Virus Corona Bikin Harga Emas Makin Mengkilap

Bangun Santoso | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2020 | 07:50 WIB
Virus Corona Bikin Harga Emas Makin Mengkilap
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia menguat pada Senin (30/3/2020), setelah perpanjangan pembatasan di Amerika Serikat (AS) memperburuk kekhawatiran tentang dampak ekonomi akibat pandemi virus corona, mendorong investor ke aset safe-haven.

Mengutip Reuters Selasa (31/3/2020), harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi 1.618 dolar AS per ounce. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,2 persen lebih rendah menjadi 1.622 dolar AS per ounce.

Logam kuning itu berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan kuartalan 6,8 persen - peningkatan keenam berturut-turut - dan bersiap untuk mengakhiri bulan volatile ini dengan 2,2 persen lebih tinggi.

"Emas akhirnya mulai mengoyak peran baru-baru ini sebagai aset berisiko dan menjadi lebih dari aset safe-haven lagi, terutama dengan perpanjangan kontrol social-distancing hingga 30 April," kata Tai Wong, Kepala Perdagangan BMO.

Pandemi virus corona telah melumpuhkan ekonomi di seluruh dunia.

"Virus itu mendorong ekonomi global ke jurang resesi dan semua negara harus menanggapinya dengan anggaran pengeluaran yang "sangat besar" untuk menghindari gelombang kebangkrutan dan gagal bayar utang emerging market, kata Kepala Dana Moneter Internasional.

"Resesi akibat Covid-19 pada ekonomi global menunjukkan investor cenderung terus mencari perlindungan dalam emas," kata analis BNP Paribas dalam sebuah catatan.

"Kami memperkirakan permintaan emas tetap kuat, setidaknya sampai kondisi ekonomi stabil dan prospek mulai membaik mengikuti langkah-langkah stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dilakukan oleh pemerintah dan bank sentral."

Di antara logam lainnya, palladium melambung 1,7 persen menjadi 2.308 dolar AS per ounce, platinum anjlok 3,4 persen menjadi 716 dolar AS per ounce, dan perak tergelincir 3,8 persen menjadi 13,91 dolar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Rp 2.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 926.000 per Gram

Naik Rp 2.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 926.000 per Gram

Bisnis | Senin, 30 Maret 2020 | 10:22 WIB

Harga Emas, Palladium Hingga Perak Kompak Turun karena Virus Corona

Harga Emas, Palladium Hingga Perak Kompak Turun karena Virus Corona

Bisnis | Senin, 30 Maret 2020 | 08:17 WIB

Harga Jual Emas Antam Masih Dibanderol Rp 924.000 per Gram

Harga Jual Emas Antam Masih Dibanderol Rp 924.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2020 | 10:57 WIB

Naik Rp 5.000, Harga Jual Emas Antam Tembus Rp 924.000 per Gram

Naik Rp 5.000, Harga Jual Emas Antam Tembus Rp 924.000 per Gram

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2020 | 09:54 WIB

Harga Palladium Meroket, Emas Naik Tipis

Harga Palladium Meroket, Emas Naik Tipis

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2020 | 08:58 WIB

Meroket Rp 30.000, Harga Jual Emas Antam Tembus Rp 891.000 Per Gram

Meroket Rp 30.000, Harga Jual Emas Antam Tembus Rp 891.000 Per Gram

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2020 | 09:13 WIB

Emas Naik Dipicu Kebijkan The Fed yang Agresif untuk Lawan Corona

Emas Naik Dipicu Kebijkan The Fed yang Agresif untuk Lawan Corona

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2020 | 07:27 WIB

Terkini

3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth

3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth

News | Selasa, 14 April 2026 | 06:42 WIB

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB