Salma Markets Jadi Salah Satu Investasi Forex Pilihan Saat Covid-19

RR Ukirsari Manggalani, Achmad Fauzi

Jum'at, 24 April 2020 | 09:18 WIB
Salma Markets Jadi Salah Satu Investasi Forex Pilihan Saat Covid-19
Broker Forex Online Salma Markets [Salma Markets].

Suara.com - Investasi di trading forex online kini semakin mudah dan murah seiring dengan perkembangan teknologi. Pintu terbuka semakin luas, sehingga tidak sebatas kaum berada saja yang bisa berinvestasi di trading forex online.

Ada banyak pilihan Broker Forex untuk memulai investasi trading forex online, salah satunya adalah Salma Markets Companies. Forex Online ini merupakan salah satu pilihan investasi di tengah pandemi Virus Corona.

Untuk menjadi nasabah Salma Markets, caranya praktis yaitu tinggal registrasi secara online melalui website Salma Markets melalui ponsel maupun PC.

Setelah itu upload dokumen pendukung seperti KTP/SIM atau paspor untuk proses verifikasi. Hanya butuh lima (5) menit untuk melakukan registrasi dan memulai trading forex online.

"Kan yang pasti kita semua sudah online, baik dari proses registrasi pembukaan rekening maupun trading menggunakan MT4 dan MT5 yang juga dilakukan secara online," kata CCO Salma Markets, Annie Luong dalam keterangannya, Jumat (24/4/2020).

Annie Luong menjelaskan, bagi masyarakat yang masih awam soal trading forex online, Salma Markets akan memberikan panduan untuk basic trading. Ada juga pelatihan-pelatihan agar nasabah tak mengalami kerugian saat melakukan trading forex online.

Adapun, setoran awal untuk membuka rekening di Salma Markets minimal 1 dolar Amerika Serikat (AS).  Setiap calon nasabah Salma Markets, baik yang baru mendaftar dan mereka yang sudah trading beberapa kali juga bisa mendapatkan akun demo gratis. Akun demo menawarkan saldo virtual 10.000 dolar Amerika Serikat dan serangkaian fitur yang juga ada di akun live.

Annie Luong menambahkan, perdagangan foreign exchange, foreign exchange options, foreign exchange forwards, contracts for difference, emas dan produk lain yang dijual bebas memiliki risiko tingkat tinggi dan mungkin tidak cocok untuk semua investor.

"Kinerja masa lalu investasi bukanlah panduan untuk kinerjanya di masa depan. Investasi, atau penghasilan dari mereka, bisa turun dan naik. Anda belum tentu mendapatkan kembali jumlah yang Anda investasikan," imbuh Annie Luong.

baca juga

Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trading Forex dengan Modal Minimal 1 Dolar AS Ternyata Bisa Lho

Trading Forex dengan Modal Minimal 1 Dolar AS Ternyata Bisa Lho

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2020 | 15:51 WIB

Intip 5 Tips Bijak Berinvestasi Jaman Now

Intip 5 Tips Bijak Berinvestasi Jaman Now

Your Say | Jum'at, 17 Januari 2020 | 15:59 WIB

Pinvest, Komunitas Berbasis Teknologi Tempat Belajar Bisnis dan Investasi

Pinvest, Komunitas Berbasis Teknologi Tempat Belajar Bisnis dan Investasi

Lifestyle | Sabtu, 04 Januari 2020 | 08:35 WIB

Terkini

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

×