Bank DBS Indonesia Tawarkan Investasi Reksa Dana ke Nasabah

Rabu, 23 September 2020 | 18:52 WIB
Bank DBS Indonesia Tawarkan Investasi Reksa Dana ke Nasabah
Bank DBS

Suara.com - Bank DBS Indonesia menggandeng Mandiri Manajemen Investasi (MMI) untuk menyediakan instrumen investasi kepada nasabah. Instrumen investasi itu yaitu reksa dana Mandiri Global Sharia Equity Dollar.

Director of Consumer Banking Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung menerangkan, produk reksa dana ini penempatannya fokus pada perusahaan di sektor-sektor yang tangguh, seperti digitalisasi, kesehatan, keuangan, hingga energi. 

"Produk ini juga menyediakan pilihan dan peluang bagi nasabah yang ingin mendiversifikasikan kekayaannya dengan penempatan di pasar global," ujar Rudy dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (23/9/2020).

Dari sisi penjualan, Bank DBS menargetka  penjualan Mandiri Global Sharia Equity Dolar (MGSED) sebesar Rp 200 miliar hingga Rp 300 miliar dalam kurun satu tahun ke depan.

Sedangkan, produk tersebut memiliki Return on Invested Capital (ROIC) sebesar 19,4 persen yang mana lebih tinggi dari benchmark yang sebesar 14,8 persen, dan long-term EPS growth 23,5 persen, price to earning (PE) 42,7 kali, serta Enterprise Value/EBITDA sebesar 27,4 kali.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama, PT Mandiri Manajemen  Investasi, Alvin Pattisahusiwa menuturkan, nasabah bakal mendapatkan kuntungan lebih jika memilih produk ini.

"Di antaranya pengelolaan manajemen investasi yang profesional, diversifikasi investasi, fleksibilitas investasi, kemudahan pencairan investasi, dan transparansi informasi," ucap dia.

Melihat perkembangan tren investasi di tahun 2020, adalah penting untuk melakukan diversifikasi pada portofolio. 

Dengan berinvestasi di Mandiri Global Sharia Equity Dollar, nasabah dapat mengembangkan portofolio mereka dengan berinvestasi para perusahaan-perusahaan global yang inovatif, seperti Microsoft Corp, Apple Inc, Alibaba Group Holdings-SP ADR, dan lain-lain.

Baca Juga: Bobol Bank DBS Singapura, Ibu Rumah Tangga Dibekuk Polisi

Mandiri Global Sharia Equity Dollar merupakan instrumen reksa dana syariah berbasis efek luar negeri  yang dapat diperjualbelikan dengan mengacu pada harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit penyertaan yang dipublikasikan setiap hari. 

Produk investasi ini bertujuan untuk memberikan tingkat pendapatan investasi dalam denominasi Dollar Amerika Serikat, untuk jangka panjang dengan berinvestasi dalam portofolio Efek Syariah Luar Negeri yang bersifat Ekuitas di dalam Daftar Efek Syariah.

Beberapa kelebihan yang ditawarkan oleh Mandiri Global Sharia Equity Dollar, yaitu akses investasi ke pasar global, memperluas alternatif produk dalam mata uang Dollar Amerika Serikat yang didukung oleh global expertise. 

Pengelolaan investasi dilakukan oleh JP Morgan Asset Management selaku Technical Advisor, untuk memberikan masukan kepada tim pengelola investasi di Mandiri Investasi dalam mengelola portofolio global Mandiri Global Sharia Equity Dollar sehingga memberikan potensi imbal hasil optimal pada setiap kondisi pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI