UMKM Terapkan Tindakan Preventif Cegah Penyebaran Covid-19

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
UMKM Terapkan Tindakan Preventif Cegah Penyebaran Covid-19
Ilustrasi warung kelontong. [Suara.com/Arief Hermawan P]

UMKM merupakan salah satu sektor usaha yang paling terdampak pandemi Covid-19 karena banyak masyarakat Indonesia yang merubah pola konsumsinya.

Suara.com - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor usaha yang paling terdampak pandemi Covid-19 karena banyak masyarakat Indonesia yang merubah pola konsumsinya.

Namun dalam situasi ini, toko kelontong di sekitar rumah justru menjadi pilihan yang bijak sebagai tempat berbelanja kebutuhan pokok bagi setiap orang.

Maka dari itu, SRC sebagai komunitas toko kelontong turut mengambil peran mendukung Pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

Banyak inisiatif yang dilakukan oleh para pemilik toko SRC sebagai tindakan preventif penyebaran Covid-19, diantaranya membuat pembatas transparan di meja kasir, menggunakan masker dan penutup muka transparan, memberikan pembatas jarak antri untuk konsumen, menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer, melakukan promosi digital di aplikasi “AYO SRC”, serta adanya layanan order online (ambil sendiri/antar).

"SRC akan secara langsung membantu menyebarkan semangat positif dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 ini, tidak hanya diantara para pemilik toko kelontong, namun juga kepada lingkungan sekitarnya," kata Kepala Urusan Pengembangan Bisnis Komersial SRC, Henny Susanto dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (13/5/2020).

Untuk itu, SRC menginisiasi gerakan Bersama Toko Kelontong #KitaSalingMenolong sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan konsumen dalam berbelanja, dengan cara menerapkan tindakan preventif yang sesuai dengan arahan Pemerintah.

"Gerakan #KitaSalingMenolong ini mengajak dan mengedukasi para pemilik toko kelontong SRC untuk membantu masyarakat di lingkungan sekitar, dengan cara melakukan tindakan preventif dan tetap membuka toko sehingga kebutuhan sehari-hari masyarakat dapat terpenuhi. Gerakan ini juga
menjadi sebuah ajakan bagi konsumen untuk mendukung toko kelontong dengan cara berbelanja dekat rumah lebih nyaman,” ujar Henny.

Henny menambahkan, bahwa pihaknya melakukan edukasi tindakan preventif melalui aplikasi “AYO SRC”. Edukasi ini termasuk upaya menggalakkan physical distancing di toko, sejalan dengan salah satu program Kementerian Koperasi dan UKM, yang giat menggalakkan praktik physical distancing di warung-warung / toko kelontong.

Melalui apilkasi “AYO SRC”, pemilik SRC didorong untuk menjalankan aktivitas “Bersama Lawan Covid-
19” sebagai bentuk nyata peran aktif toko SRC dalam melakukan tindakan preventif sekaligus melakukan edukasi bagi masyarakat di sekitarnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS