Ekonomi Kuartal I Jauh dari Harapan, Ini Analisa Anak Buah Sri Mulyani

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 06 Mei 2020 | 16:00 WIB
Ekonomi Kuartal I Jauh dari Harapan, Ini Analisa Anak Buah Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang Kuartal I 2020 hanya tumbuh 2,97 persen, angka ini jauh dari harapan pemerintah yang berharap ekonomi bisa tumbuh di atas 4 persen.

Menanggapi hal tersebut staf khusus Menteri Keuangan bidang Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi Masyita Crystallin mengatakan, perlambatan di sisi konsumsi dan investasi jadi penyebab utamanya.

"Di kuartal pertama cukup dalam. Meski, perekonomian baru secara menyeluruh terpengaruh oleh dampak pandemi Covid-19 sejak bulan Maret. Akan tetapi beberapa sektor sudah mulai terdampak akibat disrupsi rantai pasok dari Tiongkok sejak Februari. Bahkan, sektor pariwisata telah terpengaruh sejak Januari,” ujar Masyita Crystallin dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Di sisi konsumsi, kontraksi terdalam terjadi pada industri pakaian dan alas kaki, transportasi, dan restoran.

Dalamnya kontraksi di barang sekunder ini, sejalan dengan physical distancing dan pengurangan mobilitas penduduk. Konsumsi di tiga komponen ini, akan makin dalam di kuartal II dengan mulai diterapkannya PSBB.

Sedangkan konsumsi kebutuhan pokok seperti makanan dan minuman di luar restoran masih cukup terjaga tumbuh di atas 5 persen sektor kesehatan justru menunjukkan peningkatan.

Tahun ini, pola konsumsi pasti berubah karena pembatasan interaksi antar manusia. Masyarakat akan memfokuskan pengeluaran pada bahan kebutuhan pokok.

Sementara pengeluaran yang sifatnya tidak prioritas akan terus tertekan. Artinya, konsumsi yang masih dapat terjaga adalah makanan dan minuman selain restoran serta jasa kesehatan, yang proporsinya mencapai 44 persen dari konsumsi rumah tangga.

“Tentunya investasi juga menunjukkan kontraksi yang dalam. Selain investasi swasta, investasi pemerintah pun akan mengalami kontraksi sepanjang tahun ini karena dana proyek infrastruktur non prioritas dialihkan untuk penanganan Covid-19,” jelas Masyita.

baca juga

Selain itu, Masyita juga menekankan bahwa ketiga sektor dengan penyerapan tenaga kerja tertinggi, yaitu sektor pertanian, sektor perdagangan dan sektor industri juga mengalami tekanan.

Dalam estimasi pemerintah, jika pertumbuhan ekonomi di tahun 2020 berada pada skenario sangat berat di -0.4 persen, tambahan pengangguran dapat mencapai 5,23 juta orang.

“Pemerintah tentunya tidak tinggal diam,” ungkap Masyita.

“Sejauh ini kebijakan pemerintah untuk mempertahankan daya beli melalui bansos dan bantuan pemerintah lainnya, yang mulai diimplementasikan di kuartal II, sesuai dengan kondisi yang dihadapi yaitu perlambatan konsumsi. Kebijakan ini diarahkan untuk membantu masyarakat terdampak agar dapat menjaga pemenuhan kebutuhan pokok dalam kondisi yang sangat sulit ini,” tambahnya.

Dengan lemahnya pertumbuhan ekonomi, pemerintah akan terus menyiapkan stimulus untuk mengurangi dampak pandemi tidak hanya terhadap konsumsi masyarakat tetapi juga untuk meringankan beban dunia usaha karena perlambatan sektor riil dengan program Penyelamatan Ekonomi Nasional (PEN).

“Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang saat ini sedang disiapkan pemerintah diharapkan dapat membantu meringankan tekanan terhadap pelaku usaha,” kata Masyita.

Perlemahan ekonomi ini akan lebih dalam di kuartal II dengan semakin meluasnya PSBB dan physical distancing, akan tetapi diharapkan dapat efektif untuk mengurangi tingkat penyebaran wabah Covid-19 sehingga ekonomi dapat mulai membaik di kuartal 4.

Akan tetapi prediksi ini tentu sangat tergantung pada seberapa lama dan seberapa luasnya penyebaran wabah Covid-19 ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Klaim Kondisi Ekonomi Indonesia Lebih Baik dari Negara Lain

Jokowi Klaim Kondisi Ekonomi Indonesia Lebih Baik dari Negara Lain

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2020 | 14:31 WIB

Ekonomi Hanya Tumbuh 2,97 Persen, Gubernur BI: Jauh dari Perkiraan

Ekonomi Hanya Tumbuh 2,97 Persen, Gubernur BI: Jauh dari Perkiraan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2020 | 10:28 WIB

Bank Indonesia Sebut Corona Biang Kerok Perlambatan Ekonomi

Bank Indonesia Sebut Corona Biang Kerok Perlambatan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2020 | 08:20 WIB

Terkini

Membongkar Mitos: Benarkah Pemimpin Harus Galak dan Toksik Agar Perusahaan Sukses?

Membongkar Mitos: Benarkah Pemimpin Harus Galak dan Toksik Agar Perusahaan Sukses?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 14:10 WIB

Mencermati Arti Kehidupan: Buku Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon

Mencermati Arti Kehidupan: Buku Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 14:10 WIB

Pertamax Turbo Teruji, Dukung Performa & Prestasi Pembalap di Pertamina Mandalika Racing Series 2026

Pertamax Turbo Teruji, Dukung Performa & Prestasi Pembalap di Pertamina Mandalika Racing Series 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 14:09 WIB

Kabar Tito Karnavian dan Idham Azis Diperiksa soal Penyadapan Prabowo Dibantah Polri

Kabar Tito Karnavian dan Idham Azis Diperiksa soal Penyadapan Prabowo Dibantah Polri

News | Minggu, 08 November 2026 | 14:05 WIB

Silsilah Keluarga Roy Suryo Disorot Imbas Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Ayahnya Ahli Kejiwaan

Silsilah Keluarga Roy Suryo Disorot Imbas Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Ayahnya Ahli Kejiwaan

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 14:02 WIB

Investasi Praktis dan Ramah Pemula Lewat New BIONS by BNI Sekuritas

Investasi Praktis dan Ramah Pemula Lewat New BIONS by BNI Sekuritas

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 14:00 WIB

9 Sunscreen yang Tidak Meninggalkan White Cast untuk Semua Jenis Kulit

9 Sunscreen yang Tidak Meninggalkan White Cast untuk Semua Jenis Kulit

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 13:50 WIB

Memori HP Android Sering Penuh? Ini Cara Menemukan File dan Aplikasi Penguras Ruang Penyimpanan

Memori HP Android Sering Penuh? Ini Cara Menemukan File dan Aplikasi Penguras Ruang Penyimpanan

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 13:40 WIB

Alami Krisis Parah, Industri Drakor Minta Bantuan Pemerintah Korea

Alami Krisis Parah, Industri Drakor Minta Bantuan Pemerintah Korea

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 13:40 WIB

Persija Beruntung Kalahkan Persebaya di Lapangan Butut, Rizky Ridho Capek Mental Kritik Rumput JIS

Persija Beruntung Kalahkan Persebaya di Lapangan Butut, Rizky Ridho Capek Mental Kritik Rumput JIS

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 13:38 WIB

×