Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Pedagang Batik Dapat Tambahan Modal Usaha dari BRI

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 31 Agustus 2020 | 16:51 WIB
Pedagang Batik Dapat Tambahan Modal Usaha dari BRI
Veronica Sukirah pedagang batik di Yogyakarta. (Dok: Bank BRI).

Suara.com - Usia boleh tua, tapi jiwa tetap muda. Begitulah gambaran hidup Veronica Sukirah (74) yang masih semangat berdagang pakaian di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Ibu delapan anak ini tidak pernah merasa gentar untuk berjualan, meski berada di situasi sulit akibat pandemi Virus Corona (Covid-19).

Veronica yang menetap di Prayodirjan, Gondomanan ini, telah memulai usaha berdagang sejak 1969 silam, bersama dengan suami. Kala itu, ia memulai dengan usaha konveksi (pakaian) kemudian beralih berjualan sepatu dan sandal, hingga kembali memasarkan pakaian. Ketika suaminya meninggal dunia, usaha dagang pakaian batik pun dilakoninya sendirian.

Berjualan di tengah pandemi Covid-19, menurut Veronica, sangatlah sulit dibandingkan sebelum adanya wabah. Pendapatan yang dihasilkan dari berdagang pakaian batik pun “terjun bebas”.  Sebelum Covid – 19 melanda Indonesia, Veronica dapat mengantongi uang hasil berjualan Rp 150 ribu – Rp 200 ribu per hari. Akibat Covid – 19, mendapatkan keuntungan Rp 5 ribu saja terasa berat.

“Waktu itu tidak laku beneran. Gak laku blas. 3 bulan pas awal pandemi sepi banget, gak ada pembeli, gak ada orang datang. Pokoknya pasar itu kayak pasar mati. Padahal dibuka dari jam 9 sampai jam 3 sore. Baru masa-masa new normal ini baru ada pembeli,” katanya ketika dihubungi, Kamis (27/8/2020).

Saat ini dagangan batik Veronica sudah mulai menghasilkan, meski belum sebanyak dulu ketika belum ada corona. Tidak setiap hari ramai pembeli. Pengunjung pasar baru sedikit ramai pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. “Pokoknya sekarang itu kita harus berjuang, usaha, sambil tawakal,” tuturnya.

Sejak memulai usaha, Veronica mencoba untuk tidak mencari pinjaman guna tambahan modal. Hasil usaha yang diperolehnya, ia putar kembali untuk modal berjualan. Saat masa pandemi ini, manakala penghasilan dari dagangan batik belum stabil, ia berupaya untuk hidup hemat. Uang pemberian dari anak, ia putar untuk modal usaha. Veronica terlatih untuk hidup mandiri dan bekerja keras, menghidupi keluarganya.

“Saya tidak pernah mengajukan pinjaman ke bank. Kekhawatiran saya, kalau saya dipanggil Tuhan, kasihan anak-anak akan menanggung beban dan merepotkan,” ungkapnya.

Veronica mengaku tetap bersemangat untuk terus berjualan dan berdoa. Keyakinan itu berbuah manis. Veronica terpilih menjadi pedagang yang menerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) dari Pemerintah, yang disalurkan melalui Bank BRI.

“Puji Tuhan itu memang rezeki saya. Saya nyaris tidak percaya, saya bisa mendapatkan bantuan. Pegawai BRI mencari – cari saya dengan nama Veronica Sugilah, sementara saya di pasar dipanggil nama Bu Dalmito [nama suami]. Akhirnya saya diberitahu untuk datang ke Bank BRI untuk dapat bantuan,” kata Veronica bersemangat.

baca juga

Adanya Banpres Produktif menjadi angin segar bagi Veronica untuk menambah modal dagangan. Bantuan sebesar Rp 2,4 juta yang ia peroleh, langsung masuk ke rekening tabungan di BRI. Ia mencairkan dana itu untuk modal usaha, dan tak lupa menyisakan Rp 250 ribu untuk menabung. Berkat bantuan ini, Veronica dapat kulakan[membeli barang dagangan secara grosir] sebanyak empat kodi celana batik dari Pekalongan.

“Iya saya gunakan untuk modal usaha lagi. Makanya saya sungguh-sungguh terima kasih. Makanya kalau ketemu Presiden Jokowi dan Bapak Menteri Koperasi saya ingin mengucapkan terima kasih. Saya kaget juga dapat bantuan itu, karena saya gak pernah dapat,” urainya.

Veronica mengungkapkan ketika masih muda telah menjadi nasabah simpanan Bank BRI. Karena terjadi resesi ekonomi pada 1998, Veronica tidak lagi bisa menabung. Lalu, saat pertemuan pedagang pasar pada medio September – Oktober lalu, Veronica kembali menjadi nasabah Bank BRI.

Veronica berharap, bantuan semacam ini dapat terus diberikan bagi pedagang-pedagang kecil seperti dirinya. “Jadi bantuan ini sungguh-sungguh menolong. Sungguh berterima kasih. Jangankan untuk modal ya, sekarang masa corona itu mendapatkan bantuan berapa pun dan apa pun bentuknya sudah merasa bersyukur dan terima kasih” paparnya.

Bank BRI telah ditunjuk oleh pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UMKM sebagai lembaga penyalur Banpres Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) terbesar di Indonesia. Pada tahap pertama, Bank BRI telah menyalurkan Rp1,64 triliun kepada lebih dari 683 ribu pelaku usaha mikro di Tanah Air. Banpres ini merupakan hibah, bukan pinjaman. Pemberian bantuan ditujukan untuk tambahan modal usaha yang harapkan dapat menggerakkan ekonomi.

Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengungkapkan saat ini BRI fokus untuk mendukung dan mendorong percepatan penyaluran berbagai stimulus dari pemerintah agar tepat sasaran, salah satunya BPUM.

"Sekarang stimulus dulu kita perlancar untuk sampai di masyarakat sesuai tujuannya. Dari situ kemudian muncul permintaan, lalu bank bisa menyalurkan kredit, dan kemudian memutar perekonomian secara sustain. Dengan demikian maka kita akan kembali lagi meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Saya kira itu yang harus jadi fokus kita sekarang,” tutup Sunarso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Gelar Pelatihan Virtual Ketahanan Pangan Tingkatkan Produktivitas

BRI Gelar Pelatihan Virtual Ketahanan Pangan Tingkatkan Produktivitas

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2020 | 16:44 WIB

Bangkitkan UMKM, BRI Gelar Pelatihan Virtual Ketahanan Pangan Keluarga

Bangkitkan UMKM, BRI Gelar Pelatihan Virtual Ketahanan Pangan Keluarga

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2020 | 10:39 WIB

Upaya BRI Bangkitkan UMKM di Tengah Pandemi

Upaya BRI Bangkitkan UMKM di Tengah Pandemi

Video | Senin, 31 Agustus 2020 | 10:00 WIB

BRI Sukseskan Banpres Produktif Usaha Mikro di Yogyakarta

BRI Sukseskan Banpres Produktif Usaha Mikro di Yogyakarta

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2020 | 13:01 WIB

Jadi Bank Kustodian Tapera, Ini Strategi Bank BRI

Jadi Bank Kustodian Tapera, Ini Strategi Bank BRI

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 18:03 WIB

BRI Berhasil Jaga Pertumbuhan Bisnis di Tengah Upaya Penyelamatan UMKM

BRI Berhasil Jaga Pertumbuhan Bisnis di Tengah Upaya Penyelamatan UMKM

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2020 | 13:39 WIB

Terkini

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

×