Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Soal Pembukaan 9 Sektor Ekonomi, Ini Penjelaskan Kemenko Perekonomian

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 18 Juni 2020 | 12:10 WIB
Soal Pembukaan 9 Sektor Ekonomi, Ini Penjelaskan Kemenko Perekonomian
Ilustrasi skenario pemulihan ekonomi Indonesia terkait dampak pandemi Covid-19. [Suara.com]

Suara.com - Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa, dan SDA, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Raden Edi Prio Pambudi mengatakan pemerintah mengutamakan aspek kesehatan dan aspek sosial ekonomi sebelum membuka sembilan sektor ekonomi.

Hal ini dikatakan Edi dalam diskusi bertema Prakondisi Pembukaan 9 Sektor Ekonomi melalui siaran Youtube BNPB, Kamis (18/6/2020.

"Pada saat kita menentukan sektor sosial ekonomi tentu, syarat kesehatan ini lebih diutamakan. Dalam arti kita mengambil perhitungan risiko dengan mengumpulkan data dan kemudian kita lihat aspek kesehatan dan aspek sosial ekonominya," ujar Edi.

Kata Edi, aspek kesehatan tidak hanya di syarat umum, tetapi juga di sembilan sektor yang akan dibuka. Sehingga penularan Covid-19 bisa dihindari.

"Aspek kesehatannya di sini tidak hanya di syarat umum tapi juga di sektornya sendiri. Artinya bagaimana jangan sampai terjadi di potensi kerumunan yang menyebabkan penularan," ucap dia.

Edi menuturkan syarat umum yang harus dipenuhi dalam pembukaan sembilan sektor ekonomi yakni mengadaptasi kebiasaaan seperti menggunakan masker.


"Karena dengan nanti dibuka pun itu ada syarat yang harus dipenuhi, dalam hal ini bagaimana kebiasaan untuk menjaga kesehatan, menggunakan masker dan lain-lain itu harus dipenuhi," tutur Edi.

Sementara dari sosial ekonomi, yang harus dilihat bahwa pembukaan sembilan sektor yakni tidak memiliki resiko yang bisa menyebabkan penularan.

Kemudian pembukaan sembilan sektor ekonomi juga mempunyai kontribusi besar pada perekonomian dan juga menyerap tenaga kerja.

baca juga

"Karena kita ingin segera membantu mereka termasuk juga yang paling penting sektor ini mempunyai keterkaitan langsung yang luas kepada sektor lain. Saya ambil contoh transportasi barang itu juga membantu pertanian industri dan lain-lain jadi kita menghitungnya adalah dari dua aspek tadi," katanya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggaran Covid-19 Terus Membengkak, HMS Center: Suka-suka Sri Mulyani Saja

Anggaran Covid-19 Terus Membengkak, HMS Center: Suka-suka Sri Mulyani Saja

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2020 | 14:03 WIB

Dana Tangani Corona Rp 677,2 T, Jokowi: Jangan Tunggu Terjadinya Masalah

Dana Tangani Corona Rp 677,2 T, Jokowi: Jangan Tunggu Terjadinya Masalah

News | Senin, 15 Juni 2020 | 11:45 WIB

Indonesia Bangkit, Jalani Ekonomi Normal Baru

Indonesia Bangkit, Jalani Ekonomi Normal Baru

Your Say | Senin, 15 Juni 2020 | 11:26 WIB

Ongkos Pemulihan Rp 677 T,Ekonomi Diharapkan Capai 5 Persen Tahun 2023

Ongkos Pemulihan Rp 677 T,Ekonomi Diharapkan Capai 5 Persen Tahun 2023

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2020 | 18:09 WIB

Bos Bappenas Tak Ingin Program Bantuan Pemerintah ke Perbankan Senasib BLBI

Bos Bappenas Tak Ingin Program Bantuan Pemerintah ke Perbankan Senasib BLBI

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2020 | 14:35 WIB

Legislator Komentari Dana Dukungan Program PEN untuk BUMN

Legislator Komentari Dana Dukungan Program PEN untuk BUMN

Bisnis | Senin, 08 Juni 2020 | 08:16 WIB

Ongkos Pemulihan Ekonomi Imbas Corona Bengkak Jadi Rp 677 Triliun

Ongkos Pemulihan Ekonomi Imbas Corona Bengkak Jadi Rp 677 Triliun

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2020 | 13:06 WIB

Terkini

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:25 WIB

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:32 WIB

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:10 WIB

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:03 WIB

Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!

Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:53 WIB

Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi

Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:37 WIB

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:31 WIB

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:13 WIB