Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Di Tengah Pandemi, Baznas Dorong Konsep Zakatech dalam Pengelolaan Zakat

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 07 Oktober 2020 | 16:36 WIB
Di Tengah Pandemi, Baznas Dorong Konsep Zakatech dalam Pengelolaan Zakat
Pengelolaan zakat lewat Zakatech. (Dok : Baznas).

Suara.com - Baznas mendorong konsep Zakatech dalam pengelolaan zakat di seluruh dunia, terutama pada masa pandemi Covid-19 saat ini.

Hal tersebut menjadi pembahasan utama Konferensi Zakat Internasional ke-4 atau The 4th International Conference of Zakat (ICONZ) tahun 2020 dengan tema “ZakaTech for Inclusive Development”. Acara diselenggarakan secara daring pada Rabu, (7/10/2020) hingga Kamis (8/10/2020).

ZakaTech dimaknai sebagai penggunaan teknologi yang relevan dalam manajemen perzakatan, sehingga dapat mengaktifkan peran zakat yang lebih luas lagi dalam pembangunan yang inklusif.

Acara ini merupakan kerjasama antara Pusat Kajian Strategis Baznas (Puskas-Baznas), Kementerian Agama Indonesia, Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Trisakti dan Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Airlangga, sedangkan penyelenggaraanya dilakukan secara daring melalui platform online conference.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Prof. Dr. Bambang Sudibyo MBA. CA mengatakan, masyarakat dunia saat ini tengah menghadapi pandemi Covid-19 yang memberikan dampak buruk pada kehidupan masyarakat, terutama bagi golongan mustahik yang selalu menjadi kelompok paling rentan.

"Karena itu perlu ada langkah pasti untuk menjawab persoalan tersebut dan harus bergerak bersama-sama," katanya.

Ia menambahkan, pembatasan kontak fisik antar individu masih menjadi kunci utama dalam pengendalian penyebaran virus. Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi para lembaga atau pegiat zakat dalam melayani mustahik yang membutuhkan perhatian. 

“Baznas mendorong lembaga-lembaga amil zakat di Indonesia khususnya untuk mengembangkan pengelolaan zakat berbasis teknologi dalam melayani mustahik dan muzaki. Baznas berharap, melalui konferensi ini, akan ditemukan gagasan-gagasan yang bisa menjawab permasalahan pelayanan terhadap mustahik juga para muzaki atau orang yang menunaikan zakat, di tengah pandemi,” katanya.

Konferensi ini menghadirkan berbagai narasumber yang memiliki kualifikasi tinggi di bidang zakat yang terdiri dari regulator, praktisi, peneliti dan juga akademisi. Pemaparan mereka akan disimak oleh sekitar 500 peserta berasal dari penjuru dunia.

baca juga

Beberapa narasumber diantaranya adalah, Wakil Menteri Agama Indonesia, Dr. KH Zainut Tauhid Sa’adi, Lead Research Economist Islamic Development Bank (IsDB) Dr. Mohammed Obaidullah Ketua National Zakat Foundation (NZF) Worldwide Azim Kidwai, Dr. Aishath Muneeza INCEIF Malaysia, Prof. Muhammad Zilal Hamzah Profesor Universitas Trisakti, dan lain sebagainya.

Konferensi Zakat Internasional ke-4 dibagi menjadi tiga pleno dan pada sesi parallel turut mengundang 40 akademisi dan peneliti dari berbagai latar belakang dan universitas terkemuka di Indonesia untuk mempresentasikan dan mendiskusikan penelitian mereka yang berkaitan dengan tema utama.

Konferensi ini diharapkan dapat memunculkan kesempatan dan inovasi mengenai ZakaTech yang dapat membantu lembaga zakat untuk memenuhi aspirasi zakat.

Direktur Pusat Kajian dan Strategis (PUSKAS) Baznas, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal mengatakan, pada zaman kemajuan seperti sekarang ini, pemanfaatan teknologi dalam menjalankan kehidupan sehari-hari sangat mempermudah. Dalam memenuhi kebutuhan ibadah, memanfaatkan teknologi ialah dibolehkan selama itu tidak menyalahi syariat.

Sesuai tema “ZakaTech for Inclusive Development”, pemanfaatan kemajuan teknologi menjadi salah satu cara yang diharapkan bisa memberikan jawaban dalam pelayanan zakat dalam menghadapi tantangan di tengah pandemi Covid-19.

“Pemanfaatan teknologi dalam proses penghimpunan, seperti zakat digital, dapat membantu muzaki dalam menunaikan tanggung jawabnya dalam menunaikan zakat. Teknologi pada penyaluran zakat juga dinilai menjadi sangat krusial agar manfaat dan dampak zakat semakin dapat dirasakan bagi mustahik dan masyarakat yang terdampak secara ekonomi,” katanya.

