Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Pemerintah Bantu Tingkatan Kualitas Pendidikan Santri dengan Bangun Rusun

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 26 September 2020 | 16:18 WIB
Pemerintah Bantu Tingkatan Kualitas Pendidikan Santri dengan Bangun Rusun
Pondok Pesantren Al Madinah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Dok : PUPR)

Suara.com - Pemerintah menyatakan siap membantu peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda, termasuk para santri, dengan menyediakan rumah susun (rusun) sebagai asrama bagi santri yang mondok dengan fasilitas yang memadai.

"Kami siap membantu peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda termasuk para santri yang sedang menuntut ilmu di pondok pesantren. Salah satunya dengan menyediakan rusun sebagai asrama bagi santri yang mondok dengan fasilitas yang memadai," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Khalawi Abdul Hamid, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pondok Pesantren Al Madinah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Dok : PUPR)
Pondok Pesantren Al Madinah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Dok : PUPR)

Pembangunan rusun dilaksanakan secara merata di Indonesia, salah satunya di Pondok Pesantren Al Madinah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Khalawi menerangkan, rusun untuk para santri telah dibangun PUPR sejak lama. Ia berharap, rusun tersebut dapat dikelola, dijaga kebersihannya, dan dimanfaatkan segala untuk meningkatkan kualitas sumber daya air manusia di ponpes.

Khalawi menerangkan, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Nusa Tenggara I telah selesai melaksanakan pembangunan rusun di Pondok Pesantren Al-Madinah, di Desa Kenanga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program sinergitas antara Kementerian PUPR dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Hadir dalam kegiatan peresmian rusun, Plt. Direktur Rumah Susun,  Maryoko Hadi, Kepala BNPT Boy Rafli Amar, Asisten Administrasi Umum Lalu Syafi’i, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara I Rini Dyah Mawarty, PPK Rumah Susun dan Rumah Khusus Heru Sujarwo dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD).

Peresmian rusun ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala BNPT didampingi pengurus Ponpes Al-Madinah, yang dilanjutkan dengan penekanan sirine oleh Maryoko.

Ia mengatakan, Kementerian PUPR sangat bangga dan senang bisa ikut dilibatkan dalam tim sinergitas BNPT dan akan mendukung pembangunan di Provinsi NTB.

baca juga

“Kami berharap, rusun ini bermanfaat bagi para santri dan mendukung pendidikan karakter di lingkungan ponpes. Dengan tinggal di rusun ini, para santri dapat lebih giat belajar agar menjadi generasi muda yang unggul dan berakhlak mulia untuk bangsa dan negara,” tambahnya.

Pada kegiatan tersebut, Boy Rafli  juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang turut andil dalam mengsukseskan program ini.

PUPR melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi NTB mengalokasikan dana anggaran sebesar Rp 2,35 miliar untuk membangun rusun di Ponpes Al Madinah. Rusun tersebut dibangun satu tower setinggi dua lantai, dengan luas bangunan 393,6 meter persegi.

Unit hunian di rusun tersebut dibangun dengan tipe barak, sebanyak empat unit dan dapat menampung sekitar 56 santri. Untuk menambah kenyamanan para santri selama tinggal di rusun tersebut, PUPR telah melengkapi rusun  dengan tempat tidur susun sebangak tujuh buah per barak, kamar mandi sebanyak empat buah di setiap lantai, tempat wudhu dan tandon air kapasitas 5.500 liter, instalasi listrik, lemari pakaian dan Prasana Sarana dan Utilitas (PSU).

Sementara itu, pengurus Ponpes Al-Madinah Ustad Bunyamin mengungkapkan, pihaknya mengucapkan terimakasih, karena telah dibantu oleh Kementerian PUPR untuk mewujudkan hunian yang nyaman bagi para santri. Menurutnya, fasilitas itu akan dikelola dengan baik, agar para santri bisa lebih semangat dalam belajar.

“Alhamdullilah, berkat bantuan dari pemerintah khususnya kementerian PUPR, para santri dapat tinggal dengan nyaman dan lebih semangat dalam belajar," harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tol Pekanbaru-Dumai Dibuka, Menteri PUPR: Mudahkan Mobilitas Logistik

Tol Pekanbaru-Dumai Dibuka, Menteri PUPR: Mudahkan Mobilitas Logistik

Riau | Jum'at, 25 September 2020 | 18:15 WIB

Pemerintah Berharap, Program Bedah Rumah bisa Bermanfaat bagi Masyarakat

Pemerintah Berharap, Program Bedah Rumah bisa Bermanfaat bagi Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2020 | 14:59 WIB

Covid-19 Meledak di Ponpes, Ganjar Minta Kegiatan yang Jadi Klaster Ditutup

Covid-19 Meledak di Ponpes, Ganjar Minta Kegiatan yang Jadi Klaster Ditutup

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2020 | 14:53 WIB

Jalan Akses Pelabuhan Patimban Ditarget Layani Logistik Oktober

Jalan Akses Pelabuhan Patimban Ditarget Layani Logistik Oktober

Jabar | Jum'at, 25 September 2020 | 14:53 WIB

Pemerintah Siap Bangun Tol Pekanbaru - Rengat Sepanjang 175 Km

Pemerintah Siap Bangun Tol Pekanbaru - Rengat Sepanjang 175 Km

News | Jum'at, 25 September 2020 | 09:36 WIB

Dari Istana Bogor, Jokowi Akan Resmikan Tol Pekanbaru - Dumai

Dari Istana Bogor, Jokowi Akan Resmikan Tol Pekanbaru - Dumai

News | Jum'at, 25 September 2020 | 07:29 WIB

Terkini

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:28 WIB

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:19 WIB

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

×