Mentan Kunjungi Food Estate Hortikultura, Program Super Prioritas Kementan

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 12 September 2020 | 11:10 WIB
Mentan Kunjungi Food Estate Hortikultura, Program Super Prioritas Kementan
Mentan, Syahrul Yasin Limpo dan alat mesin pertanian. (Dok : Kementan)

Suara.com - Food Estate Hortikultura menjadi salah satu Program Super Prioritas Kementerian Pertanian (Kementan) tahun ini. Untuk mewujudkan hal itu, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke Food Estate Hortikultura di Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, Jumat (11/9/2020).

Kementan akan menggarap Food Estate di Humbahas dengan full mekanisasi. Mentan menyalurkan bantuan sebanyak 327 unit alat dan mesin pertanian (alsintan).

Mentan, Syahrul Yasin Limpo dan alat mesin pertanian. (Dok : Kementan)
Mentan, Syahrul Yasin Limpo dan alat mesin pertanian. (Dok : Kementan)

“Kehadiran saya hari ini, ingin memastikan bahwa Program Food Estate Hortikultura di Humbang Hasundutan berlangsung sesuai rencana. Dengan begitu, saya bisa melaporkan dan meyakinkan kepada presiden, sejauh mana kesiapan pemerintah daerah dan masyarakat Humbang Hasundutan menerima dan melaksanakan program Food Estate ini,” katanya.

Mentan menegaskan, Food Estate di Humbahas akan dikelola secara full mekanisasi. Untuk itu, Kementan menyalurkan bantuan alsintan 327 unit, yang terdiri dari traktor roda empat 25 unit, Traktor Roda dua (100 unit), Pompa Air (100 unit), cultivator (100 unit) dan excavator standar (2 unit).

“Saya minta alat dan mesin tersebut bisa dikelola dan disinergikan dengan alat mesin yang saat ini sudah ada, supaya pengolahan lahan bisa lebih cepat,” katanya.

Menurutnya, kalau klaster percontohan tahun ini sukses, program serupa akan diterapkan ke daerah-daerah lain di Indonesia.

Sementara itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, dengan mekanisasi, maka pengolahan lahan Food Estate di Humbang Hasundutan akan berjalan cepat.

“Penggunaan alsintan di pertanian sangat membantu, karena alsintan membuat kerja petani jauh lebih efisien dan efektif. Selain itu, alsintan bisa mendukung penambahan indeks pertanaman dan juga mendukung penngkatan produksi,” katanya.

Sarwo menjelaskan, traktor roda 2 dan roda 4 yang diberikan ke lokasi Food Estate di Humbang Hasundutan akan membuat pengolahan lahan jauh lebih cepat.

baca juga

“Dengan cara konvensional, pengolahan lahan harus dilakukan dengan banyak orang dan makan waktu berhari-hari. Dengan traktor roda 2 dan roda 4, maka hanya dibutuhkan seorang operator dengan waktu pengolahan lahan hanya hitungan jam,” katanya.

Untuk membantu kebutuhan air selama olah lahan dan juga untuk kebutuhan tanam nanti, sebanyak 100 unit pompa air digelontorkan.

“Kita ingin semua pihak, khususnya di Humbang Hasundutan, untuk bahu-membahu dan bersama-sama mendukung kegiatan ini. Kita mendukung dengan alsintan dan kita harapkan dukungan ini bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan potensi di Food Estate,” tuturnya.

Target besar di lokasi Food Estate Humbang Hasundutan adalah 30.000 hektare lahan yang bisa diolah dan kelola hingga 3 tahun ke depan. Untuk tahun ini, Kementan membuat klaster terpadu seluas 1.000 hektare sekaligus menjadi percontohan nasional.

Komoditas utama yang dikembangkan meliputi kentang bahan baku industri, bawang merah dan bawang putih. Skema yang dikembangkan adalah kemitraan dengan investor.

Dengan begitu petani setidaknya mendapat 3 manfaat sekaligus, yaitu permodalan, teknologi budi daya dan jaminan pemasaran hasil.

“Tujuan akhirnya adalah terbentuknya korporasi petani yang maju dan berkelanjutan di Humbang Hasundutan,” tutur Sarwo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan : Petani harus Antisipasi Kondisi yang Bisa Ancam Lahan Pertanian

Mentan : Petani harus Antisipasi Kondisi yang Bisa Ancam Lahan Pertanian

Bisnis | Jum'at, 11 September 2020 | 12:44 WIB

Banjir di Kabupaten Landak, Mentan Minta Petani Data Lahan yang Kebanjiran

Banjir di Kabupaten Landak, Mentan Minta Petani Data Lahan yang Kebanjiran

Bisnis | Kamis, 10 September 2020 | 14:55 WIB

1 September 2020, Petani di 4 Kawasan Ini akan Terima Kartu Tani

1 September 2020, Petani di 4 Kawasan Ini akan Terima Kartu Tani

Bisnis | Rabu, 09 September 2020 | 13:45 WIB

Kartu Tani Membuat Pendistribusian Pupuk Bersubsidi Jadi Tepat Sasaran

Kartu Tani Membuat Pendistribusian Pupuk Bersubsidi Jadi Tepat Sasaran

Bisnis | Selasa, 08 September 2020 | 14:37 WIB

Ancaman Kekeringan Melanda, Mentan Ajak Petani Manfaatkan Asuransi

Ancaman Kekeringan Melanda, Mentan Ajak Petani Manfaatkan Asuransi

Bisnis | Senin, 07 September 2020 | 15:05 WIB

Kontroversi Ganja Sebagai Tanaman Obat

Kontroversi Ganja Sebagai Tanaman Obat

Jabar | Senin, 07 September 2020 | 08:21 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×