Hasbi menambahkan, selama ini Baznas telah mengembangkan layanan zakat digital, seperti Baznas Platform, yakni melalui website Baznas, dan program aplikasi bernama Muzaki Corner, lalu Commercial Platform, yakni mengembangkan kerja sama dengan e-commerce, seperti Lazada, Shopee, Blibli, Elevenia, dan JD.ID.

Baznas juga bekerja sama dengan layanan Fintech seperti OVO, Gopay, Linkaja, dan lainnya.Kemudian Social Media Platform, dimana Baznas mendorong iklan dan kampanye melalui sosial media untuk mengajak masyarakat berzakat, seperti Facebook, Twitter, WhatsApp, dan sebagainya.

Keempat, Innovative Platform, yakni Baznas membuat pelayanan yang sifatnya inovasi yaitu melalui QR code. Terakhir Artificial Intelligence Platform, dimana Baznas dalam berkampanye menggunakan Chatbot pada aplikasi LINE bernama Zavira (Zakat Virtual Assistant) yang dapat ditemui di aplikasi LINE dengan nama akun @baznasindonesia.

Terkait bentuk pencegahan selama pandemi juga Baznas mengambangkan Artificial Intelligence (AI) yang dapat membantu berjalannya protokol kesehatan dalam bentuk penyedia layanan terbaik dari Baznas untuk muzaki dan mustahik. Program ini dikembangkan di kantor-kantor Baznas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Batik Nasional, Baznas Ajak Masyarakat Beli Produk Perajin Tradisional

Hari Batik Nasional, Baznas Ajak Masyarakat Beli Produk Perajin Tradisional

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 19:50 WIB

Baznas Gandeng Formula Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sukabumi

Baznas Gandeng Formula Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sukabumi

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 11:14 WIB

Tahap I Sukses, Baznas Lanjutkan Program Donasi Beasiswa Pasca Pandemi

Tahap I Sukses, Baznas Lanjutkan Program Donasi Beasiswa Pasca Pandemi

News | Kamis, 24 September 2020 | 19:36 WIB

Zakat Jadi Stimulan Konsumsi saat Pandemi

Zakat Jadi Stimulan Konsumsi saat Pandemi

Sumsel | Jum'at, 18 September 2020 | 17:12 WIB

WOM Finance Gandeng Baznas Tingkatkan Literasi Keuangan Pengusaha Mikro

WOM Finance Gandeng Baznas Tingkatkan Literasi Keuangan Pengusaha Mikro

Bisnis | Kamis, 17 September 2020 | 12:50 WIB

Bersama IPB, Baznas Selenggarakan Islamic Economics Winter Course 2020

Bersama IPB, Baznas Selenggarakan Islamic Economics Winter Course 2020

Bisnis | Kamis, 17 September 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Bisnis Judi di Singapura Memanas, Berebut Penjudi Kakap dari China hingga Indonesia

Bisnis Judi di Singapura Memanas, Berebut Penjudi Kakap dari China hingga Indonesia

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Pramono Rotasi Tujuh Pejabat Eselon II DKI, Singgung Soal Penyegaran dan Penyempurnaan

Pramono Rotasi Tujuh Pejabat Eselon II DKI, Singgung Soal Penyegaran dan Penyempurnaan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Ulasan Black Beauty: Kisah Seekor Kuda tentang Kebaikan dan Kemanusiaan

Ulasan Black Beauty: Kisah Seekor Kuda tentang Kebaikan dan Kemanusiaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Soroti 52 Persen BUMN Rugi, Pakar UGM Sebut Perampingan Perusahaan Efektif Jika Korupsi Diberantas

Soroti 52 Persen BUMN Rugi, Pakar UGM Sebut Perampingan Perusahaan Efektif Jika Korupsi Diberantas

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:26 WIB

BI Salurkan Insentif KLM Rp446,5 Triliun per Agustus 2026,, Kredit Perbankan Tumbuh 13,58 Persen

BI Salurkan Insentif KLM Rp446,5 Triliun per Agustus 2026,, Kredit Perbankan Tumbuh 13,58 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Pakar IPB Ungkap Kunci Damai Blok Tanamalia, Dialog Terbuka dan Kepastian Hukum

Pakar IPB Ungkap Kunci Damai Blok Tanamalia, Dialog Terbuka dan Kepastian Hukum

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Jateng Uji Model Baru Pengentasan Kemiskinan, Pemuda Jadi Ujung Tombak

Jateng Uji Model Baru Pengentasan Kemiskinan, Pemuda Jadi Ujung Tombak

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Bye Kusam! 4 Brightening Pad Solusi Buat Wajah Cerah dan Lembap Seketika

Bye Kusam! 4 Brightening Pad Solusi Buat Wajah Cerah dan Lembap Seketika

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan

Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran

Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran

Jawa Tengah | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:17 WIB

×