Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tiga Bank Syariah Merger, Pemerintah Jamin Tak Ada PHK

Reza Gunadha | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 13 Oktober 2020 | 18:18 WIB
Tiga Bank Syariah Merger, Pemerintah Jamin Tak Ada PHK
Ketua Project Merger Officer 3 bank syariah negara, Hery Gunardi. (Suara.com/Muslimin)

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir mulai melakukan merger atau menggabungkan bank syariah pelat merah, yaitu BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah. 

Ketiganya akan tergabung pada tahun depan setelah proses legal merger itu selesai. Nantinya, Bank BRI Syariah menjadi pemimpin dari merger bank syariah tersebut.

Lantas dengan merger tersebut bagaimana nasib karyawan di tiga bank syariah?

Ketua Project Merger Officer Hery Gunardi memastikan, tak ada karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), setelah merger itu terjadi.

"Dalam proses ini tidak ada pengurangan karyawan," ujar Herry dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (13/10/2020).

Menurutnya, nantinya para karyawan diangkut dan terintegrasi di bank syariah baru. Dengan demikian, semua karyawan menjadi keluarga besar bank syariah BUMN. 

"Karyawan bank terintergasi ini akan menjadi keluarga besar, bersama-sama membangunan bank syariah yang besar dari sisi permodalan dan aset," ucap Hery yang juga Wakil Direktur Utama Bank Mandiri.

Pada tahap awal, ketiga perwakilan bank syariah itu menandatangani Conditional Merger Agreement (CMA). Kemudian, perwakilan ketiga bank akan mengumumkan kepada OJK terkait merger tersebut.

"Dan tentu nantinya kami akan mengurus perizinan ke OJK, pasar modal dan nantinya diharapkan di Februari 2021 itu terjadi namanya little merger. Di situ sebenarnya penggabungan terjadi," imbuh Hery.

Hery mengungkapkan, setelah digabungkan, bank syariah milik BUMN ini akan memiliki total aset sebesar Rp 220 triliun sampai Rp 225 triliun.

"Ini akan menempati posisi sekitar 7 atau 8 perbankan top ten di Indonesia. Jadi cukup bagus posisinya," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merger, Bank Syariah BUMN Bakal Masuk 10 Besar Dunia

Merger, Bank Syariah BUMN Bakal Masuk 10 Besar Dunia

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2020 | 17:35 WIB

Apa itu Merger Bank? Berikut Pengertian dan Jenis Merger

Apa itu Merger Bank? Berikut Pengertian dan Jenis Merger

News | Selasa, 13 Oktober 2020 | 16:14 WIB

Erick Thohir Catat Sejarah, Bank Syariah BUMN Merger Hari Ini

Erick Thohir Catat Sejarah, Bank Syariah BUMN Merger Hari Ini

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:56 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB