New Normal, Produsen Pupuk Perketat Prosedur di Area Pabrik

Iwan Supriyatna

Kamis, 28 Mei 2020 | 07:27 WIB
New Normal, Produsen Pupuk Perketat Prosedur di Area Pabrik
Pabrik Pupuk Indonesia.

Suara.com - Sebagai langkah melindungi para karyawan dan kelancaran penugasan penyaluran pupuk, lima produsen pupuk yang merupakan entitas bisnis dari PT Pupuk Indonesia (Persero), siap menerapkan pedoman New Normal dengan tetap memberlakukan prosedur pencegahan penyebaran COVID-19 atau Novel Coronavirus di lingkungan operasional kerja dan pabrik masing-masing secara ketat.

Kelima produsen pupuk dimaksud yakni PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Iskandar Muda Aceh dan PT Petrokimia Gresik.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat mengatakan, sejak awal Pupuk Indonesia telah mengarahkan para produsen pupuk untuk menjalankan langkah-langkah pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan operasional kerja dan pabrik masing-masing perusahaan.

Seperti, pengaturan shift di pabrik, pemeriksaan kesehatan bagi karyawan dan tamu yang memasuki area pabrik dan kantor, penyediaan APD lengkap di pabrik dan kantor, tambahan wastafel di area strategis, hingga pemberlakuan Work From Home untuk karyawan tertentu dan yang memiliki kondisi khusus, serta pembatasan kedatangan tamu dan pembatasan perjalanan dinas.

"Langkah preventif tersebut sebagai upaya nyata Pupuk Indonesia Grup melindungi seluruh karyawan dan menjamin kelangsungan operasional perusahaan demi menjaga penugasan dari Pemerintah dapat berjalan lancar dan normal," kata Aas dalam keterangannya, Kamis (28/5/2020).

Khusus untuk karyawan pabrik, perusahaan turut menyediakan extra fooding dan vitamin guna menjaga kesehatan para personil. Pegawai pun diwajibkan segera melakukan rapid test, medical check up, vaksin pneumonia dan vaksin influenza.

Pupuk Indonesia juga telah menyiapkan berbagai protokol yang mencakup berbagai aspek bisnis Perusahaan, termasuk penerapan physical distancing di ruang kerja.

“Perlahan-lahan semua aspek kegiatan akan dinormalkan kembali, termasuk jumlah karyawan yang masuk kerja, dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dan tentunya menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah," jelas Aas.

Pupuk Indonesia juga telah mengoptimalkan teknologi digital di berbagai aspek bisnis, baik itu untuk kegiatan rapat, administrasi, keuangan hingga kegiatan pemasaran.

baca juga

“Khusus untuk aspek produksi, kami telah mengembangkan teknologi Digital Fertilizer untuk memonitor segala aspek performance pabrik," tambahnya.

Upaya preventif juga diterapkan di dermaga pelabuhan yang terdapat di area pabrik. Dimana setiap kapal yang berlabuh akan diawasi dengan ketat, mulai dari kelengkapan dokumen bebas karantina, hingga pembatasan dan pemeriksaan kesehatan anak Buah kapal (ABK) yang akan turun ke dermaga.

"Tenaga kerja bongkar muat dan petugas yang akan naik ke atas kapal juga wajib menggunakan masker dan sarung tangan, serta wajib membersihkan diri usai bertugas," ungkapnya.

Tenaga pemasar pun diwajibkan memperhatikan protokol COVID-19 dengan mengenakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat dimanapun berada. Semua kebijakan tersebut bersifat dinamis, dan siap menyesuaikan dengan perkembangan terbaru.

"Bagaimana pun juga, perlindungan konsumen menjadi hal yang utama bagi Kami," tutur Aas.

Perseroan pun telah memiliki web dashboard berisikan informasi terkini dari penyebaran COVID-19 di lingkungan perusahaan. Dashboard tersebut bisa diakses oleh seluruh karyawan Pupuk Indonesia Grup kapanpun dan dimanapun.

Dengan begitu, para karyawan meski telah rutin melakukan upaya pencegahan, namun bisa tetap waspada dengan lingkungan kerjanya.

"Informasi tersebut menyajikan data angka terkait penyebaran dan penanganan COVID-19 di lingkungan Pupuk Indonesia Grup. Informasi hanya berupa angka, tanpa mengungkap identitas karyawan apabila ada yang mengalami gejala atau positif terpapar," jelas dia.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh karyawan yang masih tetap bertugas menjaga produksi dan operasional perusahaan dalam kondisi di tengah pandemi seperti saat ini," kata Aas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Siapkan Skenario Protokol Normal Baru yang Produktif dan Aman

Pemerintah Siapkan Skenario Protokol Normal Baru yang Produktif dan Aman

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2020 | 20:48 WIB

Jokowi Akan Terapkan New Normal, MHKI: Jangan Memaksa

Jokowi Akan Terapkan New Normal, MHKI: Jangan Memaksa

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 20:24 WIB

Jakarta Masih Sepi Jelang New Normal

Jakarta Masih Sepi Jelang New Normal

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 17:02 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×