Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 6.997,214
LQ45 708,256
Srikehati 341,255
JII 476,806
USD/IDR 17.010

Industri Pariwisata di Bangka Belitung Siap Sambut Normal Baru

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 29 Mei 2020 | 06:08 WIB
Industri Pariwisata di Bangka Belitung Siap Sambut Normal Baru
Danau Kaolin di Bangka Belitung. (Tripadvisor)

Suara.com - Pelaku pariwisata di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengaku siap menyambut penerapan konsep new normal atau kehidupan normal baru sebagai langkah pemulihan industri pariwisata di daerah itu.

"Kami siap nanti akan duduk bersama tetapi ini baru wacana apabila sudah ditetapkan new normal kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata mengenai apa yang harus dilakukan nanti," kata Ketua DPC ASITA Belitung, Siswanto di Tanjung Pandan ditulis Jumat (29/5/2020).

Menurut dia, mereka mendukung penerapan konsep normal baru sebagai upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah itu, yang sempat vakum akibat pandemi virus corona baru atau COVID-19 dalam beberapa waktu terakhir.

"Kita tidak mungkin vakum atau diam selama vaksin ini belum ditemukan misalnya satu sampai dua tahun. Tidak mungkin kita tidak menjalankan usaha mumpung ini ada program new normal maka nanti langkah selanjutnya akan kami ikuti," ujarnya.

Ia menambahkan, aspek yang terpenting dalam penerapan kehidupan normal baru di sektor pariwisata adalah mengenai protokol kesehatan berwisata.

"Bagaimana kami melayani tamu mungkin nanti harus menggunakan masker kemudian tidak berjabat tangan atau biasanya dalam satu mobil ada tujuh orang dikurangi cukup tiga orang paling banyak," katanya.

Untuk itu, dirinya mengusulkan kepada setiap wisatawan yang datang dapat dilakukan uji cepat bahkan swab PCR COVID-19 sehingga dipastikan benar-benar aman dari virus COVID-19.

"Apalagi Belitung sudah ada alat swabnya jadi setiap tamu yang datang diuji swab atau uji cepat dulu biayanya dari kantong pribadi tetapi yang terpenting adalah bagaimana konsep ini berjalan dulu," ujarnya.

Ia meyakini, selepas wabah virus corona baru atau COVID-19 berakhir wisatawan biasayanya banyak yang akan melakukan perjalanan liburan.

"Otomatis setelah wabah ini berakhir pasti banyak orang butuh liburan jadi walaupun mengeluarkan uang lebih tidak masalah untuk bayar biaya uji swab," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 4 Tahapan yang Disiapkan Wishnutama di Sektor Pariwisata

Ini 4 Tahapan yang Disiapkan Wishnutama di Sektor Pariwisata

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 17:38 WIB

Seru, Gubernur Babel Pakai Motor Antarkan Sembako Langsung ke Warga

Seru, Gubernur Babel Pakai Motor Antarkan Sembako Langsung ke Warga

Otomotif | Jum'at, 22 Mei 2020 | 12:45 WIB

Tahun Depan Semua Orang Ingin Keluar Menikmati Alam Usai Covid-19 Berlalu

Tahun Depan Semua Orang Ingin Keluar Menikmati Alam Usai Covid-19 Berlalu

Bisnis | Kamis, 16 April 2020 | 13:55 WIB

Terkini

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:32 WIB

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:03 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN

Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:55 WIB

CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar

CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:32 WIB

Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara

Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:23 WIB

Bandara Soetta Hujan Ekstrem, Atap Terminal 3 Jebol Hingga 12 Penerbangan Gagal Mendarat

Bandara Soetta Hujan Ekstrem, Atap Terminal 3 Jebol Hingga 12 Penerbangan Gagal Mendarat

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:09 WIB

Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0 Persen, Purbaya Bisa 'Rugi' Rp 500 Miliar

Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0 Persen, Purbaya Bisa 'Rugi' Rp 500 Miliar

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!

Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 17:18 WIB

Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026

Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 17:09 WIB

IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya

IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 17:05 WIB