Pupuk Kaltim Ajak Petani Gorontalo Gunakan Pola Pemupukan Berimbang

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 12 Oktober 2020 | 08:27 WIB
Pupuk Kaltim Ajak Petani Gorontalo Gunakan Pola Pemupukan Berimbang
PT Pupuk Kaltim, anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) memperkenalkan tata cara pemupukan berimbang dalam mendongkrak produktivitas hasil pertanian.

Suara.com - PT Pupuk Kaltim, anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) memperkenalkan tata cara pemupukan berimbang dalam mendongkrak produktivitas hasil pertanian.

Hal tersebut dikenalkan Pupuk Kaltim dalam kegiatan Farmers Meeting bersama kelompok tani Desa Hotabohu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.

Puluhan petani setempat dibekali tata cara pengelolaan dan pemupukan lahan pertanian, khususnya untuk tanaman padi dan jagung yang merupakan salah satu komoditi andalan Provinsi Gorontalo.

SVP Pemasaran PSO Pupuk Kaltim M. Yusri, mengungkapkan kegiatan ini mengawali pelaksanaan Demonstration Plot (Demplot) dua komoditi tersebut di Desa Hotabohu, agar petani bisa memahami langkah awal tata cara pengelolaan lahan pertanian yang produktif.

Selain juga petani dapat mengetahui keunggulan produk Pupuk Kaltim, dengan pengaplikasian langsung yang dilaksanakan, untuk meningkatkan kapasitas pertanian masyarakat dan mampu mencapai hasil maksimal.

"Melalui pengenalan produk Pupuk Kaltim dan komposisi yang dianjurkan, petani dapat mengenal dengan baik kualitas produk Pupuk Indonesia Grup. Sebab banyak juga beredar pupuk tiruan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan efektivitasnya," kata Yusri dalam keterangannya, Senin (12/10/2020).

Dijelaskan Yusri, Pupuk Kaltim sebagai salah satu anak usaha BUMN Pupuk Indonesia, berkewajiban memenuhi kebutuhan pupuk petani di seluruh wilayah distribusi Perusahaan, dengan penyediaan produk berkualitas sesuai alokasi yang ditetapkan Pemerintah.

Di samping juga memiliki tanggungjawab mendukung ketahanan pangan nasional, dengan mendorong produktivitas pertanian masyarakat yang dilaksanakan melalui berbagai program, di antaranya Demplot dan Agro Solution.

Dua program tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan hasil budidaya pertanian, melalui pendampingan dan kerjasama terintegrasi dengan berbagai piha.

baca juga

Sejumlah daerah yang telah melaksanakan dua program tersebut, membuktikan adanya peningkatan hasil pertanian pada berbagai komoditas, diikuti kesejahteraan petani dengan hasil dan nilai jual yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya.

"Selain produktivitas pertanian semakin meningkat, keunggulan kualitas produk Pupuk Kaltim juga bisa dibuktikan langsung petani melalui pendampingan yang dilaksanakan," tambah Yusri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Sebut BUMN Selalu Jadi Kambing Hitam soal Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

DPR Sebut BUMN Selalu Jadi Kambing Hitam soal Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2020 | 15:42 WIB

Alokasi Ditambah, Pupuk Bersubsidi Siap Disalurkan ke Petani

Alokasi Ditambah, Pupuk Bersubsidi Siap Disalurkan ke Petani

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2020 | 14:26 WIB

94 Persen Pasien Covid-19 Pupuk Kaltim Selesai Diisolasi

94 Persen Pasien Covid-19 Pupuk Kaltim Selesai Diisolasi

Bisnis | Selasa, 29 September 2020 | 09:40 WIB

Terkini

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

×