Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Fokus Selamatkan UMKM, BRI Tetap Mampu Tumbuhkan Bisnisnya

Fabiola Febrinastri

Rabu, 19 Agustus 2020 | 18:49 WIB
Fokus Selamatkan UMKM, BRI Tetap Mampu Tumbuhkan Bisnisnya
Direktur Utama BRI, Sunarso, dalam press conference kinerja keuangan BRI Triwulan II 2020 secara daring, di Jakarta, Rabu (19/8/2020). (Dok : BRI)

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mampu  terus menumbuhkan bisnisnya di tengah upaya menyelamatkan, membantu, dan membangkitkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), akibat tekanan ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama BRI, Sunarso, dalam press conference kinerja keuangan BRI Triwulan II 2020 secara daring, di Jakarta, Rabu (19/8/2020).

“Berbeda dengan krisis sebelumnya, krisis kali ini berdampak ke seluruh lapisan masyarakat, terutama kepada pelaku UMKM akibat adanya pembatasan pembatasan yang dilakukan. Sejak awal pandemi terjadi, kami telah berkomitmen untuk fokus melakukan upaya penyelamatan dan membantu kebangkitan UMKM,” imbuh Sunarso.

Upaya masif yang dilakukan BRI untuk membantu UMKM tetap bertahan, diantaranya dengan melakukan restrukturisasi kredit. Hingga 31 Juli 2020, BRI telah melakukan restrukturisasi pinjaman senilai Rp 183,7 triliun kepada 2,9 juta debitur.

Perseroan juga berupaya mengakselerasi aktivitas ekonomi pelaku UMKM, diantaranya dengan terus menyalurkan pinjaman secara selektif. Hingga akhir Juni 2020, BRI telah menyalurkan kredit secara konsolidasian sebesar Rp 922,97 triliun, atau tumbuh 5,23 persen year on year.  Pencapaian ini lebih tinggi dari pertumbuhan kredit industri perbankan pada Juni 2020, sebesar 1,49 persen yoy.

Adapun dari total pinjaman tersebut, sebesar 78,58 persen diantaranya, atau senilai Rp 725,27 triliun disalurkan ke segmen UMKM. Perseroan menargetkan 80 persen portofolio pinjaman BRI pada 2022, yang merupakan pinjaman untuk disalurkan ke segmen UMKM.

Masuki semester II 2020, saat ini fokus BRI adalah membangkitkan kembali para pelaku UMKM, karena untuk restrukturisasi kredit pada Juni dan Juli sudah melandai dibandingkan dengan periode April dan Mei yang lalu. Gencarnya restrukturisasi yang dilakukan, yang dibarengi dengan penyaluran kredit yang selektif, mampu membuat NPL BRI konsolidasian terjaga di angka 3,13 persen, dengan NPL Coverage 187,73 persen pada akhir Juni 2020.

“Bagi kami, pertumbuhan yang sustainable dalam jangka panjang merupakan hal utama. Oleh karenanya, kami berjibaku untuk memastikan debitur UMKM BRI mampu bertahan karena menjadi sumber penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia serta tumpuan bisnis BRI di masa depan,” urai Sunarso.

Dari segi liabilities, BRI mampu menumbuhkan Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga double digit. Hingga akhir Juni 2020, DPK BRI konsolidasian tercatat Rp 1.072,50 triliun, tumbuh 13,49 persen yoy, dimana pencapaian ini lebih tinggi dari penghimpunan DPK industri perbankan pada Juni 2020, sebesar 7,95 persen yoy. DPK BRI didominasi oleh dana murah (CASA) sebesar 55,81 persen.

Di sisi lain, pandemi mampu mendorong transaksi digital di BRI sehingga mampu mendongkrak pencapaian pendapatan berbasis komisi. Hingga akhir Semester I 2020, pendapatan berbasis komisi BRI tercatat sebesar Rp 7,46 triliun atau tumbuh 18,59 persen yoy.

baca juga

Strategi yang telah diterapkan perusahaan untuk tetap tumbuh di tengah pandemi membuahkan hasil yang positif. Hingga akhir Juni 2020, perseroan mampu mencatat laba konsolidasian sebesar Rp 10,20 triliun, dengan aset konsolidasian mencapai Rp 1.387,76 triliun atau tumbuh 7,73 persen yoy.

BRI juga mampu menjaga loan to deposit ratio (LDR) secara ideal di angka 86,06 persen, atau lebih rendah dengan LDR BRI di akhir Juni 2019 sebesar 92,81 persen. Sementara itu, permodalan BRI mampu dijaga dengan optimal dengan CAR 20,15 persen.

Krisis yang tengah terjadi saat ini menjadi akselerator transformasi yang telah dilakukan BRI sejak 2016. Transformasi yang dilakukan juga sebagai upaya untuk menjaga keberlangsungan UMKM dengan membawa misi membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Meningkatkan produktivitas UMKM artinya sama dengan meningkatkan penyerapan tenaga kerja karena UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia,” pungkas Sunarso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Mandiri Klaim Berikan Pelonggaran Kredit ke 545 Ribu Nasabah

Bank Mandiri Klaim Berikan Pelonggaran Kredit ke 545 Ribu Nasabah

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2020 | 14:59 WIB

BRI Tunjuk Aestika Oryza Gunarto Sebagai Corporate Secretary

BRI Tunjuk Aestika Oryza Gunarto Sebagai Corporate Secretary

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2020 | 16:15 WIB

Blibli Ajak Pelanggan dan Pelaku UMKM Jadi Pejuang Lokal

Blibli Ajak Pelanggan dan Pelaku UMKM Jadi Pejuang Lokal

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2020 | 12:29 WIB

HUT RI ke-75, BRI Usung Semangat Berbagi di Tengah Pandemi

HUT RI ke-75, BRI Usung Semangat Berbagi di Tengah Pandemi

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2020 | 09:56 WIB

Akselerasi Inklusi Keuangan, 434 Ribu AgenBRILink Layani Negeri

Akselerasi Inklusi Keuangan, 434 Ribu AgenBRILink Layani Negeri

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2020 | 16:00 WIB

Gojek Luncurkan Solusi Satu Atap untuk Akselerasi Digitalisasi UMKM

Gojek Luncurkan Solusi Satu Atap untuk Akselerasi Digitalisasi UMKM

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:51 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB