Intip Cara Singapura Pulihkan Ekonomi Usai Dihantam Corona

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 27 Mei 2020 | 07:43 WIB
Intip Cara Singapura Pulihkan Ekonomi Usai Dihantam Corona
Singapura.

Suara.com - Pemerintah Singapura kembali mengeluarkan kebijakan stimulus sebesar 23,2 miliar dolar AS untuk mendorong ekonomi yang telah terpukul oleh pandemi virus corona.

Kebijakan stimulus itu merupakan paket keempat yang telah dikeluarkan Singapura untuk memulihkan kondisi ekonominya.

Dengan adanya kebijakan ini, total Singapura telah mengeluarkan 70,4 miliar dolar AS untuk membantu warganya yang terdampak virus corona.

"Ini adalah paket penting, dan tanggapan yang diperlukan untuk krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Heng Swee Keat, seperti dilansir dari CNBC, Rabu (27/5/2020).

Adapun paket kebijakan itu terdiri dari, pemberian upah kepada para pekerja, penghapusan pajak bagi pekerja asing, dan penghapusan biaya sewa kios UMKM.

Pengeluaran tambahan ini akan mendorong defisit anggaran Singapura menjadi 52,3 miliar dolar AS atau sekitar 15,4 persen dari PDB.

Singapura tetap memiliki cadangan dana. Tetapi, jumlah pasti cadangan Singapura adalah rahasia negara, tetapi berbagai perkiraan telah menempatkannya pada ratusan miliar dolar AS.

Singapura adalah salah satu negara paling awal di luar China yang melaporkan kasus penyakit coronavirus, yang secara resmi bernama Covid-19.

Kementerian kesehatan negara itu mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya telah mengkonfirmasikan 383 kasus virus corona baru, menjadikan penghitungannya menjadi 32.343 jiwa, salah satu yang tertinggi di Asia.

baca juga

Langkah-langkah penguncian yang diberlakukan banyak negara untuk mencegah penyebaran virus telah menghantam aktivitas ekonomi secara global, termasuk mengurangi jumlah perdagangan di seluruh dunia.

Beberapa ekonom telah menyebut Singapura sebagai salah satu ekonomi yang paling rentan terhantam pandemi karena ketergantungannya pada perdagangan.

Di dalam negeri, pemerintah Singapura memberlakukan pembatasan seperti penutupan sementara sekolah dan sebagian besar tempat kerja pada awal April. Langkah-langkah itu diharapkan akan dicabut secara bertahap mulai bulan depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Bertemu Kekasih, Perempuan Ini Nekat Langgar Lockdown

Demi Bertemu Kekasih, Perempuan Ini Nekat Langgar Lockdown

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2020 | 12:49 WIB

Kasus Covid-19 di Singapura Hampir 30 Ribu, Pekerja Asing Mendominasi

Kasus Covid-19 di Singapura Hampir 30 Ribu, Pekerja Asing Mendominasi

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 15:20 WIB

Pertama di Singapura, Hakim Vonis Hukuman Mati Via Zoom

Pertama di Singapura, Hakim Vonis Hukuman Mati Via Zoom

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 21:35 WIB

Terkini

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:44 WIB

×