6.500 Sapi dari NTB Siap Masuk ke Jabodetabek untuk Idul Adha

Iwan Supriyatna

Selasa, 23 Juni 2020 | 09:26 WIB
6.500 Sapi dari NTB Siap Masuk ke Jabodetabek untuk Idul Adha
Penjual sapi Qurban di kawasan Matraman, Jakarta.

Suara.com - Sebanyak 6.500 ekor sapi potong asal Nusa Tenggara Barat (NTB) siap masuk ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) untuk kebutuhan Idul Adha 1441 Hijriah.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.000-an ekor sudah dikirim menggunakan kapal tol laut (Cemara Nusantara) mulai 2 Juni 2020. Sisanya akan dikirim lagi dalam waktu dekat ini lewat Pelabuhan Bima," kata Kepala Disnakeswan NTB Budi Septiani, Selasa (23/6/2020).

Ia menyebutkan sebanyak 6.500 ekor sapi potong yang akan dikirim ke Jabodetabek sebelum Idul Adha merupakan bagian dari kuota pengiriman sapi sebanyak 78.159 ekor pada 2020.
Dari total kuota tersebut, sebanyak 15.500 ekor akan dikirim ke luar daerah, dan 62.659 ekor dalam daerah (Pulau Lombok), pada 2020.

Seluruh sapi potong yang dikirim ke luar daerah merupakan hasil penggemukan para peternak di Pulau Sumbawa. Oleh sebab itu, pengirimannya menggunakan kapal tol melalui Pelabuhan Bima, Pulau Sumbawa, NTB.

Menurut Budi, jumlah pengiriman sapi ke luar daerah pada 2020 mengalami penurunan dari yang seharusnya sebanyak 20.000 ekor. Hal itu sebagai dampak dari pandemi COVID-19.

"Seharusnya jumlah sapi potong yang terkirim ke luar daerah sebanyak 9.640 ekor, tapi yang terealisasi hanya 4.029 ekor sejak Januari-Juni 2020. Tapi kami optimis target pengiriman sebanyak 15.500 ekor ke luar daerah tercapai hingga akhir tahun," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengiriman sapi potong ke luar daerah setiap tahunnya tidak mengganggu ketersediaan populasi untuk kebutuhan daging di dalam daerah, karena jumlah populasi sapi NTB sudah mencapai 1.234.357 ekor.

Budi menambahkan berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan jumlah populasi ternak rumiansia setiap tahun, di antaranya, melarang pemotongan sapi betina yang masih produktif, memfasilitasi kelompok peternak memperoleh kredit usaha rakyat (KUR) untuk pengembangan usaha ternaknya.

Disnakeswan NTB juga mendorong generasi milenial untuk berani menggeluti usaha di bidang peternakan, khususnya ternak ruminansia karena peluang pasarnya masih sangat bagus.

baca juga

"Kami juga akan mengembangkan sapi indukan impor untuk mengembangkan populasi dan meningkatkan produktivitas. Itu merupakan program Kementerian Pertanian," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Idul Adha, Dompet Dhuafa Kunjungi Mitra Ternak di Cilegon

Jelang Idul Adha, Dompet Dhuafa Kunjungi Mitra Ternak di Cilegon

Press Release | Jum'at, 19 Juni 2020 | 16:12 WIB

Jadi Pionir, Perusahaan Ini Uji Coba Obat Covid-19 dari Plasma Sapi

Jadi Pionir, Perusahaan Ini Uji Coba Obat Covid-19 dari Plasma Sapi

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 14:58 WIB

Sapi Nengok Dipanggil "Bang", Reaksinya Ditanya Alamat Bikin Ngakak

Sapi Nengok Dipanggil "Bang", Reaksinya Ditanya Alamat Bikin Ngakak

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2020 | 12:18 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×