Tingkatkan Produksi Pertanian, Kementan Bangun Dam Parit

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 23 September 2020 | 14:03 WIB
Tingkatkan Produksi Pertanian, Kementan Bangun Dam Parit
Pembangunan dam parit oleh Kementerian Pertanian. (Dok : Kementan).

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Beberapa upaya yang telah dilakukan seperti bantuan benih unggul, alat mesin pertanian dan pupuk.

Selain memberikan bantuan tersebut, saat ini Kementan juga juga fokus mengantisipasi kekurangan air irigasi yang sering terjadi terutama pada musim kemarau, sehingga banyak membangun dam parit, salah satunya di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan program dan bantuan dam parit yang dijalankan Kementan bertujuan untuk meningkatkan luas areal tanam dan peningkatan angka produksi pertanian.

Pasalnya, air irigasi merupakan faktor utama berhasil dan tidaknya usaha pertanian dan kunci meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas dan perluasan areal tanam baru sehingga produksi pangan terus meningkat.

"Dengan adanya dam parit air sungai dapat ditahan dan ditampung untuk selanjutnya dapat dialirkan ke lahan pertanian. Untuk itu yang menjadi skala prioritas alokasi kegiatan embung pertanian adalah pada lokasi yang rawan terdampak bencana kekeringan akibat anomali iklim," beber Sarwo.

Pembangunan dam parit oleh Kementerian Pertanian. (Dok : Kementan).
Pembangunan dam parit oleh Kementerian Pertanian. (Dok : Kementan).

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sinar Sawargi, Warsidi mengungkapkan program Kementan dalam meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas dan bertambahnya luas tanam melalui bantuan dam parit sangat memberikan solusi nyata bagi petani di Kabupaten Bandung khususnya petani di Poktan Sinar Sawargi.

Pembangunan dam parit telah mengatasi kekurangan air di lahan pertanian yang selama ini merupakan masalah klasik yang dihadapi petani pada musim kemarau.

"Para petani melalui ketua kelompok dan penyuluh pertanian menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo, Dirjen PSP Sarwo Edi dan Direktur irigasi Rahmanto yang sudah mengalokasikan bantuan pembangunan dam parit. Dulu untuk peroleh air irigasi cukup susah dan produksi padi tidak banyak, tapi kini lahan terairi bertambah luas dan produksi naik," demikian dikatakan Warsidi di Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2020).

Warsidi menjelaskan dalam mempercepat pembangunan dam parit bantuan Kementan tersebut, para petani sangat antusias melakukan swadaya tenaga sehingga dam parit dengan cepat selesai dibangun. Alhasil, luas lahan yang terairi bertambah luas dan produksi padi pun meningkat karena tanaman mendapatkan asupan air irigasi yang cukup bahkan melimpah.

baca juga

"Sebelum adanya pembangunan dam parit produktivitas padi hanya mencapai 5 ton perhektar, tapi sekarang bisa mencapai 6 ton. Luas lahan sebelumnya yang terairi hanya mencapai 30 hektar sekarang bisa mengairi hingga 50 hektar," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menegaskan pembangunan dam parit untuk mengantisipasi kemungkinan adanya El-Nino atau musim kering. Pembangunan itu diharapkan bisa menampung air hujan dan mengairi sawah sehingga mampu meminimalisir kerugian petani

"Dengan dam parit, kebutuhan air untuk pertanian menjadi terpenuhi, utamanya saat musim kemarau. Oleh karena itu, pembangunan dam parit harus dekat kawasan pertanian sebagai upaya konservasi air yang tepat guna," tegasnya.

"Pun tidak terlepas dari pengelolaan dan pemeliharaan yang baik dari Poktan yang ada di sekitar dam parit, semua harus bersama-sama menjaganya,” pinta SYL.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR :  Alsintan Jadi Terobosan Kementan Tingkatkan Nilai Tambah Petani

DPR : Alsintan Jadi Terobosan Kementan Tingkatkan Nilai Tambah Petani

Bisnis | Selasa, 22 September 2020 | 11:05 WIB

Kekeringan Lahan Bisa Diantisipasi dengan 2 Cara, Ini Kata Mentan

Kekeringan Lahan Bisa Diantisipasi dengan 2 Cara, Ini Kata Mentan

Bisnis | Senin, 21 September 2020 | 13:39 WIB

Lahan di Sumba Timur Dilanda Kekeringan, Kementan Beri Masukan

Lahan di Sumba Timur Dilanda Kekeringan, Kementan Beri Masukan

Bisnis | Senin, 21 September 2020 | 13:32 WIB

Kementan Siapkan Skema agar Pupuk Subsidi Diterima Petani yang Membutuhkan

Kementan Siapkan Skema agar Pupuk Subsidi Diterima Petani yang Membutuhkan

Bisnis | Minggu, 20 September 2020 | 12:37 WIB

Ancaman Kekeringan harus Disikapi Serius, Mentan Ajak Petani Ikut Asuransi

Ancaman Kekeringan harus Disikapi Serius, Mentan Ajak Petani Ikut Asuransi

Bisnis | Sabtu, 19 September 2020 | 16:19 WIB

Tahun Ini, Grafik Kinerja Sektor Pertnian Meningkat Signifikan

Tahun Ini, Grafik Kinerja Sektor Pertnian Meningkat Signifikan

Bisnis | Kamis, 17 September 2020 | 20:47 WIB

Terkini

Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional, Fokus Cegah Karhutla

Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional, Fokus Cegah Karhutla

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:36 WIB

El Nino Bikin Was-was Pemerintah, Harga Pangan Bisa Naik

El Nino Bikin Was-was Pemerintah, Harga Pangan Bisa Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:36 WIB

AI Bisa Permudah Trading, Tapi Keputusan Investasi Tetap di Investor

AI Bisa Permudah Trading, Tapi Keputusan Investasi Tetap di Investor

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:32 WIB

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:29 WIB

Karier Penghina JK Silfester di BUMN Hanya Seumur Jagung

Karier Penghina JK Silfester di BUMN Hanya Seumur Jagung

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:29 WIB

Ingin Lawan Tudingan Suap Pansus Haji, Kubu Yaqut Minta Saksi dari DPR Hadir di Sidang

Ingin Lawan Tudingan Suap Pansus Haji, Kubu Yaqut Minta Saksi dari DPR Hadir di Sidang

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:24 WIB

Saat Kecantikan dan Fashion Bertemu dalam Gaya yang Lebih Personal

Saat Kecantikan dan Fashion Bertemu dalam Gaya yang Lebih Personal

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 21:11 WIB

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas: Ini Rumah Dinas

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas: Ini Rumah Dinas

Video | Kamis, 24 September 2026 | 21:10 WIB

Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir

Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 20:59 WIB

Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober

Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 20:55 WIB

×