rp 100.000 per 2,5 gram," kata dia.

Seorang pengunjung Pasar Raya Padang Mutia (24) mengaku terkejut dengan kenaikan harga emas yang sudah mencapai Rp 2,1 juta.

"Sebelumnya saya membeli emas harganya masih Rp 1,8 juta per 2,5 gram. Kendati harga emas naik, saya belum berniat untuk menjualnya," ujar dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Bikin Harga Emas Makin Mengkilap

Virus Corona Bikin Harga Emas Makin Mengkilap

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 07:50 WIB

Naik Rp 2.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 926.000 per Gram

Naik Rp 2.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 926.000 per Gram

Bisnis | Senin, 30 Maret 2020 | 10:22 WIB

Harga Jual Emas di Aceh Tembus Rp 2,73 Juta

Harga Jual Emas di Aceh Tembus Rp 2,73 Juta

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2020 | 14:41 WIB

Terkini

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:39 WIB

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:38 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:20 WIB

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:05 WIB

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat

Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:56 WIB

Riset UI: Pengguna Pindar AdaKami Melek Keuangan, Tapi Masih Rentan Terjebak Utang

Riset UI: Pengguna Pindar AdaKami Melek Keuangan, Tapi Masih Rentan Terjebak Utang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:55 WIB

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:36 WIB