Harga Emas di Padang Tembus Rp 2,1 Juta

Iwan Supriyatna

Selasa, 31 Maret 2020 | 20:14 WIB
Harga Emas di Padang Tembus Rp 2,1 Juta
Emas murni. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Harga emas perhiasan makin naik di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat hingga mencapai Rp 2.100.000 per 2,5 gram jika dibandingkan dengan sebelumnya hanya Rp 1.940.000 per 2,5 gram.

"Selain emas perhiasan, emas batangan juga naik Rp 2.000.000 per 2,5 gram atau Rp 800.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 1.890.000 per 2,5 gram atau Rp 756.000 per gram," kata seorang penjual emas di Pasar Raya Padang, Rifki (30), Selasa (31/3/2020).

Tidak hanya itu, harga emas putih pun juga naik Rp 755.000 per gram. Sedangkan sebelumnya hanya Rp 715.000 per gram, kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan kenaikan harga emas sudah terjadi sejak maraknya berita tentang wabah virus corona. Bahkan hingga saat ini terus mengalami kenaikan.

"Namun kenaikan harga emas bertahap. Tidak langsung naik," kata dia.

Menurut dia isu tentang wabah virus corona merupakan salah satu penyebab kenaikan harga emas karena banyak investor yang beralih dari aset berisiko ke aset yang lebih aman yaitu emas.

"Karena proyeksi ekonomi global yang akan melemah terdorong sentimen virus corona," kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan kenaikan harga emas tersebut juga disebabkan karena perubahan nilai mata uang dolar AS dan naiknya harga emas dunia. Sedangkan nilai tukar rupiah melemah.

"Semakin tinggi nilai mata uang dolar terhadap rupiah atau semakin lemahnya rupiah terhadap dolar, maka harga emas akan semakin menguat atau tinggi," katanya.

baca juga

Menurut dia harga emas perhiasan memang sedikit lebih mahal dibandingkan harga emas batangan, karena emas batangan belum dimodifikasi.

"Saya rasa harga emas ini akan terus naik sampai menjelang lebaran nanti, karena dipengaruhi jumlah permintaan di pasaran yang meningkat," kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan karena harga emas yang naik, maka saat ini kebanyakan masyarakat menjual ketimbang membeli emas yaitu mencapai 70 persen.

"Potongan harga untuk penjualan emas yaitu Rp 100.000 per 2,5 gram," kata dia.

Seorang pengunjung Pasar Raya Padang Mutia (24) mengaku terkejut dengan kenaikan harga emas yang sudah mencapai Rp 2,1 juta.

"Sebelumnya saya membeli emas harganya masih Rp 1,8 juta per 2,5 gram. Kendati harga emas naik, saya belum berniat untuk menjualnya," ujar dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Bikin Harga Emas Makin Mengkilap

Virus Corona Bikin Harga Emas Makin Mengkilap

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 07:50 WIB

Naik Rp 2.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 926.000 per Gram

Naik Rp 2.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 926.000 per Gram

Bisnis | Senin, 30 Maret 2020 | 10:22 WIB

Harga Jual Emas di Aceh Tembus Rp 2,73 Juta

Harga Jual Emas di Aceh Tembus Rp 2,73 Juta

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2020 | 14:41 WIB

Terkini

'Cheat Code' Beli Motor Baru: Hanya Main Aplikasi, Harga Vario 125 Street Berubah Jadi Rp5 Jutaan

'Cheat Code' Beli Motor Baru: Hanya Main Aplikasi, Harga Vario 125 Street Berubah Jadi Rp5 Jutaan

Otomotif | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi

Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi

Bekaci | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Moisturizer Skintific Vitamin C untuk Kulit Apa? Cek Manfaat dan Review-nya

Moisturizer Skintific Vitamin C untuk Kulit Apa? Cek Manfaat dan Review-nya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:11 WIB

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati

Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak

Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak

Bekaci | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:02 WIB

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:54 WIB

×