Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

M Nurhadi

Senin, 25 Mei 2026 | 08:16 WIB
Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran
Gamsunoro, kapal tanker milik Pertamina International Shipping. [Antara]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia anjlok ke titik terendah dalam dua minggu terakhir pada perdagangan hari Senin lalu.
  • Penurunan harga dipicu optimisme pasar atas potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran mengenai Selat Hormuz.
  • Proses normalisasi ekspor minyak dunia diperkirakan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk memperbaiki infrastruktur dan arus lalu lintas tanker.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia meluncur bebas hingga menyentuh level terendah dalam dua minggu terakhir pada perdagangan hari Senin.

Tekanan jual masif ini dipicu oleh munculnya gelombang optimisme di kalangan pelaku pasar menyusul indikasi bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran tengah bergerak mendekati kesepakatan damai.

Kendati demikian, kedua belah pihak dilaporkan masih terlibat silang pendapat yang sengit mengenai sejumlah isu krusial. Salah satu poin perdebatan utama adalah masalah blokade di Selat Hormuz, yang hingga saat ini masih membatasi volume ekspor minyak mentah dari kawasan Timur Tengah ke pasar global.

Pergerakan instrumen kontrak berjangka komoditas energi mencatatkan koreksi yang cukup dalam:

  • Minyak Mentah Brent: Kontrak berjangka Brent merosot tajam sebesar USD 4,71 atau terkoreksi sekitar 4,55%, sehingga mendarat di posisi USD 98,83 per barel pada pukul 22.34 GMT.
  • Minyak Mentah West Texas Intermediate (WTI): Produk minyak mentah standar AS ini jatuh sebesar USD 4,57 atau ambles 4,73% ke level USD 92,03 per barel.

Penurunan tajam pada awal sesi perdagangan tersebut membawa kedua tolok ukur harga minyak internasional ini menyentuh titik terendah mereka sejak tanggal 7 Mei lalu.

Sentimen positif meruyak setelah Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa Washington dan Teheran telah berhasil "menyelesaikan sebagian besar negosiasi" terkait nota kesepahaman (memorandum of understanding).

Dikutip dari Reuters, dokumen kesepakatan tersebut dirancang untuk membuka kembali akses pelayaran di Selat Hormuz secara penuh. Sebelum konflik pecah, jalur perairan strategis ini memegang peran vital dengan mengakomodasi seperlima dari total pengiriman minyak mentah dan gas alam cair (LNG) di seluruh dunia.

Meskipun cetak biru perdamaian mulai terlihat, proses diplomasi ini diprediksi tidak akan berjalan mulus. Melalui pernyataannya, Trump menegaskan bahwa dirinya telah menginstruksikan tim delegasi AS di meja perundingan untuk tidak terburu-buru dalam menandatangani kesepakatan akhir dengan Iran, mengingat masih adanya sejumlah poin sensitif yang belum mencapai titik temu.

Merespons dinamika geopolitik ini, Saul Kavonic selaku analis senior dari lembaga riset MST Marquee mengungkapkan bahwa situasi ini memberikan angin segar jangka pendek bagi stabilitas harga energi dunia.

baca juga

"Terlepas dari semua catatan teknis serta risiko yang masih membayangi perjanjian damai dan kepastian di Selat Hormuz, saat ini mulai terlihat titik terang di ujung terowongan. Faktor inilah yang membawa kelegaan sementara terhadap pergerakan harga minyak dalam jangka pendek," ujar Saul Kavonic, dilansir dari Reuters.

Meski demikian, para pengamat komoditas dan industri energi memperkirakan bahwa proses normalisasi rantai pasok tidak dapat terjadi dalam sekejap.

Diperlukan waktu hingga berbulan-bulan agar arus lalu lintas kapal tanker yang melewati selat tersebut kembali ke volume normal.

Selain itu, diperlukan waktu yang cukup lama untuk merenovasi serta memperbaiki berbagai fasilitas infrastruktur minyak dan gas bumi yang mengalami kerusakan fisik selama konflik berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:30 WIB

AS Roma Finis di Peringkat Ketiga usai Sikat Hellas Verona, Kunci Tiket Liga Champions

AS Roma Finis di Peringkat Ketiga usai Sikat Hellas Verona, Kunci Tiket Liga Champions

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 06:47 WIB

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:57 WIB

Timnas Iran Pindah Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko demi Hindari Masalah Visa AS

Timnas Iran Pindah Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko demi Hindari Masalah Visa AS

Bola | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:57 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Rampung, Harga Minyak Melandai

Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Rampung, Harga Minyak Melandai

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:56 WIB

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB

Terkini

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:09 WIB

ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan

ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:07 WIB

PSSI Murka! Rombongan Persib U-18 Diserang, Yunus Nusi Desak Pelaku Dihukum Berat

PSSI Murka! Rombongan Persib U-18 Diserang, Yunus Nusi Desak Pelaku Dihukum Berat

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Semen Gresik Kenalkan Dunia Kerja Industri kepada Puluhan Mahasiswa Prodi Fisika UAD Yogyakarta

Semen Gresik Kenalkan Dunia Kerja Industri kepada Puluhan Mahasiswa Prodi Fisika UAD Yogyakarta

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Friendship Recession: Kenapa Cari Sahabat Dewasa Itu Sulit?

Friendship Recession: Kenapa Cari Sahabat Dewasa Itu Sulit?

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Wardah Sunscreen Moisturizer SPF 35 untuk Kulit Apa? Ini Panduannya agar Tak Salah Pilih

Wardah Sunscreen Moisturizer SPF 35 untuk Kulit Apa? Ini Panduannya agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih

Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Menembus Tenda: Mengapa Safe Zone di Gaza Gagal Melindungi Sipil?

Menembus Tenda: Mengapa Safe Zone di Gaza Gagal Melindungi Sipil?

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:52 WIB

Sekolah Mahal Bukan Jaminan Anak Bebas Bullying, Orang Tua Perlu Lakukan Ini

Sekolah Mahal Bukan Jaminan Anak Bebas Bullying, Orang Tua Perlu Lakukan Ini

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Indonesia Resmi Tutup Ekspor Benih Lobster Selamanya

Indonesia Resmi Tutup Ekspor Benih Lobster Selamanya

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:49 WIB

×