Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Rehabilitasi Jaringan Irigasi Mampu Aliri 100 Hektare Sawah di Cirebon

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 25 September 2020 | 11:54 WIB
Rehabilitasi Jaringan Irigasi Mampu Aliri 100 Hektare Sawah di Cirebon
Ilustrasi pengairan. (Dok : Kementan)

Suara.com - Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) bertujuan untuk memastikan memastikan bahwa lahan pertanian mendapatkan air hingga panen. Hal inilah yang dirasakan  oleh petani di Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, di lahan seluas 100 hektare.

“Pengelolaan air dilakukan petani untuk memastikan lahannya bisa terus berproduksi. Pengelolaan air bisa dilakukan, salah satunya dengan merehabilitasi jaringan irigasi, sehingga air benar-benar dipastikan mengalir ke lahan pertanian. Pengaturannya pun tepat,” ujar Menteri Pertanian (Mentan) SYL, Jakarta, Jumat (25/9/2020).

Sementara itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy mengatakan, RJIT dilakukan untuk mendukung aktivitas pertanian.

“RJIT bukan hanya membenahi saluran irigasi yang bermasalah, tapi juga memaksimalkan fungsi saluran, agar luas areal tanam bisa bertambah, sehingga indeks pertanaman dan provitasnya diharapkan meningkat,” tuturnya.

Kegiatan RJIT ini dikelola Kelompok Tani di Desa Panguragan Wetan, Kecamatan Panguragan, Cirebon. Kelompok tani yang diketuai Makdori, yang sesekali ditanami jagung saat ketersedian air berkurang*.

“Bantuan rehabilitasi jaringan irigasi tersier melalui dana APBN sebesar Rp 55 juta, dengan target 140 meter. Berkat swadaya masyarakat, realisasi jaringan yang dibangun mencapai panjang 162 meter. Rehabilitasi jaringan ini sangat dirasakan manfaatnya. Air yang datang dari saluran sekunder menjadi lancar dan sampai ke lahan dengan waktu lebih cepat,” kataya.

Makdori menambahkan, hal ini memudahkan pengaturan dalam pembagian air, karena tidak gampang bocor dan tidak meluap ke lahan sawah yang tidak membutuhkan. Aliran air dari RJIT juga bisa mengairi lahan milik kelompok tani lain disekitarnya, kurang lebih 100 hektare.

“Petani di sekitarnya sangat terbantu adanya bantuan rehabilitasi jaringan irigasi., mengairi lahan di Desa Panguragan Wetan, sekitar 173 hektare. Karena air cukup, pertumbuhan padi lebih baik dan panen insya Allah produktivitas meningkat,” katanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Motor, Warganet Malah Salfok dengan Gantungan Kunci Istri Ridwan Kamil

Naik Motor, Warganet Malah Salfok dengan Gantungan Kunci Istri Ridwan Kamil

Otomotif | Jum'at, 25 September 2020 | 07:49 WIB

Irigasi Termasuk dalam Water Management yang Bisa Dukung Kegiatan Pertanian

Irigasi Termasuk dalam Water Management yang Bisa Dukung Kegiatan Pertanian

Bisnis | Kamis, 24 September 2020 | 10:20 WIB

Borgol Pelanggar Aturan Masker, Satpol PP Kabupaten Bogor: Cuma Main-Main

Borgol Pelanggar Aturan Masker, Satpol PP Kabupaten Bogor: Cuma Main-Main

Jakarta | Rabu, 23 September 2020 | 18:29 WIB

Satpol PP Bogor Borgol Pelanggar Aturan Masker, AW: Besok Nyumpelin Serbet

Satpol PP Bogor Borgol Pelanggar Aturan Masker, AW: Besok Nyumpelin Serbet

Jakarta | Rabu, 23 September 2020 | 18:19 WIB

Dramatis, Kisah Kakak Beradik Selamatkan Diri dari Banjir Bandang Sukabumi

Dramatis, Kisah Kakak Beradik Selamatkan Diri dari Banjir Bandang Sukabumi

Jabar | Rabu, 23 September 2020 | 15:46 WIB

Tingkatkan Produksi Pertanian, Kementan Bangun Dam Parit

Tingkatkan Produksi Pertanian, Kementan Bangun Dam Parit

Bisnis | Rabu, 23 September 2020 | 14:03 WIB

Terkini

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:35 WIB

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:15 WIB

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB