Ancaman Kekeringan Melanda, Mentan Ajak Petani Manfaatkan Asuransi

Fabiola Febrinastri

Senin, 07 September 2020 | 15:05 WIB
Ancaman Kekeringan Melanda, Mentan Ajak Petani Manfaatkan Asuransi
Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok : Kementan)

Suara.com - Di saat serangan hama meningkat dan ancaman kekeringan di sejumlah daerah, para petani disarankan untuk memanfaatkan asuransi. Saat ini, asuransi sudah menjadi pilihan banyak petani untuk melindungi lahan pertanian.

Hal tersebut dikemukakan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo. Ia mengajak para petani Indonesia untuk melindungi lahan pertanian mereka dari kerugian dengan memanfaatkan asuransi.

“Asuransi sudah menjadi pilihan banyak petani di Indonesia untuk melindungi lahan. Apalagi dalam kondisi seperti sekarang, di saat serangan hama cukup tinggi di sejumlah daerah, belum lagi ada ancaman kekeringan dan lainnya,” tuturnya, di Jakarta, Senin (7/9/2020).

Pada kesempatan itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Sarwo Edhy juga mengutarakan hal serupa. Dengan memanfaatkan asuransi, petani bisa beraktivitas dengan tenang.

“Salah satu kekhawatiran dalam pertanian adalah adanya ancaman gagal panen. Penyebabnya beragam, bisa akibat bencana alam, bisa akibat cuaca ekstrem yang memicu kekeringan dan banjir. Atau bisa juga akibat serangan hama seperti tikus, hama wereng, juga ulat. Ssuransi meng-cover semua itu,” tutur.

Sarwo menambahkan, asuransi merupakan salah satu komponen dalam manajemen usaha tani untuk mitigasi risiko, bila terjadi gagal panen.

“Dengan asuransi, usaha tani yang mengalami gagal panen akan mendapatkan penggantian atau klaim dari perusahaan asuransi, sehingga ada jaminan terhadap keberlangsungan usaha tani dan tidak terjadi gagal bayar terhadap kreditnya,” terangnya.

Salah satu asuransi yang bisa dimanfaatkan petani adalah Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Adapun premi yang harus dibayarkan hanya sebesar Rp 180.000 /hektare/MT. dan nilai pertanggungan sebesar Rp 6.000.000/hektare/MT.

Asuransi ini memberikan perlindungan terhadap serangan hama penyakit, banjir, dan kekeringan.

baca juga

Salah satu contoh serangan hama terjadi di Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam. Ulat menyerang tanaman padi milik petani sejak beberapa pekan lalu. Salah satu petani Kelompok Durian 1 Desa Sekerebang, Sunardi mengatakan, hama menyerang hampir seluruh tanaman padi miliknya dan bahkan hampir seluruh tanaman padi mulai menguning, karena hama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Percepat Kartu Tani untuk Subsidi Pupuk, Petani: Jadi Ribet, Aneh

Kementan Percepat Kartu Tani untuk Subsidi Pupuk, Petani: Jadi Ribet, Aneh

Jogja | Senin, 31 Agustus 2020 | 20:30 WIB

Ribuan Ternak Babi Mati, Dinas Peternakan NTT Tetapkan Siaga Satu

Ribuan Ternak Babi Mati, Dinas Peternakan NTT Tetapkan Siaga Satu

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 10:43 WIB

Kementan Gandeng PB IDI Lakukan Uji Klinis Eucalyptus Antivirus Corona

Kementan Gandeng PB IDI Lakukan Uji Klinis Eucalyptus Antivirus Corona

Health | Selasa, 07 Juli 2020 | 09:04 WIB

Teruskan Penelitian, Kementan Sebut Kalung Eucalyptus Bukan Obat Covid-19

Teruskan Penelitian, Kementan Sebut Kalung Eucalyptus Bukan Obat Covid-19

Health | Minggu, 05 Juli 2020 | 16:45 WIB

Kementan: Kalung Antivirus Corona Bukan Obat Tapi Ekstrak

Kementan: Kalung Antivirus Corona Bukan Obat Tapi Ekstrak

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 13:43 WIB

Kementan: Kalung Antivirus Corona Bukan Vaksin

Kementan: Kalung Antivirus Corona Bukan Vaksin

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 12:08 WIB

Mentan Produksi Kalung Antivirus, Ferdinand: Jangan Buat Alasan Direshuffle

Mentan Produksi Kalung Antivirus, Ferdinand: Jangan Buat Alasan Direshuffle

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 12:06 WIB

Terkini

Industri Furnitur Global Bisa Tembus USD 1,1 Triliun di 2034, Tapi RI Baru Kuasai 4% Pasar AS

Industri Furnitur Global Bisa Tembus USD 1,1 Triliun di 2034, Tapi RI Baru Kuasai 4% Pasar AS

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 15:06 WIB

Fadia Dituntut 5 Tahun, KPK Justru Buka Penyidikan Baru dari Kasus Pekalongan

Fadia Dituntut 5 Tahun, KPK Justru Buka Penyidikan Baru dari Kasus Pekalongan

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 15:05 WIB

Cara Ampuh Pudarkan Flek Hitam dalam 1-2 Minggu ala Dokter Gio, Wajib Coba Urutan Skincare Ini!

Cara Ampuh Pudarkan Flek Hitam dalam 1-2 Minggu ala Dokter Gio, Wajib Coba Urutan Skincare Ini!

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:05 WIB

Pemilik Makin Hemat, Penggantian Ban Mobil Banyak Ditunda Akibat Daya Beli Melemah

Pemilik Makin Hemat, Penggantian Ban Mobil Banyak Ditunda Akibat Daya Beli Melemah

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 15:04 WIB

Air Menetes di Bawah Kulkas dan Dalam Rak Penampungan? Ini Solusinya

Air Menetes di Bawah Kulkas dan Dalam Rak Penampungan? Ini Solusinya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:04 WIB

Apakah Rambut Rontok karena Stres Bisa Tumbuh Kembali? Ini Penjelasannya

Apakah Rambut Rontok karena Stres Bisa Tumbuh Kembali? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:03 WIB

Kejagung Geledah Rumah Eks Bupati Nunukan Terkait Kasus Batubara di Kaltara

Kejagung Geledah Rumah Eks Bupati Nunukan Terkait Kasus Batubara di Kaltara

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:01 WIB

Review Film Daayra: Hadirkan Realita Pahit Penegakan Hukum yang Dilematis!

Review Film Daayra: Hadirkan Realita Pahit Penegakan Hukum yang Dilematis!

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:00 WIB

5 Cara Memilih Sneakers dengan Bantalan Terbaik agar Nyaman untuk Jalan Jauh

5 Cara Memilih Sneakers dengan Bantalan Terbaik agar Nyaman untuk Jalan Jauh

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:00 WIB

YGMD Laporkan Kemendikdasmen ke APH Terkait Dugaan KKN Proyek Digitalisasi Sekolah

YGMD Laporkan Kemendikdasmen ke APH Terkait Dugaan KKN Proyek Digitalisasi Sekolah

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 14:58 WIB

×