Kena PHK, Puluhan Jurnalis Microsoft Digantikan Kecerdasan Buatan

Rendy Adrikni Sadikin, Arief Apriadi

Rabu, 03 Juni 2020 | 11:42 WIB
Kena PHK, Puluhan Jurnalis Microsoft Digantikan Kecerdasan Buatan
Salah satu kantor Microsoft. [Shutterstock]

Suara.com - Perusahaan teknologi Microsoft memberhentikan puluhan jurnalis dan pekerja editorial di Microsoft News dan organisasi MSN.

Menyadur dari The Verge, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) itu dikalukan Microsoft sebagai upaya efisiensi. Peran jurnalis nantinya digantikan kecerdasan buatan (AI).

AI nantinya bakal dipergunakan Microsoft untuk mengambil berita dan konten yang disajikan di MSN.com, di dalam browser Microsoft Edge, dan berbagai aplikasi lainnya.

Para jurnalis dan editor yang di PHK kebanyakan berasal dari divisi Microsoft SANE (pencarian, iklan, Berita, Edge).

"Seperti semua perusahaan, kami mengevaluasi bisnis kami secara teratur," kata juru bicara Microsoft dalam sebuah pernyataan dikutip dari The Verge, Rabu (3/6/2020).

“Ini dapat menghasilkan peningkatan investasi di beberapa tempat dan, dari waktu ke waktu, penempatan kembali di tempat lain."

Logo Microsoft. (Shutterstock)
Logo Microsoft. (Shutterstock)

Sementara itu, Microsoft menjelaskan bahwa PHK ini tak ada kaitannya dengan pandemi virus Corona kendati bisnis media di seluruh dunia memang terpukul akibat pendapatan iklan yang merosot.

"Keputusan ini bukan hasil dari pandemi saat ini," kata Microsoft.

Business Insider melaporkan PHK massal di Microsoft terjadi pada Jumat (29/5/2020) di mana sekitar 40 pekerja di Amerika Serikat menjadi korban.

baca juga

Sementara itu dilaporkan The Guardian, tim internasional Microsoft juga kena imbas dari PHK tersebut. 27 karyawan di Inggris juga dilepas perusahaan yang didirikan Bill Gates tersebut.

Pendiri Microsoft, Bill Gates. [Instagram/@thisisbillgates]
Pendiri Microsoft, Bill Gates. [Instagram/@thisisbillgates]

Microsoft telah berkecimpung dalam bisnis berita selama lebih dari 25 tahun, setelah meluncurkan MSN sejak 1995.

Pada peluncuran Microsoft News hampir dua tahun lalu, Microsoft mengungkapkan bahwa ia memiliki lebih dari 800 editor yang bekerja dari 50 lokasi di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Indonesia PHK Pilot, Kementerian BUMN: Supaya Bisa Bertahan

Garuda Indonesia PHK Pilot, Kementerian BUMN: Supaya Bisa Bertahan

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2020 | 14:23 WIB

SEGA Siapkan Kejutan Besar, Diduga Kembali ke Pasar Konsol Game

SEGA Siapkan Kejutan Besar, Diduga Kembali ke Pasar Konsol Game

Tekno | Selasa, 02 Juni 2020 | 14:20 WIB

Microsoft Flight Simulator 2020 Bakal Adopsi Sistem Navigasi Asli

Microsoft Flight Simulator 2020 Bakal Adopsi Sistem Navigasi Asli

Tekno | Selasa, 02 Juni 2020 | 14:10 WIB

Terkini

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB

Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU

Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:50 WIB

Disebut Meninggal karena Kurang Minum, Migrant Watch Soroti Bekas Sayatan di Jenazah PMI NTT

Disebut Meninggal karena Kurang Minum, Migrant Watch Soroti Bekas Sayatan di Jenazah PMI NTT

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:36 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Promo Spesial Puma Speedcat Ballet dengan Bonus Gift Card Rp250 Ribu

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Promo Spesial Puma Speedcat Ballet dengan Bonus Gift Card Rp250 Ribu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:11 WIB

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:07 WIB

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB