Warga Optimis Kondisi Ekonomi Membaik Usai Pandemi

Iwan Supriyatna

Jum'at, 26 Juni 2020 | 05:51 WIB
Warga Optimis Kondisi Ekonomi Membaik Usai Pandemi
Ilustrasi makan di restoran saat new normal. (Shutterstock)

Suara.com - Optimisme warga dalam melihat kondisi ekonomi ke depan terlihat sedikit menguat. Hal tersebut diketahui dari hasil survei Saiful Mujani Research Center (SMRC).

Direktur Komunikasi SMRC, Ade Armando mengemukakan bahwa survei dilakukan melalui wawancara per telepon pada 1.978 responden di seluruh Indonesia (dengan margin of error 2,2 persen) pada 18-20 Juni 2020.

Disebutkan, 44 persen menilai ekonomi rumah tangga tahun depan akan lebih baik, dan 34 persen menilai ekonomi nasional tahun depan akan lebih baik dibanding sekarang.

Ia mengatakan optimisme atas kondisi ekonomi nasional ke depan yang sebesar 34 persen itu lebih rendah dibanding pada masa sebelum COVID-19 yang berkisar antara 51-66 persen dalam lima tahun terakhir.

"Namun demikian, dibanding temuan bulan lalu (4-5 Mei 2020) di mana yang merasa optimistis dengan kondisi ekonomi nasional dan rumah tangga hanya 27-29 persen, optimisme warga sekarang dalam melihat kondisi ekonomi ke depan terlihat sedikit menguat," paparnya.

Dalam survei itu juga ditemukan, mayoritas warga di Indonesia mengetahui adanya kebijakan normal baru, 80 persen setuju pemerintah memulai kebijakan transisi menuju kehidupan normal baru walau kasus penularan COVID-19 belum menurun. Sementara yang tidak setuju ada 15 persen.

Lebih spesifik lagi, 92 persen setuju dengan kebijakan pemerintah yang telah melonggarkan aturan bekerja di luar rumah.

Demikian juga, 93 persen setuju dengan kebijakan pemerintah yang telah melonggarkan aturan penggunaan tempat ibadah dan 90 persen setuju dengan kebijakan pemerintah yang telah melonggarkan aturan penggunaan transportasi umum. Warga Indonesia yang mengetahui adanya kebijakan Normal Baru itu sendiri mencapai 81 persen dari keseluruhan warga Indonesia.

Menurut Ade, dukungan warga terhadap langkah normal baru ini nampaknya berkorelasi dengan pandangan warga tentang kondisi ekonomi.

baca juga

Sekitar 85 persen merasa keadaan ekonomi nasional sekarang lebih buruk dibanding tahun lalu. Survei juga menemukan, 71 persen warga merasa kondisi ekonomi rumah tangganya sekarang lebih buruk atau jauh lebih buruk dibanding sebelum ada wabah COVID-19. Sekitar 76 persen mengaku pendapatan merosot setelah adanya wabah.

"Di sisi lain, persentase penilaian negatif ini menunjukkan penurunan dibandingkan survei sebelumnya. Sentimen negatif paling tinggi terhadap ekonomi nasional mencapai 92 persen pada 12-16 Mei 2020. Namun setelah itu perlahan menurun menjadi 85 persen dalam survei terakhir 18-20 Juni 2020," kata Ade.

Begitu pula, persentase mereka yang menganggap kondisi ekonomi rumah tangga mereka memburuk mengalami penurunan dibandingkan survei pada 20-22 Mei, di mana penilaian negatif itu mencapai 83 persen. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Cara Singapura Pulihkan Ekonomi Usai Dihantam Corona

Intip Cara Singapura Pulihkan Ekonomi Usai Dihantam Corona

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2020 | 07:43 WIB

Rizal Ramli soal Pejabat Indonesia: Doyan Bantah yang Sudah Benar!

Rizal Ramli soal Pejabat Indonesia: Doyan Bantah yang Sudah Benar!

News | Rabu, 22 April 2020 | 16:27 WIB

Ribuan Pekerja di Semarang Dirumahkan Imbas Lesunya Ekonomi

Ribuan Pekerja di Semarang Dirumahkan Imbas Lesunya Ekonomi

Bisnis | Selasa, 07 April 2020 | 07:20 WIB

Terkini

Anime Adaptasi Webtoon The Boxer Bagikan PV, Ungkap 4 Pengisi Suara Utama

Anime Adaptasi Webtoon The Boxer Bagikan PV, Ungkap 4 Pengisi Suara Utama

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Metallica, Palestina, dan Ironi Sebuah Band Anti-Perang

Metallica, Palestina, dan Ironi Sebuah Band Anti-Perang

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:25 WIB

PB ESI Perkuat Fondasi Organisasi untuk Mengukir Prestasi Esports Indonesia

PB ESI Perkuat Fondasi Organisasi untuk Mengukir Prestasi Esports Indonesia

Jakarta | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Kasatgas Tito: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sektor Kesehatan Sumatera Capai Progres Signifikan

Kasatgas Tito: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sektor Kesehatan Sumatera Capai Progres Signifikan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:19 WIB

KPK Benarkan OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

KPK Benarkan OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Jelang Nataru, KAI Percepat Perbaikan Plafon dan Renovasi Toilet Stasiun Gambir

Jelang Nataru, KAI Percepat Perbaikan Plafon dan Renovasi Toilet Stasiun Gambir

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Kepala BNPB Siap Bersih-Bersih Internal Usai OTT KPK, Pejabat Bisa Diganti!

Kepala BNPB Siap Bersih-Bersih Internal Usai OTT KPK, Pejabat Bisa Diganti!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Industri Sulit Serap Tenaga Kerja, Pemerintah Kirim Pekerja ke Korsel hingga Jepang

Industri Sulit Serap Tenaga Kerja, Pemerintah Kirim Pekerja ke Korsel hingga Jepang

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Gus Lilur Pilih Jalur Hukum, Desak KPK Usut Dugaan Suap Muktamar NU

Gus Lilur Pilih Jalur Hukum, Desak KPK Usut Dugaan Suap Muktamar NU

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:14 WIB

BRI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan

BRI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan

Jogja | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×