Luhut Sesumbar Sebut Penyebaran Corona Sudah Terkendali

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 07 Oktober 2020 | 16:51 WIB
Luhut Sesumbar Sebut Penyebaran Corona Sudah Terkendali
Menteri Luhut menjawab pertanyaan tentang Menteri Terawan yang jarang muncul. (Youtube/Najwa Shihab)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim penanganan pandemi virus corona atau Covid-19 di tanah air mulai dapat dikendalikan penularannya.

"Sekarang dengan program yang kita punya kita relatif sudah bisa dapat mengendalikan ini tetapi dengan satu catatan bahwa kita semua harus disiplin (jaga protokol kesehatan) kita harus semua kerjasama," kata Luhut dalam konfrensi pers virtual, Rabu (7/10/2020).

Maka dari itu kata dia dirinya meminta untuk semua pihak untuk kompak dalam menanggulangi pagebluk corona.

"Ke depan saya berharap kita semua bekerja dalam tim kompak covid-19 ini tentu masih ada waktu beberapa waktu lagi ke depan," katanya.

Luhut mengatakan, tim Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 akan berupaya menjaga agar angka kasus Covid-19 tidak melonjak signifikan selama tiga bulan ke depan.

"Kita akan melakukan sekarang itu testing tracking dan itu saya pikir langkah yang harus kita lakukan untuk segera memisahkan orang-orang (tanpa gejala) dengan nanti yang sakit dan masuk di karantina," ucapnya.

Luhut pun yakin, dengan kekompakan semua pihak, pandemi Covid-19 akan terkendali lebih baik. Apalagi vaksin Covid-19 diyakini akan tersedia pada Desember 2020 atau Januari 2021.

"Nah kalau kita semua bekerja sama saya kira tidak akan terlalu sulit," pungkasnya.

Untuk diketahui, pasien Positif corona Indonesia melonjak menjadi 315.714 orang per hari ini Rabu (7/10/2020) pada pukul 12.00 WIB. Jumlahnya bertambah 4.538 orang.

baca juga

Angka penambahan tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 44.212 spesimen hari ini, sehingga total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 3.595.719 spesimen.

Spesimen ini diperiksa di 343 laboratorium dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 232 lab, Tes Cepat Molekuler (TCM) di 80 lab dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 31 lab.

Dari jumlah itu, ada tambahan 98 orang meninggal. Sehingga total menjadi 11.472 jiwa meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 3.854 orang yang sembuh sehingga total menjadi 240.291 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Dapat Laporan 100 Ribu Pekerja di Bali Kena PHK

Luhut Dapat Laporan 100 Ribu Pekerja di Bali Kena PHK

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2020 | 16:44 WIB

Luhut Sebut Bali Kehilangan Rp 9 Triliun per Bulan Akibat Corona

Luhut Sebut Bali Kehilangan Rp 9 Triliun per Bulan Akibat Corona

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2020 | 16:21 WIB

Sebelum Batuk, Ini 4 Gejala Virus Corona yang Muncul Pertama Kali!

Sebelum Batuk, Ini 4 Gejala Virus Corona yang Muncul Pertama Kali!

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 16:37 WIB

Terkini

Mutasi Besar-besaran Pasca Jenderal Suyudi Jadi Kapolri, Kapolda Riau Diganti

Mutasi Besar-besaran Pasca Jenderal Suyudi Jadi Kapolri, Kapolda Riau Diganti

Riau | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Survei: 73,8 Persen Ojol Gabung Karena Tidak Punya Pilihan Lain

Survei: 73,8 Persen Ojol Gabung Karena Tidak Punya Pilihan Lain

Sulsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:15 WIB

The Lost Horizon

The Lost Horizon

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:31 WIB

×