Ekosistem Digital Gojek Terbukti Mampu Perkuat Ketahanan Ekonomi

Iwan Supriyatna

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 05:17 WIB
Ekosistem Digital Gojek Terbukti Mampu Perkuat Ketahanan Ekonomi
Kantor Gojek di Jakarta. [Suara.com/Dythia Novianty]

Suara.com - Platform digital seperti Gojek dan layanan e-commerce lainnya dinilai sebagai media yang dapat menopang eksistensi UMKM serta berkontribusi terhadap ketahanan  ekonomi nasional.

Pengamat ICT Heru Sutadi mengatakan, UMKM dan sektor ritel merupakan pilar-pilar ekonomi nasional.

Kemudian di masa pandemi, lanjut dia, layanan digital menjadi salah satu solusi dan harapan bagi UMKM tetap eksis dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia yang mengalami kontraksi akibat merebaknya wabah Covid-19.

Menurutnya, dalam kondisi seperti ini, diperlukan langkah yang tepat agar menyelamatkan ekonomi dari potensi resesi dan krisis.

“Gojek dan platform digital lainnya menjadi media [bagi] UMKM bertahan [dari pandemi] dengan tetap memberikan layanan, dan selain memberikan kontribusi bagi ekonomi nasional, setidaknya juga berkontribusi pada ekonomi keluarga. [Keberadaan] mereka harus bisa meredam dampak perlambatan ekonomi,” kata Heru ditulis Sabtu (8/8/2020).

Meski demikian, Heru juga mengingatkan perlunya insentif bagi UMKM ini agar bisa bertahan, misalnya dalam bentuk permodalan, bantuan pelatihan pemanfaatan teknologi digital, serta berbagai kampanye agar mencintai dan menggunakan produk buatan Indonesia. 

Sementara bagi perusahaan penyedia layanan digitalnya, dia melihat perlunya insentif berupa penundaan perpajakan, atau penundaan angsuran kredit, agar startup tersebut terus terpacu untuk menjawab tantangan pandemi Covid-19, terutama dalam hal mendorong trasformasi layanan ke digital dan lainnya.

Selain bantuan pinjaman modal kerja bagi mitra, Ekonom Indef Bhima Yudhistira menuturkan, bahwa mitra UMKM ini juga memerlukan dukungan lain dalam bentuk internet gratis semasa pandemi.

Dia mencontohkan kebijakan di Malaysia, di mana pemerintahnya memberikan subsidi internet gratis, yaitu 1Gb per pengusaha UMKM sampai dengan akhir 2020.

baca juga

“Kita bisa lakukan itu, dalam rangka mendorong UMKM migrasi ke digital. Pastinya ini akan menolong sekali apalagi selama ini UMKM yang masuk ke ekosistem digital baru 13%. Ini berarti sebanyak 87% UMKM masih berjualan secara konvensional.  Jika kelompok yang 13% ini diberikan stimulus, kondisi mereka akan sangat bagus mengingat masih banyak orang yang suka memesan barang dari rumah,” tuturnya, 

Bhima mencatat bahwa tidak dapat dipungkiri jika saat ini terjadi booming digital, sebagaimana ditujukkan dengan pertumbuhan sektor informasi dan komunikasi sebesar 10,8% (year-on-year) pada kuartal kedua. Kondisi ini terjadi saat sektor-sektor lainnya mengalami penurunan dan perekonomian nasional terkontraksi 5,2%.

Sementara itu, LD FEB-UI dalam riset yang dipaparkannya awal pekan ini  menunjukkan jika Gojek dan ekosistem digitalnya terbukti mampu memperkuat daya tahan UMKM mitranya di tengah pandemi melalui berbagai bentuk dukungan baik yang diberikan oleh sesama mitra maupun oleh Gojek sendiri sebagai perusahaan.

Peneliti LD FEB-UI Alfindra Primaldhi menerangkan bila mitra UMKM, bahkan yang pemula sekalipun, terbantu oleh teknologi Gojek seperti GoBiz, GoPay dan GoSend, yang telah memudahkan mereka untuk bermigrasi ke teknologi digital maupun untuk bertahan di saat pandemi.

Selain itu, lanjutnya, terdapat juga program pelatigan dan pendampingan bagi UMKM yang diakui mereka telah meningkatkan keterampilannya dalam berjualan online, inovasi pemasaran, pemanfaatan media sosial dan rekapitulasi transaksi online.

LD FEB-UI mencatat ekosistem Gojek ini telah menyumbang Rp 104,6 triliun pada tahun 2019. Jumlah tersebut setara 1% dari PDB Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naikkan Kelas UMKM Tak Cukup Hanya Bantuan Modal

Naikkan Kelas UMKM Tak Cukup Hanya Bantuan Modal

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:12 WIB

Restrukturisasi Kredit Melandai, BRI Mulai Fokus ke Pelaku UMKM

Restrukturisasi Kredit Melandai, BRI Mulai Fokus ke Pelaku UMKM

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:33 WIB

Sandiaga Uno Sebut Pasar Modal dan UMKM Bisa Selamatkan RI dari Resesi

Sandiaga Uno Sebut Pasar Modal dan UMKM Bisa Selamatkan RI dari Resesi

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 13:45 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×