Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.496,891
LQ45 639,675
Srikehati 310,959
JII 394,346
USD/IDR 17.690

Intip Cara Singapura Pulihkan Ekonomi Usai Dihantam Corona

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 27 Mei 2020 | 07:43 WIB
Intip Cara Singapura Pulihkan Ekonomi Usai Dihantam Corona
Singapura.

Suara.com - Pemerintah Singapura kembali mengeluarkan kebijakan stimulus sebesar 23,2 miliar dolar AS untuk mendorong ekonomi yang telah terpukul oleh pandemi virus corona.

Kebijakan stimulus itu merupakan paket keempat yang telah dikeluarkan Singapura untuk memulihkan kondisi ekonominya.

Dengan adanya kebijakan ini, total Singapura telah mengeluarkan 70,4 miliar dolar AS untuk membantu warganya yang terdampak virus corona.

"Ini adalah paket penting, dan tanggapan yang diperlukan untuk krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Heng Swee Keat, seperti dilansir dari CNBC, Rabu (27/5/2020).

Adapun paket kebijakan itu terdiri dari, pemberian upah kepada para pekerja, penghapusan pajak bagi pekerja asing, dan penghapusan biaya sewa kios UMKM.

Pengeluaran tambahan ini akan mendorong defisit anggaran Singapura menjadi 52,3 miliar dolar AS atau sekitar 15,4 persen dari PDB.

Singapura tetap memiliki cadangan dana. Tetapi, jumlah pasti cadangan Singapura adalah rahasia negara, tetapi berbagai perkiraan telah menempatkannya pada ratusan miliar dolar AS.

Singapura adalah salah satu negara paling awal di luar China yang melaporkan kasus penyakit coronavirus, yang secara resmi bernama Covid-19.

Kementerian kesehatan negara itu mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya telah mengkonfirmasikan 383 kasus virus corona baru, menjadikan penghitungannya menjadi 32.343 jiwa, salah satu yang tertinggi di Asia.

baca juga

Langkah-langkah penguncian yang diberlakukan banyak negara untuk mencegah penyebaran virus telah menghantam aktivitas ekonomi secara global, termasuk mengurangi jumlah perdagangan di seluruh dunia.

Beberapa ekonom telah menyebut Singapura sebagai salah satu ekonomi yang paling rentan terhantam pandemi karena ketergantungannya pada perdagangan.

Di dalam negeri, pemerintah Singapura memberlakukan pembatasan seperti penutupan sementara sekolah dan sebagian besar tempat kerja pada awal April. Langkah-langkah itu diharapkan akan dicabut secara bertahap mulai bulan depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Bertemu Kekasih, Perempuan Ini Nekat Langgar Lockdown

Demi Bertemu Kekasih, Perempuan Ini Nekat Langgar Lockdown

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2020 | 12:49 WIB

Kasus Covid-19 di Singapura Hampir 30 Ribu, Pekerja Asing Mendominasi

Kasus Covid-19 di Singapura Hampir 30 Ribu, Pekerja Asing Mendominasi

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 15:20 WIB

Pertama di Singapura, Hakim Vonis Hukuman Mati Via Zoom

Pertama di Singapura, Hakim Vonis Hukuman Mati Via Zoom

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 21:35 WIB

Terkini

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Kesiapsiagaan Karhutla Berbasis Sains Diperkuat Jelang Puncak Kemarau

Kesiapsiagaan Karhutla Berbasis Sains Diperkuat Jelang Puncak Kemarau

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:08 WIB

×