Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Riset UI: Pengguna Pindar Melek Keuangan, Tapi Masih Rentan Terjebak Utang

Achmad Fauzi

Selasa, 28 April 2026 | 08:55 WIB
Riset UI: Pengguna Pindar Melek Keuangan, Tapi Masih Rentan Terjebak Utang
Logo perusahaan pindar AdaKami. (AdaKami)
baca 10 detik
  • LPEM FEB UI mengungkapkan pengguna AdaKami memiliki literasi keuangan tinggi terkait perhitungan bunga dan biaya pinjaman.
  • Riset menemukan perilaku berisiko berupa rasa percaya diri berlebihan dan orientasi keuntungan jangka pendek para pengguna.
  • Regulator dan AFPI memperkuat edukasi pengelolaan keuangan untuk mencegah masalah gagal bayar serta menjaga stabilitas ekonomi.

Suara.com - Pengguna layanan pinjaman daring (pindar) AdaKami ternyata memiliki tingkat literasi keuangan yang relatif tinggi. Namun di balik itu, riset terbaru menemukan adanya kerentanan perilaku yang bisa berdampak pada kondisi keuangan mereka ke depan.

Temuan tersebut diungkap oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) dalam diseminasi riset bertajuk "Kajian Dampak Fintech Lending terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Indonesia: Studi Kasus AdaKami" yang digelar di Auditorium MPKP UI, Salemba, Jakarta.

Dalam riset tersebut, lebih dari 89,2 persen responden pengguna AdaKami memahami cara menghitung bunga pinjaman. Bahkan, lebih dari 95 persen responden memiliki pengetahuan memadai terkait perhitungan biaya dan tenor pinjaman.

"Kalau kita lihat di sini memang yang sudah memiliki literasi keuangan ini lebih dari 80 persen di semua kelompok. Untuk kelompok AdaKami ini sedikit lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya, terutama dalam penghitungan bunga," ujar Akademisi LPEM FEB UI, Prani Sastiono seperti dikutip, Selasa (29/4/2026).

OJK menyampaikan kredit macet pinjaman daring melonjak. [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/sgd]
Ilustrasi pengguna pinjaman daring (pindar). [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/sgd]

Capaian tersebut dinilai lebih baik dibandingkan kelompok lain seperti pengguna pinjaman informal maupun pinjol ilegal. Namun, tingginya literasi keuangan tidak sepenuhnya sejalan dengan perilaku keuangan yang sehat.

Prani mengungkapkan, masih terdapat kecenderungan perilaku berisiko di kalangan pengguna pindar, salah satunya adalah sikap terlalu percaya diri atau overconfidence.

Sekitar 16 persen responden merasa mampu melunasi pinjaman tepat waktu meski belum menghitung kemampuan bayar secara matang.

Selain itu, sebanyak 73 persen responden juga mengaku telah memahami syarat dan ketentuan pinjaman, meskipun belum membacanya secara detail.

Tak hanya itu, riset juga menemukan adanya kecenderungan perilaku yang berorientasi pada keuntungan jangka pendek (present-biased).

baca juga

Sekitar 14 persen pengguna mengaku terdorong membeli barang saat ada diskon, sementara 7 persen lainnya bersedia membayar biaya tambahan demi pencairan pinjaman yang lebih cepat, bahkan tertarik pada investasi berimbal hasil tinggi meski berisiko.

"Hal ini tentu saja punya risiko terhadap kemampuan membayar dan juga kesejahteraan dan keberlanjutan dari keuangan rumah tangga," jelas Prani

Melihat kondisi tersebut, LPEM FEB UI merekomendasikan agar regulator, asosiasi, dan pelaku industri pindar memperkuat edukasi pengelolaan keuangan bagi masyarakat.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Yasmine Sembiring, menyebut pihaknya telah aktif melakukan edukasi kepada pengguna sepanjang tahun lalu.

"Gerakan galbay itu juga terus kami edukasikan kepada para pengguna agar tidak sekali-kali menggunakannya. Apalagi saat ini data mereka sudah tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), sehingga rapor keuangannya akan terlihat. Kalau tidak dimanfaatkan dengan baik, (kondisi) ini malah akan jadi backfire," tegasnya.

Ia menambahkan, sepanjang 2025 AFPI telah menggelar sekitar 700 kegiatan edukasi yang berfokus pada peningkatan kesehatan keuangan masyarakat sekaligus mencegah pengguna terjebak dalam praktik gagal bayar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:46 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Terkini

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo

Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo

Liks | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian

Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Berapa Kilometer Jarak Tempuh Motor Listrik Murah? Cek Daftar Unit di Bawah Rp20 Juta Ini

Berapa Kilometer Jarak Tempuh Motor Listrik Murah? Cek Daftar Unit di Bawah Rp20 Juta Ini

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Rekam Jejak Sudaryono: Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Kepala BGN Baru

Rekam Jejak Sudaryono: Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Kepala BGN Baru

Video | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

KPK Periksa Pengurus KUD di Kuansing, Pastikan Uang yang Dikembalikan Raja Juli

KPK Periksa Pengurus KUD di Kuansing, Pastikan Uang yang Dikembalikan Raja Juli

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi

Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:59 WIB

Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran

Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:52 WIB

Sudah Sepekan, Napi Kasus Narkoba Pekanbaru yang Kabur Belum Ditangkap

Sudah Sepekan, Napi Kasus Narkoba Pekanbaru yang Kabur Belum Ditangkap

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:52 WIB

Bocoran Vivo S2 5G Ungkap Baterai Raksasa 7.050mAh dan Durabilitas Ekstrem IP69

Bocoran Vivo S2 5G Ungkap Baterai Raksasa 7.050mAh dan Durabilitas Ekstrem IP69

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:50 WIB

×