Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Intip Cara Singapura Pulihkan Ekonomi Usai Dihantam Corona

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 27 Mei 2020 | 07:43 WIB
Intip Cara Singapura Pulihkan Ekonomi Usai Dihantam Corona
Singapura.

Suara.com - Pemerintah Singapura kembali mengeluarkan kebijakan stimulus sebesar 23,2 miliar dolar AS untuk mendorong ekonomi yang telah terpukul oleh pandemi virus corona.

Kebijakan stimulus itu merupakan paket keempat yang telah dikeluarkan Singapura untuk memulihkan kondisi ekonominya.

Dengan adanya kebijakan ini, total Singapura telah mengeluarkan 70,4 miliar dolar AS untuk membantu warganya yang terdampak virus corona.

"Ini adalah paket penting, dan tanggapan yang diperlukan untuk krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Heng Swee Keat, seperti dilansir dari CNBC, Rabu (27/5/2020).

Adapun paket kebijakan itu terdiri dari, pemberian upah kepada para pekerja, penghapusan pajak bagi pekerja asing, dan penghapusan biaya sewa kios UMKM.

Pengeluaran tambahan ini akan mendorong defisit anggaran Singapura menjadi 52,3 miliar dolar AS atau sekitar 15,4 persen dari PDB.

Singapura tetap memiliki cadangan dana. Tetapi, jumlah pasti cadangan Singapura adalah rahasia negara, tetapi berbagai perkiraan telah menempatkannya pada ratusan miliar dolar AS.

Singapura adalah salah satu negara paling awal di luar China yang melaporkan kasus penyakit coronavirus, yang secara resmi bernama Covid-19.

Kementerian kesehatan negara itu mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya telah mengkonfirmasikan 383 kasus virus corona baru, menjadikan penghitungannya menjadi 32.343 jiwa, salah satu yang tertinggi di Asia.

baca juga

Langkah-langkah penguncian yang diberlakukan banyak negara untuk mencegah penyebaran virus telah menghantam aktivitas ekonomi secara global, termasuk mengurangi jumlah perdagangan di seluruh dunia.

Beberapa ekonom telah menyebut Singapura sebagai salah satu ekonomi yang paling rentan terhantam pandemi karena ketergantungannya pada perdagangan.

Di dalam negeri, pemerintah Singapura memberlakukan pembatasan seperti penutupan sementara sekolah dan sebagian besar tempat kerja pada awal April. Langkah-langkah itu diharapkan akan dicabut secara bertahap mulai bulan depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Bertemu Kekasih, Perempuan Ini Nekat Langgar Lockdown

Demi Bertemu Kekasih, Perempuan Ini Nekat Langgar Lockdown

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2020 | 12:49 WIB

Kasus Covid-19 di Singapura Hampir 30 Ribu, Pekerja Asing Mendominasi

Kasus Covid-19 di Singapura Hampir 30 Ribu, Pekerja Asing Mendominasi

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 15:20 WIB

Pertama di Singapura, Hakim Vonis Hukuman Mati Via Zoom

Pertama di Singapura, Hakim Vonis Hukuman Mati Via Zoom

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 21:35 WIB

Terkini

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

×