Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Harga Emas Anjlok, IHSG Ikut Terseret ke Zona Merah

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 12 Agustus 2020 | 09:45 WIB
Harga Emas Anjlok, IHSG Ikut Terseret ke Zona Merah
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Suara.com - Jatuhnya harga emas hingga 5,3 persen, membuat laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikut-ikutan jatuh dengan dibuka melemah ke level 5.189 pada Rabu (12/8/2020).

Melansir data RTI, IHSG turun tipis 1 poin ke level 5.189 atau atau 0,02 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin di level 5.190.

Begitu juga dengan indeks LQ45 yang ikutan turun tipis 0,61 poin atau 0,08 persen menuju level 811.

Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, titik terang penemuan vaksin Corona dan lebih bagusnya rilis data ekonomi dibanding perkiraan awal mendorong harga emas terjun bebas.

Dan bukan mustahil harga emas akan terus terkapar kedepannya.

"Sehingga tidak berlebihan jika investor sudah harus mengurangi bobot saham berbasis logam emas (seperti MDKA, ANTM, PSAB, UNTR)," kata Edwin dalam analisanya, Rabu (12/8/2020)

Apalagi kata dia jika dikombinasikan dengan jatuhnya Indeks Dow Jones sebesar 0,38 persen serta jatuhnya EIDO 0,58 persen maka menjadi sentimen yang kurang sedap bagi investor dihari Rabu ini.

IHSG diperkirakan bergerak pada rentang 5.141 hingga 5.226, adapun saham-saham yang direkomendasikan hari ini adalah BBNI, ERAA, BBRI, ASII, INDF, AKRA, WIKA, BRPT, CTRA dan GGRM.

Sementara itu mayoritas bursa saham bergerak bervariasi. Bursa saham benua kuning bergerak bervariasi pada perdagangan Selasa kemarin.

Indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 2,11 persen, lalu indeks Shanghai ditutup melemah 1,15 persen dan Indeks Kospi ditutup menguat 1,35 persen.

Wall Street ditutup melemah dikarenakan aksi profit taking serta dari terpangkasnya nilai kapitalisasi pasar saham-saham teknologi seperti saham Facebook dan Amazon yang turun lebih dari 2 persen serta dari keraguan tentang apakah Rusia telah mengembangkan vaksin yang aman dengan jangka waktu yang cepat.

Dari pasar komoditi, harga minyak kelapa sawit melemah sebesar 1,67 persen, harga emas melemah 5,13 persen dan harga batubara melemah 1,99 persen.

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat sebesar 0,63 persen ke level 5.190.

Sentimen penggerak pasar hari ini diantaranya bursa saham AS yang melemah membawa sentimen negatif untuk perdagangan hari ini.

Selain itu perlu dicermati perkembangan vaksin Covid-19 yang masih dalam fase uji coba, sementara dari Rusia mengumumkan bakal menjadi negara pertama yang menemukan vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Dunia Anjlok 5,3 Persen

Harga Emas Dunia Anjlok 5,3 Persen

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2020 | 08:36 WIB

IHSG Dibuka Menguat Tipis ke Level 5.147 Awal Pekan Ini

IHSG Dibuka Menguat Tipis ke Level 5.147 Awal Pekan Ini

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2020 | 09:19 WIB

Awal Pekan Ini, IHSG Diprediksi Kembali Akan Terkoreksi

Awal Pekan Ini, IHSG Diprediksi Kembali Akan Terkoreksi

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2020 | 07:44 WIB

Terkini

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:38 WIB

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:31 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:21 WIB

Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:13 WIB

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:01 WIB

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:35 WIB

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:30 WIB

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:42 WIB