Lippo Karawaci PHK 676 Karyawan Imbas Tutupnya Mal Hotel dan Parkiran

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Lippo Karawaci PHK 676 Karyawan Imbas Tutupnya Mal Hotel dan Parkiran
Ilustrasi PHK (Shutterstock)

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawan.

Suara.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawan. Hal ini akibat kegiatan bisnisnya terganggu covid-19 sehingga perseroan menghentikan sebagian operasional bisnisnya.

Seperti dikutip dalam keterbukaan informasi, sebanyak 676 karyawan dari total 15.995 karyawan terkena gelombang PHK.

Sedangkan, sebanyak 73 karyawan terpaksa dirumahkan sementara akibat penghentian operasional ini.

"Sementara, dari total karyawan itu sebanyak 14.927 karyawan terdampak covid-19. Dan 619 karyawan dengan status lain juga terdampak covid-19," tulis manajemen seperti dalam keterbukaan informasi, Kamis (4/6/2020).

Menurut perseroan, adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga membuat operasional perseroan terganggu. Mulai mal, hotel, hingga pengelolaan parkir tutup sementara akibat pelaksanaan PSBB.

"Mal yang dimiliki maupun dikelola Perseroan untuk sementara dihentikan kegiatan operasionalnya mengikuti ketentuan pemerintah pusat maupun daerah sehubungan dengan PSBB, beberapa Hotel yang dimiliki maupun dikelola Perseroan sementara ditutup sebagai bagian dari upaya mengurangi beban operasional, Parkir yang dikelola sebagian besar dihentikan kegiatan operasionalnya mengikuti Mall/Hotel," imbuh manajemen LPKR.

Dengan kondisi ini, perseroan memperkirakan bakal kehilangan pendapatan pada tahun ini kurang lebih sebesar 25 persen dan kehilangan laba bersih juga sekitar 25 persen.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS