Ratusan Ribu Orang di Aceh Miskin Gara-gara Rokok

Iwan Supriyatna

Kamis, 16 Juli 2020 | 12:25 WIB
Ratusan Ribu Orang di Aceh Miskin Gara-gara Rokok
Dampak merokok pada keluarga. (Shutterstock)

Suara.com - Penduduk miskin di Provinsi Aceh pada Maret 2020 mencapai 814 ribu orang atau 14,99 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, rokok kretek filter menjadi penyumbang terbesar terhadap garis kemiskinan.

"Penduduk miskin bertambah sebanyak lima ribu orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada September 2019 yang jumlahnya 809 ribu orang atau 15,01 persen," kata Kepala BPS Aceh Ihsanurijal, ditulis Kamis (16/7/2020).

Dia menjelaskan, pada Maret 2020, rokok kretek filter menjadi penyumbang terbesar terhadap garis kemiskinan yakni 10,54 persen di perkotaan dan 11,32 persen di perdesaan.

Komoditas berikutnya ialah ikan tongkol, tuna atau cakalang sebanyak 5,29 persen di perkotaan dan 5,49 persen di perdesaan.

Kemudian, kata dia, untuk komoditas bukan makanan yang memberikan sumbangan terbesar terhadap garis kemiskinan seperti biaya perumahan yaitu 6,45 persen di perkotaan dan 5,03 persen di perdesaan.

"Berikutnya yaitu bensin, yakni 3,62 persen di perkotaan dan 3,78 persen di perdesaan, dan listrik yaitu 3,09 persen di perkotaan dan 1,87 persen di perdesaan," katanya.

Selain itu, kata dia, selama periode September 2019 – Maret 2020, persentase penduduk miskin di Aceh yakni daerah perdesaan mengalami penurunan, sedangkan di perkotaan mengalami kenaikan.

"Di perkotaan persentase penduduk miskin naik sebesar 0,37 poin atau dari 9,47 persen menjadi 9,84 persen, sedangkan di daerah perdesaan turun 0,22 poin atau dari 17,68 persen menjadi 17,46 persen," katanya.

Dia menjelaskan, jumlah penduduk miskin di Aceh terjadi berfluktuatif. Katanya, pada Maret 2017 jumlah penduduk miskin berjumlah 872,61 ribu orang, kemudian turun menjadi 829,80 ribu orang pada September 2017.

baca juga

Selanjutnya, terjadi kenaikan pada Maret 2018 yang menjadi 839,50 orang. Kemudian pada September 2018 turun menjadi 831,50 ribu orang, turun pada Maret 2019 menjadi 819,44 ribu orang, dan turun kembali pada September 2019 hingga menjadi 809,76 ribu orang.

Walaupun pada Maret 2020 secara persentase mengalami penurunan, jumlah penduduk miskin di Aceh mengalami kenaikan sebesar lima ribu orang yaitu menjadi 814,91 ribu orang, katanya.

"Namun apabila dibandingkan dengan Maret tahun sebelumnya, terjadi penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak empat ribu orang lebih," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

120 Juta Orang Masuk ke Jurang Kemiskinan Imbas Corona

120 Juta Orang Masuk ke Jurang Kemiskinan Imbas Corona

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2020 | 11:51 WIB

BPS Sebut Rokok Menjadi Penyumbang Terbesar Angka Kemiskinan di Aceh

BPS Sebut Rokok Menjadi Penyumbang Terbesar Angka Kemiskinan di Aceh

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 04:50 WIB

Desa Adat Aceh Disiplinkan Masyarakat di Tengah Pandemi Lewat Qanun

Desa Adat Aceh Disiplinkan Masyarakat di Tengah Pandemi Lewat Qanun

Jogja | Rabu, 15 Juli 2020 | 21:05 WIB

Terkini

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

×