Kenaikan Harga Minyak Dunia Masih Dihantui Meningkatnya Kasus Corona

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 28 Juli 2020 | 07:22 WIB
Kenaikan Harga Minyak Dunia Masih Dihantui Meningkatnya Kasus Corona
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia menguat di tengah harapan upaya stimulus untuk membantu mengangkat perekonomian Amerika Serikat (AS). Meski demikian, kenaikan harga minyak dunia masih dibatasi oleh meningkatnya kasus virus corona, serta ketegangan antara Washington dan Beijing.

Mengutip CNBC, Selasa (28/7/2020) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 7 sen menjadi 43,41 dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika Serikat, meningkat 31 sen menjadi 41,60 dolar AS per barel.

Dolar AS yang lemah, membuat komoditas berdenominasi greenback lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, juga membantu mendorong minyak berjangka.

Indeks Dolar (Indeks DXY) mencapai level terendah sejak Juni 2018, terbebani kekhawatiran ekonomi domestik dan memburuknya hubungan AS-China.

Ketegangan terbaru antara dua ekonomi terbesar di dunia itu setelah penutupan konsulat di Houston dan Chengdu membuat investor berbondong-bondong menuju aset safe-haven, seperti emas dan obligasi, dan menjauh dari aset berisiko seperti minyak berjangka.

Sementara itu, kasus virus corona global melampaui 16 juta jiwa, dan virus tersebut melonjak di sejumlah wilayah Amerika Serikat.

Kendati permintaan minyak meningkat setelah jatuh pada kuartal kedua, penguncian wilayah kembali dilakukan karena kenaikan tingkat infeksi membuat pemulihan tidak merata.

Brent tetap berada di jalur untuk mencatat kenaikan bulanan berturut-turut, dan WTI bakal meningkat untuk bulan ketiga karena pemotongan pasokan dari Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) dan Rusia memberikan dukungan.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan, Amerika Serikat (AS) kembali meluncurkan paket stimulus untuk bisnis dan warganya yang terdampak pandemi virus corona (COVID-19).

baca juga

Dalam wawancara di program "State of the Union" CNN pada Minggu (26/7/2020), Kudlow mengatakan Partai Republik telah menyelesaikan RUU stimulus baru yang bernilai sekitar 1 triliun dolar AS (Rp 14.000 triliun).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Menguat di Tengah Ketegangan AS-China

Harga Minyak Dunia Menguat di Tengah Ketegangan AS-China

Bisnis | Senin, 27 Juli 2020 | 07:19 WIB

Kasus Covid-19 Makin Banyak, Harga Minyak Dunia Ambles 2 Persen

Kasus Covid-19 Makin Banyak, Harga Minyak Dunia Ambles 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2020 | 07:24 WIB

Stok Melimpah, Harga Minyak Dunia Turun

Stok Melimpah, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2020 | 08:10 WIB

Terkini

Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York

Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:01 WIB

Ombak Tak Bisa Dikendalikan, Tapi Keselamatan Bisa Dipersiapkan

Ombak Tak Bisa Dikendalikan, Tapi Keselamatan Bisa Dipersiapkan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 13:00 WIB

Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi

Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:58 WIB

BTS Cetak Rekor Baru, Pendapatan Tur Arirang Lampaui Beyonce

BTS Cetak Rekor Baru, Pendapatan Tur Arirang Lampaui Beyonce

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:54 WIB

Siap-siap, Warga Pekanbaru Ingin Punya Rumah Dapat Subsidi Bunga Kredit-DP

Siap-siap, Warga Pekanbaru Ingin Punya Rumah Dapat Subsidi Bunga Kredit-DP

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 12:51 WIB

Rumah Satwa Endemik Tergerus Saat Perlindungan Konservasi Hanya di Kertas

Rumah Satwa Endemik Tergerus Saat Perlindungan Konservasi Hanya di Kertas

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:50 WIB

Promo Shigeru x BRI, Makan Sushi Legend Bayar Setengah Harga

Promo Shigeru x BRI, Makan Sushi Legend Bayar Setengah Harga

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 12:49 WIB

BRI Prioritas Tambahkan 27.000 GarudaMiles, Perjalanan Nasabah Makin Berkesan

BRI Prioritas Tambahkan 27.000 GarudaMiles, Perjalanan Nasabah Makin Berkesan

Bali | Kamis, 24 September 2026 | 12:49 WIB

Nikmati Ekstra 27.000 GarudaMiles dengan Benefit Perjalanan BRI Prioritas

Nikmati Ekstra 27.000 GarudaMiles dengan Benefit Perjalanan BRI Prioritas

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 12:44 WIB

Perwakilan Buruh Sampaikan 11 Tuntutan ke Istana Sebelum Gelar Aksi di Jakarta

Perwakilan Buruh Sampaikan 11 Tuntutan ke Istana Sebelum Gelar Aksi di Jakarta

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:42 WIB

×