Kabar Baik! 4 Anti Virus Corona Buatan Indonesia Dipatenkan

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Senin, 18 Mei 2020 | 20:14 WIB
Kabar Baik! 4 Anti Virus Corona Buatan Indonesia Dipatenkan
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian mematenkan empat varian antivirus corona covid-19, hasil olahan eucalyptus

Hal itu dilakukan setelah hasil uji eucalyptus terhadap virus influenza, virus beta dan gamma corona menunjukkan kemampuan membunuh virus tersebut sebesar 80-100 persen. 

Balibatbangtan menggandeng PT Eagle Indo Pharma untuk mengembangkan dan produksi massal antivirus tersebut.

"Dengan kerja sama ini diharapkan semakin cepat proses pengembangan produk untuk tersedia. Dengan begitu dapat digunakan masyarakat, sebagai pencegahan pandemi virus corona," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Fadjry Djufry dalam keterangannya, Senin (18/5/2020).

Adapun terdapat empat antivirus corona yang dipatenkan ialah:

  1. Formula aromatik antivirus berbasis minyak eucalyptus dengan nomor pendaftaran paten P00202003578.
  2. Ramuan inhaler antivirus berbasis Eucalyptus dan proses pembuatannya dengan nomor pendaftaran paten P00202003574.
  3. Ramuan serbuk nanoenkapsulat antivirus berbasis Eucalyptus dengan nomor pendaftaran paten P00202003580.
  4. Minyak atsiri eucalyptus citridora sebagai antivirus terhadap virus avian influenza subtipe H5N1,  gammacorona virus, dan betacoronavirus.

Lebih lanjut Fadjry menegaskan, kerja sama yang dilakukan sebagai tindak lanjut atas banyaknya permintaan dari jajaran pemerintah daerah dan masyarakat luas terhadap hasil olahan produk eucaliyptus ini.

"Kami bertemu dengan mitra yang melisensi sejumlah produk seperti inhaler, roll on dan yang kalung. Produk ini yang paling banyak diminta, banyak gubenur dan bupati hampir se-Indonesia minta, karena ini bisa jadi jimat antikorona," katanya.

Fadjry menambahkan, langkah menggandeng mitra usaha PT EIP ini, sebagai upaya perbanyakan produk.

Dibutuhkan produksi dalam bentuk massal bagi masyarakat, dengan menggandeng perusahaan yang berpengalaman dan  memiliki reputasi tinggi untuk menyerap hasil produksi petani. 

baca juga

"Harapannya mitra kami jni dapat menyerap hasil petani kita. Seperti petani dari Lampung dan Medan yang sudah mengembangkan beberapa jenis eucalyptus. Uji efektivitas produk yang ada, harapannya mendorong agar produk ini segera produksi massal pharma," kata Fadjry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Jepang Kembangkan Cat Pelindung yang Basmi Virus di Permukaan

Perusahaan Jepang Kembangkan Cat Pelindung yang Basmi Virus di Permukaan

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 18:42 WIB

Produsen Baja Ringan Ciptakan Produk Anti Virus

Produsen Baja Ringan Ciptakan Produk Anti Virus

Bisnis | Kamis, 02 April 2020 | 14:01 WIB

Terinspirasi Kelelawar, Baju Ini Diklaim Anti Virus Corona

Terinspirasi Kelelawar, Baju Ini Diklaim Anti Virus Corona

Tekno | Minggu, 15 Maret 2020 | 17:35 WIB

Sandiaga Usul ke Jokowi Buat Paket Kebijakan Ekonomi Anti Virus

Sandiaga Usul ke Jokowi Buat Paket Kebijakan Ekonomi Anti Virus

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2020 | 19:28 WIB

Perangkat Lunak Indonesia Diminati Eropa

Perangkat Lunak Indonesia Diminati Eropa

Tekno | Minggu, 22 Maret 2015 | 01:30 WIB

Konsumsi Makanan Ini Saat Sakit (2)

Konsumsi Makanan Ini Saat Sakit (2)

Health | Jum'at, 12 Desember 2014 | 10:56 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×