Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Kenaikan Harga Minyak Dunia Masih Dihantui Meningkatnya Kasus Corona

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 28 Juli 2020 | 07:22 WIB
Kenaikan Harga Minyak Dunia Masih Dihantui Meningkatnya Kasus Corona
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia menguat di tengah harapan upaya stimulus untuk membantu mengangkat perekonomian Amerika Serikat (AS). Meski demikian, kenaikan harga minyak dunia masih dibatasi oleh meningkatnya kasus virus corona, serta ketegangan antara Washington dan Beijing.

Mengutip CNBC, Selasa (28/7/2020) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 7 sen menjadi 43,41 dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika Serikat, meningkat 31 sen menjadi 41,60 dolar AS per barel.

Dolar AS yang lemah, membuat komoditas berdenominasi greenback lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, juga membantu mendorong minyak berjangka.

Indeks Dolar (Indeks DXY) mencapai level terendah sejak Juni 2018, terbebani kekhawatiran ekonomi domestik dan memburuknya hubungan AS-China.

Ketegangan terbaru antara dua ekonomi terbesar di dunia itu setelah penutupan konsulat di Houston dan Chengdu membuat investor berbondong-bondong menuju aset safe-haven, seperti emas dan obligasi, dan menjauh dari aset berisiko seperti minyak berjangka.

Sementara itu, kasus virus corona global melampaui 16 juta jiwa, dan virus tersebut melonjak di sejumlah wilayah Amerika Serikat.

Kendati permintaan minyak meningkat setelah jatuh pada kuartal kedua, penguncian wilayah kembali dilakukan karena kenaikan tingkat infeksi membuat pemulihan tidak merata.

Brent tetap berada di jalur untuk mencatat kenaikan bulanan berturut-turut, dan WTI bakal meningkat untuk bulan ketiga karena pemotongan pasokan dari Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) dan Rusia memberikan dukungan.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan, Amerika Serikat (AS) kembali meluncurkan paket stimulus untuk bisnis dan warganya yang terdampak pandemi virus corona (COVID-19).

baca juga

Dalam wawancara di program "State of the Union" CNN pada Minggu (26/7/2020), Kudlow mengatakan Partai Republik telah menyelesaikan RUU stimulus baru yang bernilai sekitar 1 triliun dolar AS (Rp 14.000 triliun).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Menguat di Tengah Ketegangan AS-China

Harga Minyak Dunia Menguat di Tengah Ketegangan AS-China

Bisnis | Senin, 27 Juli 2020 | 07:19 WIB

Kasus Covid-19 Makin Banyak, Harga Minyak Dunia Ambles 2 Persen

Kasus Covid-19 Makin Banyak, Harga Minyak Dunia Ambles 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2020 | 07:24 WIB

Stok Melimpah, Harga Minyak Dunia Turun

Stok Melimpah, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2020 | 08:10 WIB

Terkini

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:33 WIB

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:05 WIB

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing

Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:19 WIB

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:11 WIB

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:09 WIB

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:04 WIB

×