Bos OJK Yakin Kredit Masih Bisa Tumbuh 4 Persen

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
Bos OJK Yakin Kredit Masih Bisa Tumbuh 4 Persen
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso di Jakarta. [Dok OJK]

Ketua DK OJK Wimboh Santoso memprediksi pertumbuhan kredit pada tahun ini akan tetap positif.

Suara.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Wimboh Santoso memprediksi pertumbuhan kredit pada tahun ini akan tetap positif meski ditengah-tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Meski begitu kata dia, pertumbuhan kreditnya tidaklah setinggi sebelum adanya pandemi.

"Juni masih melambat, tapi bulan Juli ini sudah mulai ada peningkatan, kami proyeksikan kredit mampu tumbuh 3 persen hingga 4 persen," kata Wimboh dalam acara webinar bertajuk 'Tantangan Menata Arsitektur Sektor Keuangan di Tengah Pandemi Global' yang diselenggarakan Indef, Kamis (23/7/2020).

Mantan Komisaris Utama Bank Mandiri ini menuturkan, memang sepanjang Semester 1 2020 kondisi ekonomi masih tertekan karena adanya wabah, namun begitu kondisi ini sudah mulai bangkit pada Juli.

"Kita lihat, angka di Juni terlihatnya masih turun dan nanti di angka Juli kelihatannya sudah akan mulai naik," katanya.

Sementara itu, Wimboh menambahkan, tingkat Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet sedikit naik menjadi 3,1 persen dari sebelumnya 2,8 hingga 2,9 persen. Bahkan, pada bulan April, hanya berada pada level 2,5 persen.

Wimboh mengatakan, kenaikan NPL lebih dikarenakan adanya beberapa bank yang tidak mengoptimalkan fasilitas penghapusan cadangan dalam Peraturan OJK Nomor 11 Tahun 2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS