Pandemi Memaksa Pengembang Memikirkan Ulang Desain Rumah dan Apartemen

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 27 Oktober 2020 | 09:56 WIB
Pandemi Memaksa Pengembang Memikirkan Ulang Desain Rumah dan Apartemen
Waterfall by Crown Group.

Suara.com - Salah satu pengembang teratas di Australia menyerukan kepada industri pengembangan hunian dan Pemerintah untuk memikirkan kembali standar desain bangunan sehingga mereka dapat mendorong kesejahteraan fisik dan mental lebih baik pasca COVID-19.

Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito mengatakan, pandemi telah memaksa banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, sehingga menciptakan kebutuhan yang lebih mendesak atas rancangan agar lebih mendorong rasa tenang, relaksasi, dan produktivitas.

“Banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja dan belajar dari rumah, menyekolahkan anak-anak mereka di rumah dan berolahraga serta berekreasi,” kata Iwan dalam keterangannya, Selasa (27/10/2020).

Menurut Iwan, mereka yang tinggal di hunian yang dirancang dengan baik akan menawarkan banyak ruang hidup dan kerja, akses ke taman dan udara segar, serta fasilitas seperti area bermain, fasilitas kebugaran, dan ruang musik, akan jauh lebih mampu menyesuaikan diri dengan gaya hidup yang baru ini.

“Beberapa pengembang bersaing dalam bidang ini, pemukiman sehat bernilai sekitar Rp 1,34 triliun, atau 1,5% dari konstruksi global, menurut Global Wellness Institute. Namun sayangnya, tidak semua hunian dirancang seperti ini, dan para penghuninya benar-benar dapat merasakan perbedaannya," ucapnya.

Iwan menyebut, pandemi memaksa pemikiran ulang atas desain rumah dan apartemen sehingga semua penghuni dapat merasa aman, santai, dan terhubung secara sosial saat berada di rumah.

Hal ini pada akhirnya akan menghasilkan kesehatan fisik dan mental yang lebih baik di seluruh dunia. Industri perhotelan sangat fokus pada kesehatan, industri perumahan juga perlu melakukannya.

“Ini bukan hanya tentang bangunan yang berkelanjutan tetapi gaya hidup berkelanjutan,” kata Iwan.

Iwan Sunito mengatakan, salah satu langkah pertama yang harus dilakukan oleh pengembang dan desainer adalah membawa alam ke dalam bangunan, tanaman hijau, air, cahaya alami dan udara segar.

baca juga

“Banyak penelitian di seluruh dunia telah membuktikan bahwa berada di antara alam dapat meningkatkan suasana hati dan bahkan kecerdasan kita,” kata Sunito.

Salah satu universitas terbesar di dunia, University of Minnesota, telah mempelajari pengaruh alam terhadap ketenangan pikiran masyarakat di departemen biofisiknya.

“Penelitian mereka membuktikan bahwa alam membuat orang merasa lebih selaras dengan diri mereka sendiri dan memiliki kemampuan untuk menyembuhkan, memulihkan, dan menghubungkan individu," ucapnya.

Crown Group selalu mendesain apartemennya dengan fasilitas khas bergaya resor, untuk menyediakan lingkungan yang santai dan sehat bagi penghuninya. Suatu pendekatan yang ternyata akan sesuai dengan kebutuhan di dunia pasca pandemi.

“Bahkan setelah pandemi ini berakhir, orang akan lebih banyak bekerja dari rumah, jadi ini adalah kebutuhan yang akan bertahan,” ujarnya.

Orang akan membutuhkan area yang lebih umum untuk bekerja bersama dan bersosialisasi di tempat yang aman. Dan mereka akan membutuhkan alam di sekitar mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Parc Tunjuk Totalindo Eka Perkasa Jadi Kontraktor Utama

The Parc Tunjuk Totalindo Eka Perkasa Jadi Kontraktor Utama

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2020 | 09:48 WIB

5 Ide Seru Ubah Rumah Jadi Playground, Bikin Anak Betah Saat Libur Panjang

5 Ide Seru Ubah Rumah Jadi Playground, Bikin Anak Betah Saat Libur Panjang

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2020 | 08:58 WIB

Masa Pandemi, Sebagian Pekerja Teknologi Mulai Tinggalkan Silicon Valley

Masa Pandemi, Sebagian Pekerja Teknologi Mulai Tinggalkan Silicon Valley

Video | Selasa, 27 Oktober 2020 | 09:30 WIB

Terkini

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:55 WIB

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Senin, 21 September 2026 | 19:52 WIB

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

Bekaci | Senin, 21 September 2026 | 19:51 WIB

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:50 WIB

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

News | Senin, 21 September 2026 | 19:49 WIB

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

News | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

News | Senin, 21 September 2026 | 19:38 WIB

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

×