Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gubernur BI Yakin Rupiah Tak Akan Tembus Rp 20.000 per Dolar AS

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 02 April 2020 | 12:31 WIB
Gubernur BI Yakin Rupiah Tak Akan Tembus Rp 20.000 per Dolar AS
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo meyakini bahwa nilai tukar rupiah akan terus menguat sampai akhir tahun ini, dirinya memprediksi bahwa nilai tukar rupiah akan kembali ke level Rp 15.000 per dolar AS.

Hal tersebut dikatakan Perry dalam konfrensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Kamis (2/4/2020).

"Insya Allah kami mempunyai keyakinan bahwa nilai tukar tidak hanya bergerak stabil bahkan cenderung menguat sampai kemudian sekitar Rp 15 ribu pada akhir tahun ini," kata Perry.

Sebelumnya, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengungkap skenario terburuk nilai tukar rupiah bisa menyentuh kisaran Rp 17.500 sampai Rp 20.000 per dolar AS pada tahun ini.

Skenario ini muncul akibat tekanan ekonomi yang berat di tengah penyebaran pandemi virus corona atau covid-19.

Tapi Perry meyakini hal tersebut tidak akan terjadi karena upaya yang dilakukan bersama dengan lembaga lain agar tetap menjaga perekonomian nasional stabil.

"Sekali lagi kami memandang bahwa nilai tukar rupiah yang stabil di atas yang kita terjaga itu adalah memadai bahkan cenderung masih counter undervalued bahwa bank Indonesia akan terus melakukan Stabilisasi nilai tukar rupiah," katanya.

Perry juga menuturkan, bahwa nilai tukar rupiah yang bakal bisa menyentuh kisaran Rp 17.500 sampai Rp 20.000 per dolar AS pada tahun ini saat konfrensi pers kemarin bukanlah sebuah proyeksi melainkan skenario-skenario yang telah disiapkan pemerintah.

"Ada tekankan bahwa nilai tukar yang kemarin di sebut kemudian diberitakan Rp 17.500 dalam skenario berat dan Rp 20.000 di dalam skenario sangat berat itu adalah bukan proyeksi tapi sekenario," katanya.

"Kami yakini bahwa nilai tukar rupiah sekarang ini memadai dan dengan langkah-langkah stabilisasi di desa koordinasi yang sangat erat dengan pemerintah akan bergerak menguat ke arah Rp 15 ribu di akhir tahun," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Makin Keok Dihajar Dolar AS, Nyaris Tembus Rp 17.000

Rupiah Makin Keok Dihajar Dolar AS, Nyaris Tembus Rp 17.000

Bisnis | Kamis, 02 April 2020 | 10:38 WIB

Skenario Terburuk Corona, Rupiah Bisa Tembus Rp 20.000 per Dolar AS

Skenario Terburuk Corona, Rupiah Bisa Tembus Rp 20.000 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 01 April 2020 | 12:50 WIB

Gubernur BI Tetap Santai Meski Rupiah Tembus Rp 16.350 per Dolar AS

Gubernur BI Tetap Santai Meski Rupiah Tembus Rp 16.350 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2020 | 17:41 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB