Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sri Mulyani Berharap di Kuartal 3, Ekonomi Sudah Tak Lagi di Zona Kontraksi

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 07 Juli 2020 | 18:51 WIB
Sri Mulyani Berharap di Kuartal 3, Ekonomi Sudah Tak Lagi di Zona Kontraksi
Sri Mulyani (kemenkeu.go.id)

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap ekonomi Indonesia pada kuartal 3 sudah tidak lagi berada di zona kontraksi

Pernyataan tersebut disampaikannya, karena pemerintah melakukan segala upaya untuk bisa kembali membangkitkan perekonomian nasional usai mengalami tekanan pandemi Covid-19.

"Tujuannya itu adalah agar ekonomi bergerak, agar di kuartal 3 ekonomi kita bisa bangkit, sehingga kita tidak berada lagi di zona kontraksi," kata Sri Mulyani dalam acara peluncurkan program penjaminan kredit modal kerja bagi UMKM yang dilakukan secara virtual,  Selasa (7/7/2020).

Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan menggunakan senjata program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Lantaran itu, pemerintah telah kembali menambah anggaran untuk PEN sebesar Rp 18 triliun. Dengan penambahan ini, total biaya penanganan Covid-19 meningkat menjadi Rp 695,2 triliun dari sebelumnya yang direncanakan sebesar Rp 677,2 triliun.

Selain itu, pemerintah juga akan mengebut serapan belanja negara, khususnya adalah belanja modal yang memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi di kuartal 3 ini.

"Pemerintah juga mempercepat belanja yang ada di APBN sehingga bisa mendorong kebangkitan ekonomi agar meningkat di kuartal 3 dan 4," katanya.

Dengan segala upaya tersebut Sri Mulyani berharaptekonomi Indonesia bisa kembali bangkit usai sepanjang Kuartal 2 mengalami kontraksi yang cukup dalam. Dia juga bilang bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin melihat ekon segera bangkit.

"Kami siap bekerja sama dengan semua institusi apakah perbankan, OJK dan dunia usaha. Sekarang fokus di UMKM tapi kami akan mendukung seluruh sektor usha yang ada agar menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia," pungkasnya.

Untuk informasi, Pemerintah telah meluncurkan program penjaminan modal kerja bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) secara virtual, Selasa (7/7/2020). Program ini merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Andalkan BI Beli SBN Rp 397 Triliun Buat Program PEN

Sri Mulyani Andalkan BI Beli SBN Rp 397 Triliun Buat Program PEN

Bisnis | Senin, 06 Juli 2020 | 19:48 WIB

Jokowi Minta Kejagung hingga KPK Awasi Pelaksanaan Program PEN

Jokowi Minta Kejagung hingga KPK Awasi Pelaksanaan Program PEN

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 11:33 WIB

Sri Mulyani Bakal Selamatkan Ekonomi Indonesia Lewat Investasi

Sri Mulyani Bakal Selamatkan Ekonomi Indonesia Lewat Investasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2020 | 20:07 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×