Sinergi 2 Kementerian Bisa Tekan Disparitas Harga Melalui Tol Laut

Selasa, 22 September 2020 | 07:15 WIB
Sinergi 2 Kementerian Bisa Tekan Disparitas Harga Melalui Tol Laut
Kapal Tol Laut Logistik Natuna di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (25/10).

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta semua pihak berkoordinasi dalam program tol laut. Salah satunya, meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) agar bisa mengendalikan harga-harga barang yang diangkut tol laut.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Agus Purnomo mengatakan, permintaan ini dilontarkan agar tak terjadi perbedaan harga atau disparitas harga yang tinggi.

"Kalau dari peran masing-masing Kementerian/Lembaga yang mendukung, paling dominan adalah Kemendag misalnya supaya bisa harga bisa dikendalikan agar tidak terjadi disparitas dari pelabuhan asal dan tujuan," ujar Agus dalam sebuah webinar, ditulis Selasa (22/9/2020).

Selain itu, Agus juga meminta agar Kemendag memastikan muatan balik dari daerah tujuan ke daerah asal. Sehingga, lanjut dia, kelemahan program tol laut terkait dengan muatan balik bisa diredam.

"Kami minta dukungan dari Kementerian/Lembaga terkait di sini sudah ada jalur distribusi barang dari barat ke terpencil terluar dengan angkutan yang disiapkan. Marilah kita sama-sama memanfaatkan jalur tersedia ini agar pertumbuhan ekonomi di wilayah tujuan bisa berhasil," ucap dia.

Mantan Direktur Utama PT INKA (Persero) ini menuturkan, pemerintah bersama BUMN sudah membangun fasilitas agar kapal bisa mengangkut muatan jika balik ke daerah asal.

"Contoh ada Rumah Kita dibuat BUMN dan depo gerai maritim di wilayah timur. Ini bisa untuk distribusi dan bagaimana muatan balik terjadi. Kami menyediakan jalur untuk mengangkut komoditas barang pokok penting dari daerah awal ke tujuan," jelas dia.

Program Tol Laut diluncurkan tahun 2015 sebagai salah satu program unggulan pemerintah berupa program pengangkutan logistik kelautan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan di nusantara untuk mengurangi disparitas harga antar wilayah, antar pulau, antar daerah serta memangkas biaya logistik yang mahal.

Untuk mewujudkan tujuan ini dibutuhkan sinergi para stakeholders, khususnya antara kementerian dan lembaga, pemerintah pusat dan daerah, dan juga para pelaku usaha dan operator prasarana dan sarana transportasi laut.

Baca Juga: Anggaran Tol Laut Rp 400 Miliar Hampir Dipotong Imbas Corona

Seiring dengan kebutuhan masyarakat, Program Tol Laut terus mengalami peningkatan dan pengembangan seperti trayek yang bertambah, jumlah muatan yang makin meningkat, maupun kapasitas kapal yang makin besar. Saat ini telah ada 26 trayek yang telah dijalankan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI