Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Luhut Sebut Kondisi Ekonomi Indonesia Jauh Lebih Baik

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 22 Juni 2020 | 15:57 WIB
Luhut Sebut Kondisi Ekonomi Indonesia Jauh Lebih Baik
Ilustrasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut kondisi yang dialami Indonesia masih jauh lebih baik dibanding perekonomian negara berkembang lainnya.

Kondisi lebih baik itu, lanjut Luhut, juga dikatakan oleh Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Victoria Kwakwa.

Padahal sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2020 akan semakin turun. Bahkan ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal II akan negatif.

"Saya memberikan paparan ke World Bank beberapa kali. Ini kalau dilihat kita memang di 2,97 persen. Dan Ibu Ani (Sri Mulyani) mengingatkan kita akan tumbuh negatif kuartal II ini. Kalau dibanding negara lain dan komentar dari World Bank kemarin, diantara emerging market itu Indonesia masih dianggap yang terbaik baik makro maupun mikronya. Itu statement dari Victoria," ujar Luhut dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR RI, Senin (22/6/2020).

Menurut Luhut, kondisi Indonesia masih lebih baik karena masih memiliki hubungan dagang dengan negara-negara maju di dunia.

Ia menjelaskan, hubungan dagang dengan China bisa berdampak besar pada ekonomi Indonesia, sehingga, perekonomian tak terlalu terpuruk.

"Perkiraan dampak covid ini dapat di China, kadang kita nyinyir lihat China. Tapi Tiongkok itu 18 persen mengontrol ekonomi dunia. Suka tidak suka, kita tidak bisa ignore keberadaan dia. Ini punya dampak. Apalagi jarak kita dekat dengan dia. Sehingga kita harus memelihara balance of power," jelas Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini,

Luhut menambahkan, tak hanya China hubungan bilateral Indonesia dengan negara lain seperti Timur Tengah juga masih baik. Dengan begitu masih ada kesempatan Indonesia mendapatkan investasi dari negara timur tengah.

"Zaman pemerintah Joko Widodo hubungan kita dengan Timur Tengah, China dan Amerika itu saya bisa katakan sangat baik. Dengan Abu Dhabi masuk investasi hampir 20 miliar dolar AS sepanjang sejarah republik dan itu on going," pungkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Dunia Puji RI, Fadli Zon: Karena Sesuai Harapan Mereka, Bukan Rakyat

Bank Dunia Puji RI, Fadli Zon: Karena Sesuai Harapan Mereka, Bukan Rakyat

News | Minggu, 21 Juni 2020 | 15:38 WIB

Luhut Polisikan Said Didu, Fahri Hamzah: Pemerintah Jangan Suka Main Lapor

Luhut Polisikan Said Didu, Fahri Hamzah: Pemerintah Jangan Suka Main Lapor

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 15:20 WIB

Ibarat Handphone, Airlangga Mau Reset Ulang Ekonomi RI

Ibarat Handphone, Airlangga Mau Reset Ulang Ekonomi RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2020 | 11:10 WIB

Terkini

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

×