Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Progres Pembangunan Hunian bagi Korban Bencana di Sulteng Capai 70 Persen

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 09 Juli 2020 | 20:06 WIB
Progres Pembangunan Hunian bagi Korban Bencana di Sulteng Capai 70 Persen
Pembangunan hunian tetap di Sulawesi Tengah. (Dok : PUPR)

Suara.com - Progres hunian tetap (huntap) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) untuk masyarakat korban bencana alam di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) telah mencapai 70 persen. Proyek ini telah dilaksanakan pembangunannya pada Januari 2020.

“Kami akan terus mendorong pembangunan huntap di Palu agar bisa selesai tepat waktu. Huntap sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang menjadi korban bencana alam, sehingga mereka bisa tinggal di hunian yang layak huni,” ujar Direktur Rumah Khusus Direktorat Jenderal Perumahan KemenPUPR, Johny FS Subrata, saat melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan Huntap di Palu, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.

Pembangunan hunian tetap di Sulawesi Tengah. (Dok : PUPR)
Pembangunan hunian tetap di Sulawesi Tengah. (Dok : PUPR)

Hadir dalam kunjungan tersebut, Kepala Subdirektorat Wilayah III, Direktorat Rusus, Prakarsa Yoga, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi II, Suko Wiyono, dan Kepala SNVT Perumahan Sulteng, Rezki Agung.

Johny minta para pekerja di lapangan untuk tetap bersemangat bekerja di lapangan. Ia juga minta Satuan Kerja Non Vertikal (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sulteng, untuk memperhatikan empat hal guna percepatan pembangunan yaitu, tenaga kerja, kualitas, kematangan lahan, dan ketepatan waktu.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi II, Suko Wiyono menerangkan, saat ini Direktorat Jenderal Perumahan KemenPUPR, melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sulteng sedang melaksanakan pembangunan huntap di dua lokasi yang berbeda. Lokasi pertama berada di Kelurahan Duyu sebanyak jumlah 230 unit dan di Pombewe sebanyak 400 unit.

“Progres pembangunan huntap di Duyu sudah mencapai 70,47 persen, sedangkan di Pombewe sekitar 52,48 persen. Jika ditotal, maka dari target pembangunan huntap yang akan dibangun 630 unit, yang progres pembangunannya mencapai 59 persen,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sulteng, Rezki Agung mengatakan, saat ini, pelaksanaan pembangunan Huntap baru dilaksanakan selama enam bulan sejak dicanangkan pada awal tahun. KemenPUPR juga menargetkan pembangunan huntap harus segera selesai, sehingga bisa segera dihuni oleh masyarakat yang terdampak bencana alam gempa bumi dan tsunami beberapa waktu lalu.

“Saat kondisi pandemi Covid-19 ini, tentunya masyarakat sangat membutuhkan hunian layak sehingga dapat terhindar dari kerumunan,” katanya.

Rezki menambahkan, huntap dibangun dengan struktur konstruksi memanfaatkan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha), sehingga proses pembangunanya tidak membutuhkan waktu yang cukup lama. Teknologi Risha ini memiliki keunggulan, diantaranya pengerjaan cepat dan merupakan rumah tumbuh yang dapat dikembangkan dengan menambah ruang baru maupun tingkat bangunan, dan rumah ini juga dirancang kuat dan tahan gempa.

“Tipe huntap yang dibangun adalah tipe 36, plus dengan dua kamar tidur, kamar mandi dan ruang tamu. Kami juga meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Sulawesi Tengah, semoga pembangunan segera selesai tanpa ada kendala apapun di lapangan,” harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Basuki Hadimuljono Kunjungi Rusun Pasar Jumat, Segera Bisa Ditempati ASN

Basuki Hadimuljono Kunjungi Rusun Pasar Jumat, Segera Bisa Ditempati ASN

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2020 | 12:10 WIB

Pemerintah Pusat dan Daerah akan Tingkatkan Koordinasi Program Sejuta Rumah

Pemerintah Pusat dan Daerah akan Tingkatkan Koordinasi Program Sejuta Rumah

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2020 | 11:51 WIB

Program Perumahan PUPR Tahun 2021 Bakal Diguyur Rp 7,48 Triliun

Program Perumahan PUPR Tahun 2021 Bakal Diguyur Rp 7,48 Triliun

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2020 | 14:17 WIB

PUPR Alokasikan Rp 243,28 Miliar untuk Program Bedah Rumah di Jabar

PUPR Alokasikan Rp 243,28 Miliar untuk Program Bedah Rumah di Jabar

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2020 | 14:01 WIB

Untuk Program Sejuta Rumah, PUPR Tetapkan 19 Balai Pelaksana

Untuk Program Sejuta Rumah, PUPR Tetapkan 19 Balai Pelaksana

Bisnis | Senin, 06 Juli 2020 | 12:31 WIB

Pekerja Bersertifikat Dikerahkan, Dukung Pembangunan Wisata Borobudur

Pekerja Bersertifikat Dikerahkan, Dukung Pembangunan Wisata Borobudur

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 12:51 WIB

Terkini

Bedah Saham SIDO, Emiten Tanpa Hutang: Bakal Meroket atau Stagnan?

Bedah Saham SIDO, Emiten Tanpa Hutang: Bakal Meroket atau Stagnan?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 13:06 WIB

Cerita Purbaya Tolak Bantuan Utang IMF & World Bank 30 Miliar USD, Klaim APBN Kuat Berlapis-lapis

Cerita Purbaya Tolak Bantuan Utang IMF & World Bank 30 Miliar USD, Klaim APBN Kuat Berlapis-lapis

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 13:00 WIB

IHSG Masih Tengkurep di Level 7.544, Sentimen Global Jadi Beban

IHSG Masih Tengkurep di Level 7.544, Sentimen Global Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 12:46 WIB

Purbaya Curhat Bobrok Birokrasi Kemenkeu: Tugas Tak Dikerjakan, Digeser Baru Nangis

Purbaya Curhat Bobrok Birokrasi Kemenkeu: Tugas Tak Dikerjakan, Digeser Baru Nangis

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 12:26 WIB

Purbaya Ungkap Syarat Jika Mau Targetkan Indonesia Emas 2045

Purbaya Ungkap Syarat Jika Mau Targetkan Indonesia Emas 2045

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 11:52 WIB

Transformasi Digital Hutama Karya: Command Center & Aplikasi Baru Percepat Penanganan Insiden Tol

Transformasi Digital Hutama Karya: Command Center & Aplikasi Baru Percepat Penanganan Insiden Tol

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 11:50 WIB

Tiru Selat Hormuz, Purbaya Mau Kapal Lewat Selat Malaka Bayar ke RI

Tiru Selat Hormuz, Purbaya Mau Kapal Lewat Selat Malaka Bayar ke RI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 11:43 WIB

Tindakan Nyata di Hari Bumi, Pegadaian Luncurkan PURE Movement: Ajak Karyawan Daur Ulang Seragam

Tindakan Nyata di Hari Bumi, Pegadaian Luncurkan PURE Movement: Ajak Karyawan Daur Ulang Seragam

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 11:33 WIB

TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026: Komitmen Akses Merata

TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026: Komitmen Akses Merata

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 11:00 WIB

Kokoh sebagai Mitra Strategis Pemerintah, Bank Mandiri Capai Laba Bersih Rp15,4 T di Kuartal I 2026

Kokoh sebagai Mitra Strategis Pemerintah, Bank Mandiri Capai Laba Bersih Rp15,4 T di Kuartal I 2026

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 10:47 WIB